AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jumlah Kapal Perang Puluhan Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla Wonderfood Fest 2026 Dibuka, Dewi Ansar Dorong Kuliner Lokal Jadi Magnet Wisata Kepri Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Menuju Ke Pidie Konferensi Pers Sabu 1,1 TON Suharyanto Gagas SIMAKDARA, Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK

Batam

Setia Budi Ditemukan Meninggal Usai Terjun dari Jembatan 3 Barelang

badge-check


 Setia Budi Ditemukan Meninggal Usai Terjun dari Jembatan 3 Barelang Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Setia Budi (24), korban yang terjatuh dari Jembatan 3 Barelang pada Rabu, 18 Februari 2026, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan pada Sabtu, 21 Februari 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, berjarak 0,5 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian.

Korban ditemukan sekitar pukul 11.00 WIB dengan jarak kurang lebih 0,5 nautical mile (NM) dari lokasi kejadian awal.

Kepala Kantor SAR Tanjung Pinang, Fazzli S.A.P., M.Si, menyampaikan bahwa setelah ditemukan, Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi korban menuju RS Bhayangkara Polda Kepri.

“Penemuan ini sekaligus mengakhiri operasi pencarian yang telah berlangsung sejak laporan pertama diterima,” ungkap Fazzli, Sabtu (21/2/2026).

Sebelumnya, 18 Februari 2026 pukul 20.14 WIB, Com Center Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang menerima informasi dari Bakamla Batam mengenai seorang laki-laki bernama Setia Budi (24) yang terjun dari Jembatan 3 Barelang, Kota Batam.

Menindaklanjuti laporan tersebut, enam personel Pos SAR Batam segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian.

Setibanya di lokasi, Tim SAR gabungan bersama keluarga korban melaksanakan precomm-excomm. Dari hasil kegiatan itu diketahui bahwa korban sempat berselisih paham dengan sang pacar sebelum akhirnya terjun dari jembatan.

Tim kemudian melanjutkan upaya pencarian hingga akhirnya korban berhasil ditemukan. Dengan ditemukannya korban, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Bakamla Batam, Polairud Polda Kepri, dan Polsek Bulang melaksanakan debriefing.

“Pada Pukul 12.00 WIB, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan diusulkan untuk ditutup. Seluruh tim SAR gabungan kembali ke satuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin,” pungkas Fazz

Baca Lainnya

Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

23 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Iman Sutiawan: Kritik Blackout Boleh, Jangan Sampai Jadi Bumerang bagi Batam

21 Oktober 2026 - 13:51 WIB

BP Batam Perkuat Kompetensi Pegawai melalui Pelatihan dan Sertifikasi K3

21 Oktober 2026 - 10:02 WIB

BP Batam Gelar Coaching Clinic, Kawal Kelengkapan Perizinan OSS Pelaku Usaha

21 Oktober 2026 - 05:13 WIB

Amsakar Paparkan Strategi PAD dan Program Prioritas Batam kepada Pemkab Brebes

20 Oktober 2026 - 09:19 WIB

Trending di Batam