Menu ✖

Mode Gelap
Wako Lis dan Pimpinan DPRD Setujui Ranperda Cadangan Pangan Daerah Wako Lis Sampaikan Tanggapan atas Pencabutan dan Perubahan Tiga Peraturan Daerah Demi Keadilan Anggaran dan Pembangunan Fiskal, PP PMKRI minta RUU Kepulauan segera disahkan Pembinaan Berkelanjutan Kemendikdasmen Antarkan Talenta Muda Indonesia Berprestasi di IOAA 2026 BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat HKTI Gelar Wisata Kuliner dan Gerbang Pangan, Dorong Akses Pangan Murah bagi Masyarakat

Dunia

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Tak Sadarkan Diri, Dirawat di Qom Iran!

badge-check


 Foto: Iran’s new supreme leader, Mojtaba Khamenei, the second son of late Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Images generated by Gemini AI Perbesar

Foto: Iran’s new supreme leader, Mojtaba Khamenei, the second son of late Iran's Supreme Leader Ayatollah Ali Khamenei. Images generated by Gemini AI

AskawaNews.Com. Taheran-Pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan berada dalam kondisi tidak sadarkan diri dan tengah menjalani perawatan intensif di kota suci Qom. Informasi ini diungkap oleh laporan media Inggris The Times yang mengutip penilaian intelijen berdasarkan sumber diplomatik.

 

Menurut laporan tersebut, Mojtaba Khamenei mengalami kondisi medis serius sehingga tidak mampu menjalankan tugas pemerintahan maupun mengambil keputusan strategis. Memo diplomatik yang menjadi dasar laporan itu disebut berasal dari gabungan analisis intelijen Amerika Serikat dan Israel yang kemudian dibagikan kepada sekutu mereka di kawasan Teluk.

 

“Mojtaba Khamenei dirawat di Qom dalam kondisi parah dan tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan rezim,” demikian kutipan isi memo yang dilaporkan The Times, Selasa (7/4/2026).

 

Laporan ini juga menjadi yang pertama kali mengungkap lokasi keberadaan Mojtaba secara publik sejak konflik bersenjata pecah pada akhir Februari lalu. Sebelumnya, ia diyakini mengalami luka dalam serangan awal yang terjadi pada 28 Februari.

 

Mojtaba Khamenei diketahui menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. Dalam dokumen yang sama, disebutkan bahwa jenazah Ali Khamenei tengah dipersiapkan untuk dimakamkan di Qom, yang merupakan salah satu kota paling suci dalam tradisi Islam Syiah.

 

Lebih lanjut, laporan tersebut mengungkap bahwa badan intelijen Amerika dan Israel diyakini telah mengetahui lokasi Mojtaba sejak beberapa waktu terakhir. Namun, hingga kini ia belum pernah tampil di hadapan publik sejak menjabat sebagai pemimpin tertinggi, meskipun sejumlah pernyataan resmi telah dikaitkan dengannya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Iran terkait kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei maupun situasi kepemimpinan terkini di negara tersebut.

 

Baca Lainnya

Wako Lis Sampaikan Tanggapan atas Pencabutan dan Perubahan Tiga Peraturan Daerah

12 Oktober 2026 - 18:10 WIB

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

12 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Tujuh Perwira Menengah Polda Kepri Di Mutasi dan di Promosi

11 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Amsakar: Pembangunan Batam Butuh Komunikasi dan Kebersamaan

11 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Serangan Houthi Hantam Bandara Riyadh, 12 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

11 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Trending di Dunia