Askaranews.com. Musi Banyu Asin-Sebagai Tokoh pemuda dan aktivis masyarakat, MYH menyayangkan banyak jalan rusak di Kab. Muba, Sumsel. Salah Satunya jalan di desa Macan sakti. Belum ada perhatian pemerintah. Termasuk jalan rusak lainnya adalah jalan provinsi Sekayu-Libuklinggau. Dimulai dari Desa Beruge sampai Musi Rawas.
Jeritan warga kian tak terbendung. Jalan utama yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat di wilayah ini kini berubah menjadi kubangan lumpur dan lubang menganga.

Kondisi ini tak hanya menghambat mobilitas, tetapi juga melumpuhkan roda ekonomi warga.
Aktivitas harian terganggu, distribusi barang tersendat, hingga anak-anak kesulitan menuju sekolah.
Warga pun mempertanyakan, di mana peran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin?
Menaggapi keluhan Camat Sanga Desa, Rusdiwan, menyampaikan bahwa pemerintah tidak tinggal diam.
Ia meminta masyarakat untuk bersabar karena perbaikan jalan disebut sudah masuk dalam agenda penanganan.
“Pemerintah sudah merespon, kami mohon masyarakat bersabar. Perbaikan akan segera dilakukan sesuai dengan proses yang ada.”
Namun di lapangan, warga mengaku sudah terlalu lama menunggu. Janji demi janji dinilai belum membuahkan hasil nyata.
Kini, harapan masyarakat hanya satu — bukan lagi sekadar rencana, tetapi aksi nyata.
Sebab bagi mereka, jalan ini bukan sekadar akses, melainkan denyut kehidupan.
Reporter: Rudi Hartono
Redaksi : JKH











