LPTQ Batam Bidik Prestasi Nasional, Firmansyah Tekankan Pembinaan Kafilah RESMI LUNCURKAN IFTC TRAINING CENTER IKA FEBM UMRAH, DALAM SEMPENA PELANTIKAN DAN RAKER IKA FEBM UMRAH PERIODE 2026–2030 Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026 Gubernur Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN Diskominfo Tanjungpinang Dukung Peningkatan Literasi Keuangan Syariah AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jumlah Kapal Perang Puluhan

Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Apresiasi Gelar Budaya KKN-PPM UGM di Penyengat

badge-check


 Pemko Tanjungpinang Apresiasi Gelar Budaya KKN-PPM UGM di Penyengat Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Pelaksanaan KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kota Tanjungpinang telah usai, ditandai dengan pagelaran panggung budaya selama 2 hari di pelataran Balai Adat Indera Sakti pulau Penyengat, Minggu (2/8/2026).

Wali Kota Tanjungpinang yang diwakili oleh Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra, Yoni Fadri mengucapkan apresiasi setinggi tingginya kepada adik-adik Mahasiswa KKN-PPN UGM Gemerlap Tahun 2026 yang telah melaksanakan Gelar Budaya dan meluncurkan Video Profile Pulau Penyengat.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat kota Tanjungpinang mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas pelaksanaan KKN dari Mahasiswa UGM di Kota Tanjungpinang khususnya pulau Penyengat. Terutama apresiasi atas peluncuran video profile pulau Penyengat yang menjadi sebuah karya yang berhasil menangkap keanggunan, nilai sejarah, serta kehangatan nilai-nilai tradisi yang hidup di pulau Penyengat,” ucap Yoni.

Yoni juga menjelaskan bahwa peluncuran karya video profile pulau Penyengat membuktikan bahwa anak-anak muda dapat menjadi jembatan modernisasi tanpa kehilangan akar budaya. Kehadiran adik-adik Mahasiswa UGM telah memantik kembali semangat keberagaman dan Inovasi ditengah masyarakat.

“Tahun 2026 ini merupakan tahun ke tiga berturut-turut pelaksanaan KKN-PPM Universitas Gadjah Mada di Kota Tanjungpinang. Kerjasama yang terjalin selama ini antara UGM dan Pemko Tanjungpinang telah memberikan kontribusi nyata dan dampak positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat di Pulau Penyengat,” jelas Yoni.

Dalam kesempatan itu Yoni juga berpesan secara khusus kepada seluruh masyarakat pulau Penyengat untuk selalu menjaga, melanjutkan dan mengembangkan apa yang sudah diinisiasi serta dihidupkan kembali oleh adik-adik mahasiswa KKN UGM.

“Pulau Penyengat bukan sekadar tempat tinggal atau destinasi wisata sejarah saja, namun pulau Penyengat ini adalah jantung dari kebudayaan melayu. Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa pulau Penyengat terus berdiri kokoh sebagai pusat pengkajian budaya Melayu yang masih hidup, lestari, dan berdenyut ditengah era Modernisasi,” ujar Yoni.

Lebih lanjut Yoni memaparkan bahwa salah satu pilar utama dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Pembangunan Daerah (RPJMD) kota Tanjungpinang tahun 2025-2030, pemerintah kota Tanjungpinang berkomitmen penuh untuk menjadikan kebudayaan Melayu dan potensi pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat.

“Pengembangan pariwisata, penguatan ekonomi berbasis UMKM lokal, serta pameran edukasi budaya seperti yang dilaksanakan hari ini, adalah wujud nyata komitmen kita bersama. Kami berharap adanya keberlanjutan kerjasama yang sudah terjalin dengan harmonis dengan UGM, dapat terjalin secara berkelanjutan,” harap Yoni.

Sumber: MC TPI
Editor   : Redaksi

Baca Lainnya

Diskominfo Tanjungpinang Dukung Peningkatan Literasi Keuangan Syariah

24 Oktober 2026 - 07:03 WIB

DPPP Tanjungpinang Siapkan Pengembangan Cabai di Lahan 11 Hektare

23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Wawako Raja Ariza: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

23 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Koleksi Perpustakaan Tanjungpinang Jadi Bahan Lomba Resensi Buku

23 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan

23 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Trending di Tanjungpinang