Menu ✖

Mode Gelap
Wako Lis dan Pimpinan DPRD Setujui Ranperda Cadangan Pangan Daerah Wako Lis Sampaikan Tanggapan atas Pencabutan dan Perubahan Tiga Peraturan Daerah Demi Keadilan Anggaran dan Pembangunan Fiskal, PP PMKRI minta RUU Kepulauan segera disahkan Pembinaan Berkelanjutan Kemendikdasmen Antarkan Talenta Muda Indonesia Berprestasi di IOAA 2026 BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat HKTI Gelar Wisata Kuliner dan Gerbang Pangan, Dorong Akses Pangan Murah bagi Masyarakat

Batam

Dinsos Batam Perkuat Fungsi Shelter sebagai Pusat Layanan Sosial

badge-check


 Gedung shelter sosial milik Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam terus diperkuat fungsinya sebagai pusat layanan bagi masyarakat rentan. Perbesar

Gedung shelter sosial milik Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam terus diperkuat fungsinya sebagai pusat layanan bagi masyarakat rentan.

AskaraNews.Com. Batam-Gedung shelter sosial milik Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Batam terus diperkuat fungsinya sebagai pusat layanan bagi masyarakat rentan, dengan penekanan pada pemeliharaan fasilitas dan peningkatan sarana pendukung.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Batam, Zulkifli Aman, mengatakan keberadaan gedung pelayanan sosial memiliki peran vital dalam penanganan berbagai persoalan masyarakat, sehingga kondisinya harus selalu terjaga.

Hal ini disampaikan menyusul kunjungan Satuan Tugas Direktorat Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah I KPK RI, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, pemeliharaan aset daerah harus dilakukan secara rutin, termasuk menjaga kebersihan serta memastikan ketersediaan fasilitas pendukung seperti alat kebersihan.

Ia menjelaskan, sejumlah pembenahan telah dilakukan untuk menunjang operasional shelter, di antaranya semenisasi halaman melalui APBD Perubahan. Ke depan, pihaknya juga akan mengusulkan tambahan anggaran untuk melengkapi fasilitas yang masih kurang, termasuk pembangunan pintu gerbang depan.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Batam, Zulkifli Aman.

Zulkifli menyebut, shelter tersebut memiliki kapasitas hingga 20 orang dan difungsikan untuk menampung berbagai kelompok rentan, mulai dari Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) hingga masyarakat terlantar lainnya.

Untuk memaksimalkan layanan di gedung tersebut, Dinas Sosial mengoptimalkan peran Tim Reaksi Cepat (TRC) yang bertugas menjangkau langsung persoalan sosial di lapangan. Tim ini menjalankan program penjangkauan rutin sebanyak enam kali dalam sebulan.

Kelompok rentan seperti orang terlantar, pengemis, hingga manusia silver dijangkau dan dibawa ke shelter untuk menjalani proses assessment. Sebelumnya, mereka diperiksa kesehatannya dan akan mendapatkan pengobatan jika diperlukan.

Selanjutnya, dilakukan penelusuran identitas dan asal-usul. Jika memiliki keluarga, akan diupayakan pemulangan, sedangkan bagi yang belum diketahui asalnya akan didata lebih lanjut hingga dapat difasilitasi kembali ke daerah asal.

Dalam proses ini, Dinas Sosial juga berkoordinasi dengan paguyuban daerah asal untuk memastikan penanganan berjalan tepat.

“Kalau sudah diketahui asalnya, kita koordinasikan dengan paguyuban setempat agar penanganannya tepat,” ujarnya.

Program ini mulai berjalan pada tahun anggaran 2025 dan terus dioptimalkan, seiring dengan peningkatan fasilitas gedung shelter. Melalui penguatan fungsi gedung pelayanan sosial tersebut, Dinas Sosial Batam berharap penanganan masalah sosial dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan manusiawi.

Baca Lainnya

BP Batam Koordinasikan Pemulihan Listrik dan Air, Prioritaskan Objek Vital dan Pelayanan Masyarakat

12 Oktober 2026 - 16:31 WIB

Tujuh Perwira Menengah Polda Kepri Di Mutasi dan di Promosi

11 Oktober 2026 - 14:59 WIB

Amsakar: Pembangunan Batam Butuh Komunikasi dan Kebersamaan

11 Oktober 2026 - 13:13 WIB

Festival Transmigrasi 2026, Momentum Perkenalkan Potensi dan Masa Depan Rempang Eco City

11 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Sembang Budaya Jadi Ruang Merawat Harmoni dan Melestarikan Budaya Melayu

11 Oktober 2026 - 08:10 WIB

Trending di Batam