Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibi Mahabbah Tegaskan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah Tekanan Anggaran Bayangi Pemerintahan Robinsar, Honor RT/RW Belum Mengalami Kenaikan Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen Gubernur Ansar Tinjau SPPG di Anambas, Pastikan Mutu dan Kualitas Gizi Makanan 3.100 Pelari Siap Ramaikan BTN Kepri MoonRun 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Gubernur Ansar Agendakan Kunker ke Anambas, Tinjau SPPG dan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat hingga Peresmian Pelantar HDPE

Batam

Nelayan Air Dapur Kaget, Bubu Ikan Justru Angkat Mayat Pria

badge-check


 Polisi melakukan evakuasi mayat yang tersangkut di jaring warga,Diduga kuat, pria tersebut telah hanyut dan terombang-ambing di laut selama beberapa hari sebelum akhirnya tersangkut di perangkap ikan milik nelayan. Perbesar

Polisi melakukan evakuasi mayat yang tersangkut di jaring warga,Diduga kuat, pria tersebut telah hanyut dan terombang-ambing di laut selama beberapa hari sebelum akhirnya tersangkut di perangkap ikan milik nelayan.

AskaraNews.com,Batam-Suasana pagi di Perairan Air Dapur Luar, Galang Baru, Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau, mendadak gempar pada Sabtu, 14 Februari 2026. Seorang nelayan yang berniat mengangkat bubu atau perangkap ikan justru menemukan sesosok mayat pria tersangkut di alat tangkapnya.

Kapolsek Galang, Iptu Hendrizal, mengungkapkan temuan bermula saat warga menarik bubu. Raga korban yang tersangkut membuat jaring terasa lebih berat dari biasanya.

“Setelah dicek, nelayan mendapati sesosok tubuh pria tersangkut di dalam perangkap, sehingga temuan itu segera dilaporkan ke aparat setempat,” kata Hendrizal.

Saat ditemukan, kondisi jasad korban sudah membengkak. Diduga kuat, pria tersebut telah hanyut dan terombang-ambing di laut selama beberapa hari sebelum akhirnya tersangkut di perangkap ikan milik nelayan.

Korban diketahui mengenakan baju kaos. Namun, hingga kini belum ada identitas yang ditemukan di tubuhnya. Tidak ada ciri khusus yang bisa diumumkan guna memudahkan identifikasi.

“Tidak ada identitas di tubuh korban dan korban sudah kita bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara,” ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung dengan bantuan warga sekitar. Usai diangkat dari perairan, jasad langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Batam untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Polsek Galang masih terus menyelidiki asal-usul korban. Langkah koordinasi dengan instansi terkait juga dilakukan guna mencocokkan laporan orang hilang yang mungkin berkaitan dengan temuan ini.

“Kita juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait, termasuk melakukan pengecekan laporan orang hilang yang diduga berkaitan dengan temuan mayat tersebut,” pungkas Hendrizal.

Baca Lainnya

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen

7 November 2026 - 13:00 WIB

Buka Jambore PKK Batam 2026, Amsakar Ajak Kader Perkuat Soliditas dan Pemberdayaan Keluarga

7 November 2026 - 10:59 WIB

Pemko Batam Lindungi Data Pribadi dalam Layanan Publik Digital

7 November 2026 - 10:45 WIB

Pameran Pembangunan Batam, Amsakar Achmad Ajak Generasi Muda Melihat Kilas Balik Pembangunan Batam

7 November 2026 - 10:35 WIB

Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

5 November 2026 - 09:53 WIB

Trending di Batam