AskaraNews.com,Natuna-Rangkaian kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Natuna tahun 2026 resmi ditutup dalam kunjungan terakhir di Kecamatan Bunguran Selatan, Minggu (15/3).
Meski tidak seluruh kecamatan dapat dikunjungi secara langsung, Bupati Natuna Cen Sui Lan memastikan berbagai bantuan sosial tetap disalurkan kepada masyarakat di seluruh kecamatan selama bulan Ramadan.

Sejumlah program bantuan yang disalurkan pemerintah daerah antara lain bantuan beras pangan kepada 1.328 penerima, bantuan untuk 769 lansia, serta 189 warga miskin ekstrem. Selain itu, bantuan sosial juga diberikan kepada 1.524 penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan 500 penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pemerintah juga menyalurkan 21.825 PBI (Penerima Bantuan Iuran) untuk asuransi kesehatan. Di bidang keagamaan, bantuan diberikan kepada 862 imam dan marbot masjid, serta 537 guru ngaji di berbagai wilayah Kabupaten Natuna.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan melalui beberapa mekanisme, di antaranya melalui Kantor Pos dan melalui transfer langsung ke rekening penerima yang tercatat dalam BNBA (By Name By Address).
Program bantuan ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah yang berjalan selama satu tahun.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Natuna menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah menyambut rombongan Safari Ramadan dengan penuh kehangatan dan kebersamaan.
Dalam sambutannya di hadapan jamaah Masjid An-Nur Bunguran Selatan, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta masyarakat Kecamatan Bunguran Selatan yang telah memberikan dukungan kepada pemerintah daerah.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Natuna, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kecamatan Bunguran Selatan, khususnya jamaah Masjid An-Nur, yang telah menyambut rombongan Safari Ramadan dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan Safari Ramadan yang dilaksanakan pemerintah daerah selama bulan suci ini tidak hanya menjadi sarana mempererat silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum untuk menyerap aspirasi masyarakat di berbagai kecamatan.
“Selama pelaksanaan Safari Ramadan ini, saya dan jajaran pemerintah daerah banyak mendapatkan berbagai masukan, saran, serta aspirasi dari masyarakat. Semua itu menjadi bahan yang sangat berharga bagi kami untuk terus memperbaiki dan meningkatkan pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas dukungan masyarakat kepada pemerintah daerah, baik dalam bentuk kebersamaan, semangat gotong royong, maupun doa-doa yang dipanjatkan untuk kemajuan Kabupaten Natuna.
Menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan dan datangnya Hari Raya Idul Fitri, Bupati Natuna turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila selama menjalankan amanah pemerintahan masih terdapat kekurangan dan kekhilafan.
“Pada kesempatan yang baik ini, atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Natuna, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila selama menjalankan amanah pemerintahan masih terdapat kekurangan dan kekhilafan,” tuturnya.
Ia juga mengucapkan selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Natuna.
“Selamat menyambut hari kemenangan, Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.
Bupati berharap momentum Ramadan dan Idul Fitri dapat semakin mempererat kebersamaan serta persaudaraan masyarakat demi kemajuan Kabupaten Natuna di masa mendatang.











