Sejumlah Kontingen Melaju ke Semifinal Sepak Takraw Porprov VI Kepri 2026 Gol Hafidl Menit ke-63 Antar Tanjungpinang Menang 1-0 atas Anambas Teguh Susanto Kalungkan Medali, Apresiasi Prestasi Atlet Barongsai Porprov VI Kepri Ansar Ahmad Hadiri Pelantikan DPD Pengajian Al-Hidayah Kepri, Dewi Ansar Pimpin Periode 2025-2030 Porprov VI Kepri 2026 Dimulai, Ajang Lahirnya Atlet Berprestasi di Tingkat Nasional Karimun Dominasi Cabor Barongsai Porprov VI Kepri 2026, Borong Lima Medali Emas

Nasional

SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi

badge-check


 SBY Puji Prabowo Jadikan Rupiah & IHSG Menguat yang Dinilai Masih Punya Jurus Selamatkan Ekonomi Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-Kabar menggembirakan datang dari pasar keuangan Indonesia. Penguatan nilai tukar Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir mendapat apresiasi dari Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY.

Melalui pernyataannya pada Rabu (10/6/2026), SBY menyebut penguatan Rupiah dan IHSG menjadi sinyal positif bahwa pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto masih memiliki kemampuan dan instrumen untuk menghadapi tekanan ekonomi yang belakangan menjadi perhatian publik.

“Alhamdulillah, ada good news untuk kita semua. Dua hari ini Rupiah dan IHSG menguat secara signifikan. Selamat dan terima kasih untuk negara dan pemerintah. Semoga ini menjadi awal yang baik,” ujar SBY.

Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu nilai perkembangan tersebut sekaligus membuktikan bahwa pandangannya beberapa waktu lalu tidak keliru.

Menurutnya, pemerintah masih memiliki sumber daya politik maupun ekonomi untuk menjaga stabilitas nasional.

SBY menegaskan berbagai opsi kebijakan masih tersedia, baik melalui instrumen fiskal pemerintah maupun kebijakan moneter yang dijalankan Bank Indonesia.

Menurutnya, keberhasilan menghentikan pelemahan Rupiah dan IHSG yang sebelumnya berlangsung beruntun menjadi bukti adanya langkah konkret dari pemerintah dan otoritas keuangan.

“Masih tersedia opsi dan solusi dari otoritas moneter dan fiskal kita untuk mengatasi tekanan ekonomi yang dirasakan masyarakat,” katanya.

SBY juga memberikan apresiasi terhadap sinergi antara pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar. Ia menilai langkah cepat yang dilakukan berhasil meredam tekanan yang sempat menghantam pasar keuangan nasional.

Jika tidak segera diatasi, lanjut SBY, pelemahan nilai tukar dan pasar saham berpotensi semakin sulit dikendalikan karena dipengaruhi kombinasi faktor ekonomi riil, kondisi fiskal, beban utang, hingga sentimen dan persepsi pasar.

Karena itu, SBY meminta pemerintah terus menjaga momentum positif dengan memperkuat kondisi fiskal negara, meningkatkan kepercayaan investor, serta memastikan stabilitas ekonomi tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.

Pernyataan SBY ini menjadi sorotan karena menunjukkan dukungan terhadap langkah-langkah ekonomi pemerintahan Prabowo di tengah berbagai tantangan yang masih membayangi perekonomian. (Red)

Baca Lainnya

Kapolri Larang Seluruh Polri dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri Gunakan Vape atau Rokok Elektrik

1 November 2026 - 16:39 WIB

Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 10:22 WIB

Bela Raffi Ahmad, Tokoh Pemuda Abdul Kohar Ruslan Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

1 November 2026 - 10:17 WIB

MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Abah Elang Desak DPR Sikapi Posisi Wapres

31 Oktober 2026 - 15:10 WIB

PB PII Tekankan Perlindungan Anak dan Profesionalitas Aparat dalam Kasus Sukoharjo

30 Oktober 2026 - 15:57 WIB

Trending di Nasional