Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Abah Elang Desak DPR Sikapi Posisi Wapres

Kepulauan Riau

Wagub Nyanyang Hadiri Sannipata Waisak 2570 BE, Tegaskan Kepri Rumah Besar Kerukunan dan Toleransi

badge-check


 Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Ketua Permabudhi Kepri Hengky Suryawan berfoto bersama penerima bantuan pada peringatan Sannipata Waisak 2570 BE/2026 dilaksanakan Permabudhi Provinsi Kepri, Sabtu (30/5/2026). Perbesar

Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura, Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah dan Ketua Permabudhi Kepri Hengky Suryawan berfoto bersama penerima bantuan pada peringatan Sannipata Waisak 2570 BE/2026 dilaksanakan Permabudhi Provinsi Kepri, Sabtu (30/5/2026).

Askaranews.com. Dompak-Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura menghadiri Kegiatan Sannipata Waisak 2570 Buddhasakara Tahun 2026 yang digelar di Jalan Merdeka, Tanjungpinang, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Daerah (PD) Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Kepulauan Riau, menjadi momentum kebersamaan umat Buddha sekaligus memperkuat nilai toleransi dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kepri. Dalam sambutannya, Nyanyang mengatakan Sannipata Waisak bukan sekadar perayaan tahunan, namun merupakan momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai universal yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat.

Perayaan ini mengajak seluruh umat menumbuhkan cinta kasih, perdamaian batin, kesederhanaan, serta semangat berkorban demi kebaikan sesama. Nilai-nilai tersebut dinilai sangat relevan dalam memperkuat kehidupan sosial yang harmonis.

“Perayaan ini menjadi pengingat bagi kita untuk membersihkan hati dari egoisme, menjernihkan pikiran dari prasangka, serta memperkuat komitmen dalam menebar kebajikan di tengah masyarakat,” kata Nyanyang.

Ia pun menegaskan bahwa Kepulauan Riau merupakan miniatur Indonesia yang kaya akan keberagaman suku, budaya, bahasa dan agama.

Keberagaman tersebut, katanya bukan menjadi penghalang, melainkan kekuatan yang menjadi modal utama pembangunan daerah.

“Masyarakat Kepri telah membuktikan bahwa perbedaan keyakinan bukanlah sekat yang memisahkan, tetapi mozaik indah yang saling melengkapi. Di atas tanah beradat Melayu ini, kita hidup berdampingan dengan damai dan saling menghormati,” ujarnya.

Wagub Nyanyang memberikan kata sambutan

Menurut Nyanyang, keharmonisan dan toleransi yang tumbuh di Kepulauan Riau bukan sekadar konsep. Nilai tersebut telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat yang dipraktikkan setiap hari.

Karena itu, ia berharap momentum Sannipata Waisak dapat semakin memperkuat persaudaraan lintas agama yang selama ini terjalin baik di Kepulauan Riau.

“Kehadiran masyarakat dari berbagai latar belakang dalam kegiatan tersebut menjadi bukti kokohnya kerukunan di Kepri,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nyanyang berharap perayaan tersebut memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Salah satunya melalui penguatan spiritualitas yang mampu mendorong lahirnya energi positif dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, momentum kebersamaan ini diharapkan semakin meningkatkan keharmonisan sosial dan mempererat kerukunan antarumat beragama yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Kepulauan Riau.

Ia juga berharap suasana damai yang dirasakan dalam perayaan Waisak dapat dibawa ke lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun kehidupan bermasyarakat. Dengan demikian, kedamaian tersebut dapat menjadi modal sosial yang kuat dalam menjaga kondusivitas daerah.

Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Nyanyang mengucapkan Selamat Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhasakara kepada seluruh umat Buddha di Kepulauan Riau.

“Mari kita terus berjalan bersama, saling menghormati, dan bergotong royong untuk membangun Kepulauan Riau yang maju, berbudaya, dan sejahtera,” tutupnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah, Ketua Permabudhi Kepri Hengky Suryawan, pimpinan instansi vertikal, unsur Forkopimda Kepri, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, serta para bhante dan biksu. (Red)

Baca Lainnya

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global

31 Oktober 2026 - 16:40 WIB

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 07:29 WIB

BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue

29 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga

29 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Trending di Kepulauan Riau