Kemenag Buka Bantuan Masjid Rp50 Juta dan Musala Rp35 Juta, Cek Syaratnya Lis Dorong Peluang Beasiswa Pascasarjana bagi ASN, Pemko Tanjungpinang Siapkan Kolaborasi dengan UMRAH BPBD Tanjungpinang Evakuasi Pohon Tumbang di Jalan Diponegoro Terima Hibah Dump Truck, Lis Perkuat Penanganan Sampah di Tanjungpinang Wali Kota Lis Ajak DMI Hidupkan Kegiatan Masjid dan Kepedulian Sosial Wagub Nyanyang Apresiasi Angetin Signature, Dorong Rempah Nusantara Naik Kelas dan Perkuat Ekonomi Daerah

Batam

Setia Budi Ditemukan Meninggal Usai Terjun dari Jembatan 3 Barelang

badge-check


 Setia Budi Ditemukan Meninggal Usai Terjun dari Jembatan 3 Barelang Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Setia Budi (24), korban yang terjatuh dari Jembatan 3 Barelang pada Rabu, 18 Februari 2026, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, berjarak 0,5 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian.

Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB dengan jarak kurang lebih 0,5 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian awal.

Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang, Fazzli S.A.P., M.Si, menyampaikan bahwa setelah ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi korban menuju RS Bhayangkara Polda Kepri.

“Penemuan ini sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung sejak laporan pertama diterima,” ungkap Fazzli, Sabtu (21/2/2026).

Sebelumnya, 18 Februari 2026 pukul 20.14 WIB, Com Center Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang menerima informasi dari Bakamla Batam mengenai seorang laki-laki bernama Setia Budi (24) yang terjun dari Jembatan 3 Barelang, Kota Batam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, enam personel Pos SAR Batam segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Setibanya di lokasi, Tim SAR gabungan bersama keluarga korban melaksanakan precomm-excomm. Dari hasil kegiatan itu diketahui bahwa korban sempat berselisih paham dengan sang pacar sebelum akhirnya terjun dari jembatan.

Tim kemudian melanjutkan upaya pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan. Dengan ditemukannya korban, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Bakamla Batam, Polairud Polda Kepri, dan Polsek Bulang melaksanakan debriefing.

“Pada Pukul 12.00 WIB, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh tim SAR gabungan kembali ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin,” pungkas Fazz

Baca Lainnya

Optimalisasi Pasokan Air Bagi Warga, Ini Langkah BP Batam

15 Oktober 2026 - 09:32 WIB

321.932 Pekerja Telah Terlindungi, Batam Masuk Nominasi Jamsostek Award 2026

15 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Resi Febrianti: Kekerasan dalam Aksi di Polda Sumsel Tidak Boleh Membungkam Aspirasi Mahasiswa

14 Oktober 2026 - 10:50 WIB

Gangguan Listrik Batam Selesai Ditangani, BP Batam Kawal Pemulihan Layanan dan Aktivitas Dunia Usaha

14 Oktober 2026 - 09:53 WIB

Pemulihan Listrik PLN Capai 100%, BP Batam Turun Langsung Kawal Layanan dan Dunia Usaha

14 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Trending di Batam