Menu ✖

Mode Gelap
SAKKTI, Dari Aduan Menjadi Tindakan: Kecamatan Tanjungpinang Timur Perkuat Respons Pengaduan Masyarakat Sahabat Coffee CEO Hadir di Tanjungpinang, Wawako Ariza Dukung Pertumbuhan UMKM Audiensi MPIG Siput Gonggong, Lis Harap MPIG Perluas Peran, Kaji dan Lestarikan Biota Laut Kepri Pemko-BP KPBPB Perkuat Sinergi Akselerasi Investasi dan Pengembangan Kawasan FTZ Tanjungpinang WNI yang Berkacamata Bisa Masuk TNI/Polri, Menko Polkam: Asal Pintar Gubernur Ansar Promosikan Pariwisata Kepri di Hadapan Himpunan Pramuwisata Indonesia

Batam

Sekda Batam Pimpin Rapat Prognosis 2027, Target Pendapatan Rp. 5,2 Triliun

badge-check


 Sekda Batam Pimpin Rapat Prognosis 2027, Target Pendapatan Rp. 5,2 Triliun Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, mewakili Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memimpin Rapat Prognosis Pendapatan Daerah Tahun 2027 di Kantor Wali Kota Batam, Senin (30/3/2026).

Dalam arahannya, Firmansyah menyampaikan bahwa pada tahun 2027 Pemerintah Kota Batam akan menyesuaikan pengelolaan anggaran dengan ketentuan mandatory spending sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan. Alokasi tersebut meliputi belanja pendidikan minimal 20 persen, kesehatan 10 persen, dan infrastruktur 40 persen.

Ia juga menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menghitung prognosis pendapatan, khususnya terkait belanja pegawai. Untuk itu, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) diminta lebih selektif dalam menerima pegawai pindah masuk.

“Perlu sinergi antarperangkat daerah agar Tunjangan Penambahan Penghasilan (TPP) tetap berjalan optimal dan belanja pegawai sesuai ketentuan,” ujar Firmansyah.

Lebih lanjut, ia menyebutkan target pendapatan daerah Kota Batam pada 2027 diproyeksikan mencapai Rp5,2 triliun. Target tersebut dinilai realistis apabila seluruh perangkat daerah mampu mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD).

Beberapa sektor yang dinilai berpotensi meningkatkan PAD antara lain pengelolaan retribusi persampahan oleh Dinas Lingkungan Hidup, pendapatan parkir oleh Dinas Perhubungan, serta peningkatan layanan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Rapat yang dihadiri perangkat daerah penghasil tersebut juga membahas rancangan pendapatan dan belanja Tahun Anggaran 2027. Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta lebih maksimal dalam menggali potensi pajak dan retribusi daerah.

Firmansyah turut mendorong Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) untuk memperkuat kajian terhadap potensi pendapatan daerah. Sementara itu, OPD penghasil diminta menghitung kembali potensi yang ada, baik dari sektor retribusi maupun peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

“Optimalisasi potensi ini penting untuk mendorong peningkatan PAD Kota Batam secara berkelanjutan,” tegasnya.

Rapat tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Kota Batam, Heriman, Kepala Badan Pendapatan Daerah Raja Azmansyah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Abdul Malik, Kepala BRIDA Efrius, Kepala Dinas Pariwisata Ardiwinata, serta perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Batam.

Baca Lainnya

Amsakar Tegaskan APBD Batam 2027 Harus Berdampak bagi Masyarakat

7 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Amsakar Jemput Aspirasi Warga Bengkong, Banjir dan Air Bersih Jadi Perhatian

7 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Amsakar Achmad Respons Keluhan Warga Nongsa: BP Batam Percepat Pengerjaan Interkoneksi untuk Perkuat Suplai Air

6 Oktober 2026 - 07:06 WIB

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Amsakar Rayakan Kemenangan Bersama Ribuan Warga Batam

6 Oktober 2026 - 06:18 WIB

Interkoneksi Pipa, BP Batam Lakukan Penguatan Suplai Air Untuk Wilayah Nongsa

5 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Trending di Batam