EN-LMND: Wempi Habari Ketua Bidang Hukum dan HAM “Hentikan Ekspansi Bataliyon Teritorial, Jangan Militerisasi Pembangunan dan Rampas Ruang Hidup Rakyat Ketimpangan UMP dan Kebutuhan Hidup Layak, M. Rizky Pratama Korsu Ketenagakerjaan BEM SI Kerakyatan, Desak Kemnaker Evaluasi Kebijakan Pengupahan Nasional LPTQ Batam Bidik Prestasi Nasional, Firmansyah Tekankan Pembinaan Kafilah RESMI LUNCURKAN IFTC TRAINING CENTER IKA FEBM UMRAH, DALAM SEMPENA PELANTIKAN DAN RAKER IKA FEBM UMRAH PERIODE 2026–2030 Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026 Gubernur Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

Dunia

Presiden Prabowo Saksikan Penandatanganan Perjanjian Bisnis PSN Wiraraja dengan Perusahaan Amerika Serikat

badge-check


 Presiden Prabowo Saksikan Penandatanganan Perjanjian Bisnis PSN Wiraraja dengan Perusahaan Amerika Serikat Perbesar

AaskaraNews.com,Washington D.C-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyaksikan secara langsung penandatanganan sejumlah perjanjian bisnis strategis antara Proyek Strategis Nasional (PSN) Wiraraja Green Renewable Energy & Smart Eco-Industrial Park (GESEIP) di Galang, Batam, dengan beberapa perusahaan asal Amerika Serikat.

Kerja sama ini menandai babak baru kolaborasi industri berteknologi tinggi dan energi berkelanjutan antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Penandatanganan dilakukan antara PT Galang Bumi Industri sebagai pengelola PSN Wiraraja GESEIP dengan sejumlah mitra strategis, termasuk Essence Global Group dan Tynergy Technology Corporation USA.

Perjanjian Pengembangan Bersama (Joint Development Agreement) tersebut secara resmi ditandatangani pada 18 Februari 2026 serta perjanjian lanjutan dengan Tynergy Technology Corp.

Direktur Utama PT Galang Bumi Industri, Ahmad Maruf Maulana, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI), menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah konkret hilirisasi industri berbasis energi hijau dan teknologi semikonduktor di Indonesia.

“Ekosistem yang dibangun dalam PSN Wiraraja GESEIP ini mencakup hilirisasi kuarsa silika menjadi produk bernilai tambah tinggi, mulai dari pemurnian bahan baku kaca hingga produksi polysilicon untuk kebutuhan semikonduktor dan solar cell” ujarnya.

Melalui Tynergy Group of Companies (PT Tynergy Technology Group – Indonesia), akan dikembangkan ekosistem hilirisasi yang mencakup pemurnian kuarsa silika untuk industri kaca melalui PT Quantum Luminous Indonesia, serta pemurnian polysilicon melalui PT Essence Global Indonesia. Pada tahap awal, nilai investasi yang digelontorkan mencapai USD4,9 miliar.

Selanjutnya, apabila tahap awal berjalan sukses, tambahan investasi sebesar USD26,7 miliar akan direalisasikan guna memproduksi ingot wafer, wafer slicing, hingga fabrikasi untuk melengkapi siklus produksi semikonduktor secara terintegrasi di Indonesia.

Dalam perjanjian yang ditandatangani, disebutkan bahwa kerja sama mencakup investasi dan pengembangan infrastruktur manufaktur di Galang, perluasan proyek energi terbarukan, pengembangan tenaga kerja, serta riset dan pengembangan teknologi mutakhir.

Investasi awal Tynergy Technology Corp sendiri ditargetkan hingga USD250 juta untuk pembangunan fasilitas manufaktur di Galang dengan proyeksi penciptaan sekitar 2.500 lapangan kerja terampil.

Untuk menjamin pasokan energi yang memadai, Tynergy Group juga akan membentuk PT Energy Tech Indonesia guna membangun fasilitas penyimpanan energi berbasis sodium ion dengan kapasitas hingga 150 MW energi berkelanjutan untuk mendukung operasional kawasan industri.

Selain itu, guna memperlancar transfer teknologi semikonduktor dan sel surya, Tynergy Technology Corporation USA membentuk kerja sama pengembangan antara dua zona ekonomi bebas, yakni PSN Wiraraja GESEIP di Galang, Batam, dan Solanna Akimel 7 Technopark di kawasan metropolitan Phoenix, Arizona. Komitmen kerja sama transnasional tersebut juga ditegaskan dalam Pakta Persahabatan Zona Ekonomi Khusus Transnasional antara kedua kawasan.

Kolaborasi ini diyakini akan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri semikonduktor dan energi terbarukan, sekaligus mendukung agenda pengembangan pusat data berbasis kecerdasan artifisial (AI) serta transisi energi berkelanjutan di kedua negara.

Presiden menyambut baik penandatanganan perjanjian yang berlangsung di kantor US Chamber & Commerce itu sebagai wujud konkret diplomasi ekonomi dan penguatan kemitraan strategis Indonesia–Amerika Serikat.

Investasi besar dalam sektor hilirisasi dan energi hijau tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, memperluas lapangan kerja, serta memperkuat daya saing industri Indonesia di tingkat global.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut, adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kelapa BKPM, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat dan sedangkan dari pihak Amerika dihadiri oleh US Commerce & Chamber, US-ASEAN business Council, USINDO beserta Grup Pengusaha USA antara lain; Freeport, Exxon Mobile, British Petreoleum, Adelphi Capital, Chapman Taylor, Cargil, S&P Global, Progress Raill member of Caterpillar Company, Pepsico dan dari pihak indonesia hadir Ketua Umum Kadin Indonesia, Ketua Umum Apindo, dan sejumlah pengusaha lainnya.

Baca Lainnya

AS Tambah Kekuatan Militer di Timur Tengah, Jumlah Kapal Perang Puluhan

23 Oktober 2026 - 22:17 WIB

Anggota Parlemen Malaysia Kalam Salan Sampaikan Pesan Berbahasa Jawa kepada Prabowo soal Kabut Asap Karhutla

23 Oktober 2026 - 22:14 WIB

Anies Baswedan Terima Freedom of the City of London, Setara Winston Churchill

17 Oktober 2026 - 02:24 WIB

Di Balik Gemerlap K-Pop: Mengapa Puluhan Ribu Warga Korea Selatan Memilih Berislam?

14 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Serangan Houthi Hantam Bandara Riyadh, 12 Orang Tewas dan Ratusan Terluka

11 Oktober 2026 - 12:45 WIB

Trending di Dunia