HUT ke-1 KBMG Tanjungpinang, Weni Tekankan Solidaritas dan Tertib Berlalu Lintas Wisuda Santri TPQ ke-9, Lis Darmansyah Tekankan Pengamalan Al-Qur’an dalam Kehidupan Ucapkan Selamat Kepada Prabowo – Gibran, Lis Beber Keberhasilan Pembangunan di Tanjungpinang Amsakar Respons Keluhan Wali Murid, Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang Jadi Prioritas Selat Lampa Resmi Dapat Kode Pelabuhan Internasional, Bupati Cen Rangkul Pengusaha Ekspor Impor Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

Batam

Sekdaprov Kepri Minta Diskominfo “Naik Kelas”: Hentikan Aplikasi Tumpang Tindih dan Perkuat Siber

badge-check


 Pj Sekdaprov Kepri, Luki Zaiman Prawira didampingi Kadis Kominfo Kepri Hendri Kurniadi dan Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Wilayah Bappeda Kepri Udi Harbian, memimpin Rakor Diskominfo se Kepri, Selasa (10/2/2026). F-Diskominfo Kepri Perbesar

Pj Sekdaprov Kepri, Luki Zaiman Prawira didampingi Kadis Kominfo Kepri Hendri Kurniadi dan Kabid Perencanaan Infrastruktur dan Wilayah Bappeda Kepri Udi Harbian, memimpin Rakor Diskominfo se Kepri, Selasa (10/2/2026). F-Diskominfo Kepri

AskaraNews.com,Batam-Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Luki Zaiman Prawira, meminta jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) se-Kepri menghentikan praktik pembangunan aplikasi yang tumpang tindih antar daerah.

Menurut dia, integrasi data dan sistem digital menjadi kunci percepatan transformasi pemerintahan berbasis elektronik.

Hal itu disampaikan Luki saat membuka Rapat Koordinasi Diskominfo se-Kepulauan Riau di Aula Graha Kepri, Batam, Selasa, 10 Februari 2026.
“Jangan sampai ada aplikasi yang tumpang tindih antara provinsi dan kabupaten/kota. Data harus terintegrasi agar pengambilan kebijakan lebih cepat dan akurat,” kata Luki.

Ia menegaskan, pada 2026 sinergi antar-Diskominfo tidak boleh berhenti pada koordinasi administratif semata.

Kolaborasi, menurut dia, harus berorientasi pada eksekusi program yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah kepulauan dan daerah terpencil.
“Kita tidak lagi berbicara siapa paling hebat. Tapi bagaimana berjalan beriringan dan menghadirkan layanan digital yang setara hingga ke pulau-pulau,” ujarnya.

Dalam arahannya, Luki menekankan empat fokus utama. Pertama, integrasi data dan penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Kedua, pemerataan akses internet untuk menekan wilayah blank spot. Ketiga, penguatan keamanan siber di tengah meningkatnya ancaman digital.

Keempat, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), termasuk generative AI, guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik.

Menurut dia, ancaman siber tidak mengenal batas administratif, sehingga koordinasi manajemen insiden harus diperkuat agar infrastruktur digital tetap aman dan terpercaya.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kepri Hendri Kurniadi menyebut rakor tersebut menjadi forum strategis menyelaraskan kebijakan komunikasi publik, keamanan informasi, hingga penguatan statistik sektoral berbasis konsep Satu Data.

“Diskominfo memiliki peran sentral sebagai motor transformasi digital, pengelola komunikasi publik, serta penjaga keamanan informasi dan persandian,” kata Hendri.

Rakor dihadiri perwakilan Diskominfo kabupaten/kota se-Kepri.

Forum itu juga diisi paparan dari Bappeda Kepri dan sesi diskusi untuk memetakan tantangan di masing-masing daerah, mulai dari keterbatasan infrastruktur hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pemerintah Provinsi Kepri menargetkan penyelenggaraan pemerintahan digital yang lebih terintegrasi pada 2026, sejalan dengan agenda percepatan transformasi digital nasional.

Baca Lainnya

Amsakar Respons Keluhan Wali Murid, Penambahan Ruang Kelas SDN 013 Sekupang Jadi Prioritas

25 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

24 Oktober 2026 - 16:56 WIB

LPTQ Batam Bidik Prestasi Nasional, Firmansyah Tekankan Pembinaan Kafilah

24 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

24 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

23 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Trending di Batam