BYD Ganti Nama Denza Jadi Danza, Bagaimana Nasib Mobil yang Sudah Dibeli Konsumen? BYD Denza Z9 GT Bakal Dibekali God’s Eye CNOA di Eropa pada 2027, Ini Kemampuannya BYD Danza Z9 GT Meluncur di Indonesia, Mobil Listrik 1.156 PS Ini Bisa Isi Daya 5 Menit Kapolri Silaturahmi dengan Pimpinan MUI, Perkuat Sinergi jaga keamanan dan Kerukunan Resmikan Gedung Baru BSI Tanjungpinang, Ansar Dorong Penguatan Ekonomi Syariah dan UMKM Wali Kota Lis Harap Layanan SPPG Sesuai Standar Gizi

Nasional

Prabowo Terbang ke AS Didampingi Bahlil-Teddy, Bakal Ketemu Trump

badge-check


 Prabowo Terbang ke AS Didampingi Bahlil-Teddy, Bakal Ketemu Trump Perbesar

AskaraNews.com,Jakarta-Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat. Prabowo dikabarkan akan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas perundingan tarif dagang kedua negara.

Dikutip Biro Sekretariat Presiden, Prabowo dan rombongan terbatas lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Senin (16/2/2026). Dalam Kunjungan ke Amerika Serikat ini, Prabowo didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prabowo dilepas Wapres Gibran Rakabuming, Mensesneg Prasetyo Hadi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kepala BIN Herindra.

Prabowo diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membahas penguatan hubungan Indonesia dan Amerika Serikat serta kerja sama strategis di berbagai bidang.

Prabowo juga dikabarkan akan menandatangani pakta perdagangan timbal balik (agreement on reciprocal trade/ART) bersama Trump. Sebelumnya, pada Minggu (15/2) malam Prabowo memanggil sejumlah menteri membahas perundingan tersebut.

Adapun menteri yang hadir dalam rapat kemarin adalah Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, hingga Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi. Rapat membahas untuk memastikan bahwa setiap langkah diplomasi ekonomi benar-benar berpihak pada kepentingan nasional.
“Memastikan posisi yang diambil Indonesia dalam setiap perundingan ekonomi dengan siapapun, khususnya dalam waktu dekat dengan Amerika Serikat adalah yang terbaik dan paling menguntungkan untuk Indonesia,” kata Teddy dalam keterangan di akun Instagramnya yang diunggah, Minggu (15/2/2026) malam.

Prabowo, menurut dia, juga menekankan bahwa perundingan ekonomi tidak boleh semata-mata bersifat transaksional jangka pendek, melainkan harus berdampak langsung pada penguatan struktur ekonomi nasional. Dalam hal ini, peningkatan produktivitas industri dalam negeri dan penguatan rantai pasok global menjadi prioritas utama.

“Presiden menginginkan perundingan harus sebanyak-banyaknya meningkatkan produktivitas industri dalam negeri serta memperkuat global supply chain atau rantai pasok industri,” ungkap Teddy.

Selain itu, Prabowo dijadwalkan hadir pada rapat perdana Board of Peace atau Dewan Perdamaian yang dibentuk Trump. Rapat perdana itu digelar pada 19 Februari mendatang.

Baca Lainnya

Kapolri Silaturahmi dengan Pimpinan MUI, Perkuat Sinergi jaga keamanan dan Kerukunan

14 Oktober 2026 - 19:44 WIB

Abdul Kohar Ruslan Soroti Kekerasan di Mapolda Sumsel, Desak Penegakan Hukum Transparan

14 Oktober 2026 - 05:32 WIB

Ketua Umum EN-LMND Yoga Aldo Novensi Mendesak Kapolri mencopot Kapolda Sumsel usai adanya aksi premanisme terhadap massa aksi di Mapolda Sumsel

14 Oktober 2026 - 05:29 WIB

PB PII Menyayangkan Aksi Kekerasan yang Menimbulkan Korban dalam Aksi di Depan Mapolda Sumsel

14 Oktober 2026 - 04:19 WIB

Mendagri Tekankan Loyalitas, Integritas, dan Kinerja, Lantik Pejabat Eselon I dan Staf Khusus

13 Oktober 2026 - 16:01 WIB

Trending di Nasional