Wonderfood Fest 2026 Dibuka, Dewi Ansar Dorong Kuliner Lokal Jadi Magnet Wisata Kepri Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Menuju Ke Pidie Konferensi Pers Sabu 1,1 TON Suharyanto Gagas SIMAKDARA, Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK DPPP Tanjungpinang Siapkan Pengembangan Cabai di Lahan 11 Hektare Wawako Raja Ariza: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

Sumatera Utara

Menjaga Generasi, Menjemput Masa Depan: KKN Kelompok II UINSU 2026 Gaungkan Gerakan Cegah Stunting di Desa Budaya Lingga

badge-check


 Menjaga Generasi, Menjemput Masa Depan: KKN Kelompok II UINSU 2026 Gaungkan Gerakan Cegah Stunting di Desa Budaya Lingga Perbesar

Askaranews.com. Karo-Menjaga kesehatan anak sejak dini menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan generasi yang sehat dan berkualitas. Hal tersebut menjadi perhatian mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok II UINSU 2026 melalui kegiatan edukasi pencegahan stunting yang dilaksanakan di Jambur Bawah, Desa Budaya Lingga, pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Posyandu tersebut dihadiri oleh masyarakat Desa Budaya Lingga bersama para balita. Kehadiran masyarakat dan balita menjadi bagian penting dalam kegiatan ini karena edukasi mengenai stunting tidak hanya ditujukan kepada tenaga kesehatan, tetapi juga kepada keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Mengusung tema “Stunting Bukan Hanya Soal Tinggi Badan, tapi tentang Masa Depan dan Kualitas Hidup Anak”, mahasiswa KKN Kelompok II UINSU berupaya mengajak masyarakat untuk melihat stunting secara lebih luas. Stunting bukan sekadar persoalan tinggi badan yang tidak sesuai dengan usia, tetapi juga berkaitan dengan pertumbuhan, perkembangan, kesehatan, kemampuan belajar, serta kualitas hidup anak dalam jangka panjang.

Edukasi dalam kegiatan tersebut menghadirkan Bidan Desa Budaya Lingga sebagai narasumber. Informasi yang disampaikan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya melakukan pencegahan stunting sejak dini serta memperhatikan berbagai aspek yang mendukung tumbuh kembang anak.

Dalam penyampaian materi, masyarakat diajak untuk lebih peduli terhadap kebutuhan anak, khususnya dalam pemenuhan gizi, pola asuh, kebersihan lingkungan, serta pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak secara rutin melalui Posyandu. Dengan pemantauan yang dilakukan secara berkala, kondisi pertumbuhan anak dapat diketahui lebih awal sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan dengan tepat.

Kegiatan edukasi tersebut dipandu oleh Aprilia Eka Putri sebagai moderator. Moderator mengarahkan jalannya kegiatan sekaligus membantu membangun komunikasi antara narasumber dan masyarakat, sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan lebih mudah dan suasana kegiatan berlangsung interaktif.

Selain memperoleh edukasi, kehadiran para balita dalam kegiatan Posyandu juga menjadi momentum bagi orang tua untuk semakin memperhatikan kondisi tumbuh kembang anak. Posyandu tidak hanya menjadi tempat untuk melakukan pemantauan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi dan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan anak.

Mahasiswa KKN Kelompok II UINSU turut berperan dalam mendampingi jalannya kegiatan. Keterlibatan mahasiswa menjadi bentuk kontribusi dalam mendukung upaya peningkatan kesadaran kesehatan masyarakat Desa Budaya Lingga, khususnya dalam persoalan yang berkaitan dengan pencegahan stunting.

Bagi mahasiswa KKN, kegiatan ini bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan menjadi kesempatan untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan mereka, serta ikut membangun kesadaran mengenai pentingnya investasi kesehatan sejak masa kanak-kanak.

Pencegahan stunting sendiri membutuhkan perhatian dan keterlibatan bersama. Keluarga memiliki peran penting dalam memberikan asupan dan pola asuh yang baik, sementara tenaga kesehatan berperan memberikan pendampingan dan pemantauan. Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Kelompok II UINSU 2026 berharap masyarakat Desa Budaya Lingga semakin memahami bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh sehat, berkembang secara optimal, dan mendapatkan kesempatan untuk memiliki masa depan yang berkualitas.

Sebab, menjaga generasi hari ini berarti sedang menjemput masa depan desa di kemudian hari. Pencegahan stunting bukan hanya tentang angka pada pengukuran tinggi dan berat badan, tetapi tentang memastikan anak-anak Desa Budaya Lingga dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, aktif, dan berkualitas.

Baca Lainnya

Bupati Dairi Rencanakan Perluasan RSUD Sidikalang

3 Oktober 2026 - 16:24 WIB

PD PII Kabupaten Langkat Bentuk Kepengurusan Periode 2026–2027, Haikal Juanda Terpilih sebagai Ketua Umum.

22 September 2026 - 08:19 WIB

Gelorakan Semangat Keteladanan Rasulullah, KKN Kelompok II UINSU 2026 Semarakkan Maulid Nabi di Desa Budaya Lingga, Tebarkan Dakwah dan Kepedulian bagi Yatim, Piatu, serta Kaum Dhuafa.

15 September 2026 - 02:10 WIB

Mahasiswa/i KKN Kelompok II UINSU Dorong UMKM Desa Budaya Lingga Naik Kelas melalui QRIS dan Rebranding Terong “Bre Tepu”

15 September 2026 - 02:05 WIB

Dari Tunai Ke Digital, KKN Desa Dewi Sri Dampingi UMKM Desa Dewi Sri Gunakan Qris

10 September 2026 - 09:31 WIB

Trending di Sumatera Utara