PB PII Tekankan Perlindungan Anak dan Profesionalitas Aparat dalam Kasus Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Batam

Li Claudia Dorong Sinergi Perlindungan Pekerja Migran dan Pencegahan TPPO di Batam

badge-check


 Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menandatangani prasasti Balai Latihan Kerja dan Pusat Informasi Pekerja Migran di Kota Batam, Jumat (29/5/2026). Perbesar

Plh Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menandatangani prasasti Balai Latihan Kerja dan Pusat Informasi Pekerja Migran di Kota Batam, Jumat (29/5/2026).

Askaranews.com. Batam – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, mendorong penguatan sinergi antarlembaga dalam perlindungan pekerja migran dan pencegahan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Kota Batam. Hal itu disampaikan Li Claudia saat menghadiri peresmian Balai Latihan Kerja dan Pusat Informasi Pekerja Migran yang digelar Caritas Indonesia di Kota Batam, Jumat (29/5/2026).

Peresmian Gedung Sentrum Caritas Kota Batam tersebut dirangkaikan dengan lokakarya yang bertujuan memperkuat kolaborasi dalam perlindungan pekerja migran dan penanganan korban kekerasan. Dalam sambutannya, Li Claudia mengapresiasi kehadiran pusat pelayanan tersebut yang dinilai menjadi langkah strategis dalam membantu masyarakat, khususnya kelompok rentan.

Menurutnya, Caritas Indonesia selama ini aktif bergerak dalam pelayanan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat dengan fokus pada perlindungan pekerja migran.

“Kehadiran pusat latihan kerja sekaligus pusat informasi ini merupakan langkah nyata dan strategis. Pemerintah menyambut baik serta mengapresiasi Caritas Indonesia yang turut membantu memberikan perlindungan dan solusi bagi masyarakat,” ujarnya.

Li Claudia mengatakan, sebagai kawasan strategis dan pintu gerbang internasional, Kota Batam menghadapi tantangan besar terkait persoalan pekerja migran, korban TPPO, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Karena itu, ia menilai penanganan persoalan tersebut memerlukan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah, aparat penegak hukum, maupun lembaga sosial dan kemanusiaan.

“Melalui lokakarya ini, saya berharap sinergi dan koordinasi antarlembaga semakin kuat sehingga upaya memutus mata rantai TPPO dan menekan angka kekerasan di Kota Batam dapat dilakukan bersama-sama,” katanya.

Ia juga berharap keberadaan balai latihan kerja tersebut mampu melahirkan sumber daya manusia yang kompeten sekaligus menjadi tempat yang membawa harapan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan.

“Selamat atas peresmian ini. Semoga tempat ini menjadi pusat pengabdian yang penuh berkat, melahirkan SDM yang kompeten, serta menjadi cahaya harapan bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan,” tutupnya. (Red)

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

30 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

30 Oktober 2026 - 07:06 WIB

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital

30 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Trending di Batam