Resmi Dilantik, Ketua Umum DPP Pemuda LIRA Habibi Mahabbah Tegaskan Komitmen Kawal Program Prioritas Pemerintah Tekanan Anggaran Bayangi Pemerintahan Robinsar, Honor RT/RW Belum Mengalami Kenaikan Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen Gubernur Ansar Tinjau SPPG di Anambas, Pastikan Mutu dan Kualitas Gizi Makanan 3.100 Pelari Siap Ramaikan BTN Kepri MoonRun 2026, Budaya Lokal Jadi Daya Tarik Gubernur Ansar Agendakan Kunker ke Anambas, Tinjau SPPG dan Lokasi Pembangunan Sekolah Rakyat hingga Peresmian Pelantar HDPE

Batam

Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

badge-check


 Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim Perbesar

AskaraNews.com,Batam sebagai kawasan yang berada di jalur pelayaran strategis seperti Selat Malaka kembali menjadi pusat perhatian pelaku industri maritim dunia, di tengah meningkatnya kompetisi global untuk mengamankan posisi dalam rantai pasok internasional.

Memanfaatkan momentum tersebut, Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat diplomasi industri melalui rangkaian engagement intensif dengan pelaku maritim dan logistik Eropa di sela forum Euromaritime 2026 di Marseille, Prancis.

Delegasi yang dipimpin oleh Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis, didampingi Direktur Investasi BP Batam Dendi Gustinandar, Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan BP Batam Benny Syahroni, serta Ketua Kadin Kepulauan Riau, menjalankan pendekatan promosi yang berorientasi pada eksekusi investasi, bukan sekadar pengenalan potensi. Melalui fasilitasi langsung berbasis solusi, BP Batam mendorong dialog investasi bergerak menuju tindak lanjut konkret.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pertemuan bersama Konsul Jenderal Republik Indonesia di Marseille, Dian Kusumaningsih, yang menegaskan dukungan diplomatik terhadap langkah BP Batam dalam memperluas jejaring investasi Indonesia di Eropa.

Dalam pertemuan tersebut, BP Batam memaparkan perkembangan ekonomi Batam, status Free Trade Zone, serta transformasi kawasan menuju platform eksekusi industri maritim yang terintegrasi dengan dinamika perdagangan global.

“Di sela Euromaritime 2026, BP Batam secara aktif melakukan puluhan pertemuan bilateral dengan perusahaan pelayaran global, manufaktur komponen kapal, penyedia teknologi pelabuhan, operator logistik energi, konsultan desain perkapalan, hingga penyedia solusi industri maritim dari berbagai negara Eropa,” ujar Fary Djemy Francis.

Pendekatan ini mencerminkan perubahan strategi BP Batam dari promosi berbasis narasi menuju fasilitasi investasi berbasis penyelesaian konkret hambatan di lapangan.

Salah satu engagement utama dilakukan bersama Ludovic Renou, Senior Vice President Global Commercial Agencies Network CMA CGM, yang membawahi jaringan komersial global perusahaan di lebih dari 180 negara.

Diskusi membahas perkembangan industri dan logistik Batam, penguatan layanan direct call, serta peluang Batam dalam konteks pergeseran pusat pertumbuhan perdagangan menuju Asia. Pihak CMA CGM menyampaikan ketertarikan terhadap perkembangan Batam dan menyatakan rencana untuk mengirimkan delegasi guna melakukan pendalaman peluang secara langsung.

Delegasi BP Batam juga memperluas jejaring melalui pertemuan dengan Chambre de Commerce et d’Industrie Marseille Provence (CCIAMP), membuka ruang kolaborasi dengan ekosistem industri maritim Eropa Selatan. Agenda kemudian berlanjut di Belanda melalui dialog dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia di Belanda (ASPINA), yang menyoroti peran diaspora bisnis sebagai penghubung strategis dalam membuka pipeline investasi lintas negara.

Sebagai bagian dari penguatan diplomasi ekonomi, BP Batam melakukan audiensi dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda, H.E. Laurentius Amrih Jinangkung, yang menyampaikan dukungan terhadap upaya BP Batam dalam meningkatkan engagement dengan investor Eropa dan mendorong percepatan tindak lanjut konkret dari peluang investasi yang telah teridentifikasi.

Rangkaian agenda ditutup dengan kunjungan benchmarking ke Port of Rotterdam Authority, salah satu pelabuhan paling maju di dunia, di mana kedua pihak bertukar pandangan mengenai transformasi pelabuhan modern menjadi ekosistem komersial bernilai tambah tinggi yang terintegrasi dengan sektor industri dan energi.

Port of Rotterdam melihat Batam sebagai kawasan dengan potensi strategis di Selat Malaka, didukung pertumbuhan ekonomi yang kuat dan indikator kepelabuhanan yang menunjukkan tren positif.

Fary Djemy Francis menegaskan bahwa strategi BP Batam kini berfokus pada eksekusi dan kepastian investasi. “Dalam lanskap global yang semakin kompetitif, investor membutuhkan kepastian dan respons cepat. Pendekatan fasilitasi aktif memungkinkan Batam tidak hanya hadir dalam peta investasi global, tetapi menjadi lokasi implementasi nyata,” ujarnya.

Baca Lainnya

Amsakar Achmad Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Kepri 7,52 Persen, Batam Berkontribusi 66,63 Persen

7 November 2026 - 13:00 WIB

Buka Jambore PKK Batam 2026, Amsakar Ajak Kader Perkuat Soliditas dan Pemberdayaan Keluarga

7 November 2026 - 10:59 WIB

Pemko Batam Lindungi Data Pribadi dalam Layanan Publik Digital

7 November 2026 - 10:45 WIB

Pameran Pembangunan Batam, Amsakar Achmad Ajak Generasi Muda Melihat Kilas Balik Pembangunan Batam

7 November 2026 - 10:35 WIB

Amsakar dan Zulkifli Hasan Dorong Pers Profesional, Berintegritas, dan Kontributif bagi Pembangunan

5 November 2026 - 09:53 WIB

Trending di Batam