PB PII Tekankan Perlindungan Anak dan Profesionalitas Aparat dalam Kasus Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Tanjungpinang

Kawasan Baru Tumbuh, Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot

badge-check


 Kawasan Baru Tumbuh, Dishub Tanjungpinang Tata Ulang Trayek Angkot Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Pergeseran aktivitas warga dari kawasan kota lama ke sejumlah wilayah baru di Tanjungpinang membuat sebagian layanan angkutan kota belum sepenuhnya mengikuti pola perjalanan masyarakat. Dinas Perhubungan (Dishub) mulai menata ulang jaringan trayek untuk menyesuaikan kondisi tersebut.

Sejumlah kawasan seperti Bintan Center hingga Kilometer 11 sampai Kilometer 15 kini berkembang menjadi pusat aktivitas warga. Kondisi ini membuat sebagian rute angkutan kota yang ada belum sepenuhnya terhubung dengan titik-titik tersebut.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Habibi mengatakan, perkembangan kawasan kota perlu diimbangi dengan layanan transportasi yang mampu menjangkau pusat-pusat aktivitas baru masyarakat.

“Tentu harus ada jaringan angkutan yang menghubungkan ke sana,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

Untuk itu, Dishub mulai menyusun Rencana Umum Jaringan Transportasi Trayek Perkotaan (RUJTTP) yang diawali dengan pendataan angkutan kota yang masih beroperasi, baik dari sisi pelayanan maupun jumlah armada di lapangan.

“Pertama kita mendata kondisi existing angkutan kota yang ada terkait pelayanan dan armada yang benar-benar masih beroperasi di Tanjungpinang,” tambahnya.

Menurutnya, penataan ini dilakukan agar layanan angkutan umum bisa lebih mudah menjangkau kawasan permukiman, pusat pendidikan, hingga lokasi aktivitas masyarakat yang terus berkembang.

Selain itu, Dishub juga mulai menghubungkan layanan angkutan umum dengan kebutuhan transportasi pelajar. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi penggunaan sepeda motor oleh pelajar sekaligus menekan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Sekarang kita berupaya mengoneksikan angkutan umum dengan layanan transportasi pelajar,” ujarnya.

Dishub juga telah mengoperasikan trayek Bus Rapid Transit (BRT) rute Terminal Senggarang–Terminal Dompak untuk mendukung mobilitas masyarakat dan mahasiswa di kawasan Dompak.

Saat ini, berdasarkan pendataan sementara bersama asosiasi angkutan kota, terdapat sekitar 30 unit angkot yang masih aktif beroperasi di Tanjungpinang.

Dengan penataan ini, layanan angkutan umum diharapkan dapat kembali menjangkau kebutuhan warga, terutama di kawasan permukiman baru yang terus berkembang.

“Kami tidak ingin angkot mati suri, karena itu akan kita tata bersama para pengelola agar ada solusi yang sama-sama baik,” pungkas Habibi.

Sumber: MC TPI
Redaksi: JKH
Editor : Amka

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba

30 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya

30 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Matangkan persiapan, jadwal pelaksanaan Porprov VI Kepri Resmi Dirilis : 30 cabang Olahraga Siap Dipertandingkan di Tanjungpinang

29 Oktober 2026 - 14:52 WIB

Wawako Raja Ariza Sambut Yachter Mancanegara dalam Welcome Dinner Sail 2 Indonesia 2026

29 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Trending di Tanjungpinang