Kapolri Larang Seluruh Polri dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri Gunakan Vape atau Rokok Elektrik BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam Raih Gelar Winner First Face Kids Junior Indonesia 2026, Queenera Harumkan Nama Tanjungpinang Dilepas Wali Kota Lis, Kota Rebah Jadi Titik Awal Kirab Obor Porprov Kepri VI 2026 Sambut Kontingen PORPROV VI Kepri, Lis Harap Perkuat Persaudaraan Antar Daerah Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

Tanjungpinang

Wali Kota Lis: Kebijakan Daerah Harus Jawab Kebutuhan Masyarakat

badge-check


 Wali Kota Lis: Kebijakan Daerah Harus Jawab Kebutuhan Masyarakat Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyampaikan arah kebijakan daerah tetap mengacu pada panduan nasional, yakni Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Lis, pelaksanaan otonomi daerah tidak hanya soal menjalankan program, tetapi juga memastikan anggaran benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Program-program pemerintah daerah tidak sekadar seremoni. Kita harus melihat kebutuhan yang mendasar di masyarakat, seperti bagaimana mendorong ekonomi kerakyatan yang bisa dirasakan langsung,” ujarnya usai upacara Hardiknas dan peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Dewa Ruci, Sabtu (2/5/2026).

Ia menyebut, penguatan ekonomi kerakyatan menjadi salah satu fokus yang lebih realistis untuk menjawab tantangan di tingkat daerah.

“Kalau bicara ekonomi nasional mungkin berat, tapi paling tidak yang dekat dengan masyarakat itu ekonomi kerakyatan. Itu yang kita dorong,” kata Lis.

Terkait peringatan Hari Pendidikan Nasional, ia mengatakan momentum tersebut digunakan untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan, termasuk pemerataan dan kesejahteraan guru.

“Upaya pemerintah bagaimana menciptakan guru yang berkualitas, sejahtera, dan mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Capaian pendidikan di Tanjungpinang, lanjut Lis, sudah berjalan cukup baik, termasuk angka partisipasi sekolah. Namun, masih ada persepsi di masyarakat bahwa pendidikan membutuhkan biaya besar.

Saat ini, sebagian besar jenjang pendidikan telah ditanggung negara. Program sekolah rakyat menjadi salah satu upaya untuk menjangkau anak-anak yang putus sekolah maupun dari keluarga kurang mampu.

“Masih ada anggapan sekolah itu mahal. Padahal sebagian besar sudah ditanggung negara. Program sekolah rakyat ini salah satu solusi agar anak-anak tetap bisa mendapatkan pendidikan,” kata Lis.

Lis menambahkan, peningkatan akses pendidikan menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam mengatasi kemiskinan.

“Memberikan kesempatan pendidikan bagi anak-anak yang tidak mampu menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” tutupnya.

 

Perwarta : JKH
Sumber : Diskominfo TPI
Redaksi : AKM

Baca Lainnya

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam

1 November 2026 - 12:30 WIB

Raih Gelar Winner First Face Kids Junior Indonesia 2026, Queenera Harumkan Nama Tanjungpinang

1 November 2026 - 12:05 WIB

Dilepas Wali Kota Lis, Kota Rebah Jadi Titik Awal Kirab Obor Porprov Kepri VI 2026

1 November 2026 - 12:01 WIB

Sambut Kontingen PORPROV VI Kepri, Lis Harap Perkuat Persaudaraan Antar Daerah

1 November 2026 - 11:56 WIB

Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut

31 Oktober 2026 - 06:22 WIB

Trending di Tanjungpinang