10 Tahun Diperjuangkan, Gas Natuna Kini Resmi Kembali ke Pangkuan Ibu Pertiwi Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan BP Batam Matangkan Pekerjaan Teknis Jalan Gajah Mada, Pembukaan jalan Ditargetkan Sesuai Jadwal Hj.Eva Susanti Apresiasi Posbakum YBH-SSB, Dorong Sinergi Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin di Palembang Komitmen Kapolda Jawa Timur menjaga Pemuda: “Pemuda Berani Melawan Narkoba, Menjaga Persatuan dan Masa Depan Jawa Timur” Daarurrahmah Cup V Resmi Dibuka, Jadi Ajang Silaturahmi dan Unjuk Bakat Pelajar SD/MI se-Kabupaten Bekasi

Kepulauan Riau

Gubernur Ansar Minta Permainan Rakyat Dikemas Baik, Dijadikan Daya Tarik Wisata Budaya

badge-check


 Gubernur Ansar bersama Wagub Nyanyang, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza dan Ketua LAM Kepri menyaksikan permainan gasing di event Penyengat Heritage 2026. Perbesar

Gubernur Ansar bersama Wagub Nyanyang, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza dan Ketua LAM Kepri menyaksikan permainan gasing di event Penyengat Heritage 2026.

Askaranews.com. Dompak-Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengusulkan agar berbagai permainan rakyat yang ada di Kepulauan Riau dikemas secara menarik hingga mampu menjadi daya tarik wisata budaya.

“Ke depan saya berharap lebih banyak permainan rakyat yang bisa diangkat kembali. Jangan sampai permainan-permainan tradisional kita hilang atau terbenam oleh perkembangan zaman. Permainan seperti canang, petak umpet, egrang, dan berbagai permainan rakyat lainnya perlu kita kemas menjadi daya tarik wisata budaya,” ungkap Ansar pada penutupan Penyengat Heritage 2026 di Balai Adat, Pulau Penyengat, Sabtu (20/6/2026) sore.

Menurutnya, pelestarian budaya harus dilakukan secara berkelanjutan, termasuk menghidupkan kembali berbagai permainan tradisional yang mulai jarang dimainkan generasi muda.

Ansar bahkan mengusulkan event Penyengat Heritage yang menampilkan berbagai atraksi serta perlombaan permainan rakyat setempat dapat diselenggarakan dalam durasi yang lebih panjang sehingga memberi dampak ekonomi dan pariwisata yang lebih besar bagi masyarakat.

“Kalau memungkinkan, kegiatan seperti ini bisa digelar selama satu minggu penuh dan menjadi kenduri besar Pulau Penyengat. Bahkan ke depan dapat dirangkaikan dengan peringatan haul Raja Ali Haji sehingga semakin memperkuat posisi Pulau Penyengat sebagai pusat kebudayaan Melayu yang mendunia,” ungkapnya.

Menurut Ansar, selain menjadi sarana promosi pariwisata dan budaya, Penyengat Heritage juga menjadi wadah mempererat silaturahmi masyarakat Melayu serumpun dari berbagai daerah dan negara yang memiliki ikatan sejarah serta budaya yang sama.

Melalui penyelenggaraan event ini, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berharap Pulau Penyengat semakin dikenal sebagai destinasi wisata sejarah dan budaya unggulan, sekaligus menjadi ruang regenerasi nilai-nilai budaya Melayu bagi generasi muda di tengah perkembangan industri pariwisata modern.

Sumber: MC Kepri
Redaksi: Jabat KH

Baca Lainnya

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ansar Ajak Generasi Muda Patriotik, Gigih, dan Berempati.

28 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Wagub Nyanyang Terima Kunjungan International Zheng He Society, Kepri Bidik Peluang Kerja Sama Maritim dan Investasi Global

28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Titik Wijanarti Pamit Dari Kantor Bahasa Kepulauan Riau

28 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Dewi Ansar Buka OKE GAS di Mapur, Perkuat Peran Keluarga Cegah Stunting

27 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Pemprov Kepri dan Kejati Kepri Perkuat Pengamanan Proyek Strategis dan Pemulihan Aset Daerah

27 Oktober 2026 - 13:25 WIB

Trending di Kepulauan Riau