Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Belanja Rp200 Ribu Dapat Banyak Kebutuhan Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas Aplikasi Sistem Informasi Manajemen Aset, Keuangan dan Database Kendaraan SIMAKDARA Provinsi Kepri Diluncurkan 3 Ribu Santri Meriahkan Peringatan Hari Santri Nasional Tingkat Provinsi Kepri 2026

Batam

Amsakar-Li Claudia Sukses Jadikan Batam Terbaik se-Kepri dan Masuk 13 Besar Nasional Pencegahan Korupsi

badge-check


 Amsakar-Li Claudia Sukses Jadikan Batam Terbaik se-Kepri dan Masuk 13 Besar Nasional Pencegahan Korupsi Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali mencatatkan capaian positif dalam upaya pencegahan korupsi. Berdasarkan hasil Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tahun 2025, Batam meraih nilai 94,21 persen.

Capaian tersebut menempatkan Batam pada peringkat pertama di Provinsi Kepulauan Riau dan peringkat ke-13 secara nasional. Nilai ini juga melampaui rata-rata nasional yang berada pada angka 69,55 persen.

Keberhasilan ini diraih di bawah kepemimpinan Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, yang konsisten mendorong penguatan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Penilaian MCSP mencakup delapan area intervensi strategis, yakni perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan internal oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajemen aparatur sipil negara (ASN), pengelolaan barang milik daerah, serta optimalisasi pendapatan daerah.

Sejumlah indikator mencatatkan nilai tinggi, di antaranya pengadaan barang dan jasa sebesar 98,23 persen serta manajemen ASN sebesar 98,16 persen.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

“Capaian ini bukan sekadar angka, melainkan wujud komitmen Pemerintah Kota Batam dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan dapat dipercaya masyarakat,” ujarnya.

Meski mencatatkan hasil tinggi, Pemerintah Kota Batam tetap melakukan evaluasi berkelanjutan. Beberapa aspek yang masih menjadi perhatian antara lain pengelolaan barang milik daerah, optimalisasi pendapatan daerah, serta penguatan pengawasan internal.
Selain itu, peningkatan kualitas pelayanan publik juga terus didorong, khususnya pada aspek transparansi tata ruang yang masih memerlukan penyempurnaan di sejumlah wilayah.

Ke depan, Inspektorat Daerah Kota Batam bersama organisasi perangkat daerah terkait akan memperkuat koordinasi, meningkatkan pemantauan pemenuhan data dukung MCSP, serta mempererat sinergi dengan KPK. Pemerintah juga akan melakukan benchmarking dengan daerah berprestasi guna mengadopsi praktik terbaik dalam pencegahan korupsi.

Capaian ini menjadi indikator bahwa arah pembangunan birokrasi di Kota Batam berada pada jalur yang tepat. Pemerintah Kota Batam berkomitmen untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik demi memperkuat kepercayaan masyarakat.

Baca Lainnya

Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

23 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Iman Sutiawan: Kritik Blackout Boleh, Jangan Sampai Jadi Bumerang bagi Batam

21 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

21 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

21 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Amsakar Paparkan Strategi PAD dan Program Prioritas Batam kepada Pemkab Brebes

20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Trending di Batam