Menu ✖

Mode Gelap
Dasco: Buruh dan Pengusaha Masih Berbeda Pandangan, DPR Kejar RUU Ketenagakerjaan hingga Oktober ISMI Kepri 2026–2030 Resmi Dikukuhkan, Misni Minta Amanah Dijalankan untuk Kemajuan Daerah Kasus Penipuan Proyek Fiktif Makan Bergizi: Etika Mulia Sari Resmi Ditahan di Padang Minggu Besok, Pemko Tanjungpinang Gelar Operasi Pasar Murah, Ayam Dijual Rp35 Ribu Terima Sertifikat Apresiasi HUT ke-5 AMSI Kepri, Lis Darmansyah Ajak Media Siber Bersinergi Bangun Tanjungpinang Mosi Tidak Percaya Pada Majelis, Hotmartua Cabut Sengketa Informasi Melawan Dispora Tangsel

Nasional

Aneu Nursifah Hadir di Forum Nasional, Sampaikan Pengalaman dan Wejangan Kepemiluan kepada Pelajar

badge-check


 Aneu Nursifah Hadir di Forum Nasional, Sampaikan Pengalaman dan Wejangan Kepemiluan kepada Pelajar Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-Anggota KPU Provinsi Jawa Barat, Aneu Nursifah, hadir dalam forum nasional yang digelar Presidium Pelajar Nasional (PPN) bertajuk “Mengawal RUU Pemilu, Memperkuat Partisipasi Generasi Muda, dan Menatap Demokrasi 2029” di Jakarta, Jumat (25/9/2026).

Dalam forum yang mempertemukan para Sekretaris Jenderal organisasi pelajar tingkat nasional tersebut, Aneu Nursifah membagikan pengalaman dan perspektifnya selama menjalankan tugas sebagai penyelenggara pemilu, khususnya dalam bidang hukum dan pengawasan kepemiluan.

Aneu saat ini merupakan Anggota KPU Provinsi Jawa Barat periode 2024–2028 dan dipercaya sebagai Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan. Dalam sejumlah agenda kelembagaan, ia aktif terlibat dalam penguatan hukum kepemiluan, pengawasan, tata kelola kelembagaan, serta evaluasi penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada.

Di hadapan para pelajar, Aneu tidak hanya berbicara mengenai aspek teknis kepemiluan, tetapi juga memberikan wejangan mengenai pentingnya generasi muda memahami demokrasi secara utuh.

Menurut Aneu, pelajar memiliki posisi penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia. Karena itu, generasi muda perlu mempersiapkan diri dengan pengetahuan, integritas, serta kemampuan membaca berbagai dinamika yang berkembang di ruang publik.

“Generasi muda jangan hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi. Pelajari prosesnya, pahami aturannya, dan yang paling penting, jaga integritas dalam setiap peran yang kita ambil,” ujar Aneu dalam forum tersebut.

Aneu juga mendorong para pelajar untuk membangun budaya literasi dan tidak mudah menerima setiap informasi politik yang beredar tanpa melakukan verifikasi. Menurutnya, kemampuan berpikir kritis menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan demokrasi yang sehat.

Kehadiran Aneu mendapat perhatian dari Presidium Pelajar Nasional. Sekretaris Jenderal PB PII, Atqiya Fadhil Rahman, menyebut pengalaman penyelenggara pemilu seperti Aneu penting untuk didengar langsung oleh generasi muda.

“Bagi kami, pengalaman Teh Aneu sangat berharga. Pelajar bisa melihat secara langsung bagaimana demokrasi dijalankan dari perspektif penyelenggara pemilu. Ada banyak hal yang bisa dipelajari, bukan hanya tentang pemilu, tetapi juga tentang tanggung jawab, integritas dan pengabdian,” ujar Atqiya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PB SEPMI, Reza Firdaus, mengatakan forum tersebut menjadi ruang penting untuk mempertemukan pengalaman kepemiluan dengan perspektif generasi muda.

“Pelajar hari ini adalah bagian dari masa depan demokrasi Indonesia. Karena itu, kami ingin pelajar tidak hanya memahami demokrasi dari buku atau ruang kelas, tetapi juga mendengar langsung pengalaman orang-orang yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu,” ujar Reza.

Menurut Reza, wejangan yang disampaikan Aneu menjadi bekal penting bagi pelajar untuk memandang demokrasi bukan sekadar sebagai momentum politik lima tahunan, melainkan sebagai proses yang membutuhkan pengetahuan, kedewasaan dan tanggung jawab bersama.

Forum nasional tersebut sekaligus menjadi ruang pertukaran gagasan antara organisasi pelajar dan berbagai perspektif mengenai masa depan kepemiluan Indonesia menuju 2029.

Bagi Presidium Pelajar Nasional, dialog antara penyelenggara pemilu dan generasi muda perlu terus dibangun agar pelajar memiliki pemahaman yang lebih utuh mengenai kepemiluan sekaligus terdorong untuk mengambil peran positif dalam kehidupan demokrasi.

Presidium Pelajar Nasional

Jakarta, 25 September 2026

Baca Lainnya

Dasco: Buruh dan Pengusaha Masih Berbeda Pandangan, DPR Kejar RUU Ketenagakerjaan hingga Oktober

26 September 2026 - 19:25 WIB

Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan

25 September 2026 - 14:26 WIB

APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar

25 September 2026 - 11:09 WIB

MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming

25 September 2026 - 08:45 WIB

Yusril Persilahkan Media Cek Belasan Ruang Bak Apartemen di Lapas Cibinong

25 September 2026 - 07:37 WIB

Trending di Nasional