Menu

Mode Gelap
Pekerja ber-KTP Luar Lebih Banyak dari Warga Lokal, Pemko Benahi Data Penduduk Batam Vietnam Juara Piala AFF U-17 di Kandang Indonesia Tindaklanjuti IP4T, Pemko Matangkan Rencana Pembangunan RSUD Weni Lis Darmansyah, Kembali Lanjutkan Kepemimpinan DPW LASQI Provinsi Kepri Berapa lama Iran bertahan menghadapi blokade Hormuz dan berapa lama lagi AS bisa bertahan? Kepri Siap Menjadi Beranda Investasi Indonesia, Gubernur Ansar Paparkan Potensi KPBPB di Metro TV

Tanjungpinang

Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang Bantah Isu Penggusuran Petani yang Beraktivitas di Gerai Pangan Hang Lekir

badge-check


					Kadis Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang Bantah Isu Penggusuran Petani yang Beraktivitas di Gerai Pangan Hang Lekir Perbesar

AskaraNews.com,Tanjungpinang- Kepala Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Kota Tanjungpinang, Robert Lukman menegaskan, tidak ada rencana pemindahan atau relokasi para petani yang beraktivitas di Gerai Pangan/Pasar Tani di Jalan Hang Lekir, Tanjungpinang.

Menurut Robert, Gerai Pangan justru dibangun untuk membantu para petani menjual hasil pertaniannya secara langsung.

“Hingga harga dapat ditekan karena tidak ada biaya distribusi. Sebab produk pertanian dijual langsung oleh petani, dan masyarakat dapat membeli dengan harga relatif lebih murah. Tidak ada yang akan menggusur petani yang berjualan di Gerai Pangan,” kata Robert, Selasa (24/2/2026).

Dilanjutkannya, Gerai Pangan Hang Lekir merupakan salah satu upaya pengendalian inflasi, dan menjaga stabilitas harga pangan.

Untuk memperkuat eksistensi petani di Gerai Pangan, Pemerintah Kota Tanjungpinang menyediakan lahan di belakang Gerai Pangan untuk pembangunan gedung Koperasi Merah Putih.

“Koperasi Merah Putih ini diharapkan dapat berkolaborasi dengan kelompok-kelompok tani. Petani yang telah beraktivitas di Gerai Pangan tetap berjualan seperti biasa. Malah saling mendukung, dan aktivitas di Gerai Pangan nantinya akan semakin ramai,” ungkap Robert.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Teguh Susanto, menyampaikan bahwa isu penggusuran petani dari Gerai Pangan dihembuskan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Teguh juga menyayangkan artikel mengenai penggusuran petani tersebut sempat dimuat di salah satu media online, tanpa menyajikan narasumber yang jelas dan berkompeten.

“Sepanjang pengetahuan saya, produk jurnalistik tentunya harus mencantumkan narasumber yang jelas dan berkompeten. Hingga artikel yang banyak dibaca oleh masyarakat dapat dipertanggungjawabkan keakuratannya. Tidak menjadi isu yang dapat menyebabkan kegelisahan publik,” ujar Teguh.
(Red)

Baca Lainnya

Tindaklanjuti IP4T, Pemko Matangkan Rencana Pembangunan RSUD

25 April 2026 - 11:32 WIB

Weni Lis Darmansyah, Kembali Lanjutkan Kepemimpinan DPW LASQI Provinsi Kepri

25 April 2026 - 11:25 WIB

Wisuda Tahfidz Qur’an SD dan SMP Islam Al-Faatih, Tamrin Dahlan: Wujudkan Generasi Qur’ani Berkarakter

25 April 2026 - 04:44 WIB

Bersama BPS, Pemko Tanjungpinang Perkuat Komitmen Satu Data Indonesia

24 April 2026 - 08:19 WIB

Hadiri Senam Bersama, Wawako Raja Ariza: Pentingnya Hidup Sehat dan Semangat Kerja

24 April 2026 - 08:19 WIB

Trending di Tanjungpinang