EN-LMND: Wempi Habari Ketua Bidang Hukum dan HAM “Hentikan Ekspansi Bataliyon Teritorial, Jangan Militerisasi Pembangunan dan Rampas Ruang Hidup Rakyat Ketimpangan UMP dan Kebutuhan Hidup Layak, M. Rizky Pratama Korsu Ketenagakerjaan BEM SI Kerakyatan, Desak Kemnaker Evaluasi Kebijakan Pengupahan Nasional LPTQ Batam Bidik Prestasi Nasional, Firmansyah Tekankan Pembinaan Kafilah RESMI LUNCURKAN IFTC TRAINING CENTER IKA FEBM UMRAH, DALAM SEMPENA PELANTIKAN DAN RAKER IKA FEBM UMRAH PERIODE 2026–2030 Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026 Gubernur Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

Tanjungpinang

Warga Diimbau Tidak Menutup Mati Saluran Drainase

badge-check


 Warga Diimbau Tidak Menutup Mati Saluran Drainase Perbesar

Askaranews.com. Tanjungpinang-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang membongkar beton penutup saluran drainase, yang menjadi kendala kegiatan normalisasi saluran drainase di depan kios-kios di Jalan Jatayu, Kelurahan Batu IX, Kamis (17/9). Pembongkaran dilanjutkan dengan pembuatan bak kontrol, yang ditujukan untuk memudahkan pemeriksaan dan sebagai titik akses pembersihan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Tanjungpinang Zulkarnain mengatakan, pembongkaran tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan dan pengaduan warga yang mengeluhkan bau dan genangan air akibat saluran drainase tersumbat. Setelah dilakukan pemeriksaan bersama perangkat kecamatan, kelurahan, pemilik kios, Komunitas Peduli Lingkungan (KPL), dan RT/RW setempat, penutup saluran drainase dibongkar.

“Penutup drainase dari beton menyulitkan pembersihan sedimen, dan pemeriksaan. Secara teknis saluran drainase tidak dapat ditutup, tanpa disertai bak kontrol. Pemilik kios juga bersedia membantu membuat penutup bak kontrol secara mandiri,” kata Zulkarnain.

Genangan air di saluran drainase tersebut juga diketahui disebabkan oleh tingginya elevasi tanah menuju saluran drainase pada jalan utama. Oleh sebab itu, lanjut Zulkarnain, untuk jangka panjang diperlukan kegiatan normalisasi saluran drainase yang lebih besar.

“Air tidak dapat mengalir ke saluran pembuangan utama, hingga air limbah tergenang. Perlu pekerjaan yang lebih besar untuk mendalamkan saluran drainase menuju saluran pembuangan utama. Sudah kita rencanakan, semoga dapat dilaksanakan akhir tahun ini,” tambah Zulkarnain.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto mengimbau, agar masyarakat tidak menutup saluran drainase di depan rumah, warung, kios, toko secara permanen. Teguh minta agar warga yang ingin menutup saluran drainase sebagai jalan keluar masuk pekarangan, tetap menyediakan ruang bagi pembuatan bak kontrol.

“Tujuannya agar kegiatan normalisasi atau pembersihan saluran drainase dapat dilakukan secara berkala. Jika saluran drainase ditutup secara permanen dengan beton, petugas kesulitan melakukan pekerjaan pembersihan. Kondisi seperti banyak kita temui. Tentunya perlu kerja sama, dan dukungan dari masyarakat,” ungkap Teguh. (Red)

Baca Lainnya

Diskominfo Tanjungpinang Dukung Peningkatan Literasi Keuangan Syariah

24 Oktober 2026 - 07:03 WIB

DPPP Tanjungpinang Siapkan Pengembangan Cabai di Lahan 11 Hektare

23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Wawako Raja Ariza: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

23 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Koleksi Perpustakaan Tanjungpinang Jadi Bahan Lomba Resensi Buku

23 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan

23 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Trending di Tanjungpinang