Wonderfood Fest 2026 Dibuka, Dewi Ansar Dorong Kuliner Lokal Jadi Magnet Wisata Kepri Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Menuju Ke Pidie Konferensi Pers Sabu 1,1 TON Suharyanto Gagas SIMAKDARA, Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK DPPP Tanjungpinang Siapkan Pengembangan Cabai di Lahan 11 Hektare Wawako Raja Ariza: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

Jawa Barat

Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan

badge-check


 Wamendagri Bima Arya: Karakter dan Kecerdasan Intelektual Harus Berjalan Beriringan Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menekankan pentingnya penguatan adab, karakter, dan keimanan bagi generasi Z di tengah pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, kecerdasan intelektual dan penguasaan sains harus berjalan beriringan dengan nilai-nilai moral agar generasi muda mampu menjadi pemimpin yang bijaksana dan berintegritas.

“Yang perlu dititipkan kepada Gen-Z hari ini, kepada calon pemimpin masa depan adalah dua hal: pertama adalah kompetensi atau sains atau ilmu, dan kedua adalah karakter dan wisdom. Tentu kita semua sepakat bahwa karakter atau wisdom di atas semua, adab di atas ilmu,” ujar Bima dalam Opening Speech Musyawarah Kerja Nasional I Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) di Aula Gedung Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (12/9/2026).

Bima mengingatkan, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa fondasi moral dapat membuat seseorang kehilangan arah. Karena itu, generasi muda yang menjadi bagian besar dari kelompok usia produktif perlu membangun keseimbangan antara kompetensi keilmuan, karakter, dan kedalaman spiritual.

Ia juga mendorong Pemuda PERSIS untuk mampu menerjemahkan nilai-nilai dakwah ke dalam kontribusi nyata bagi masyarakat, termasuk dalam memperkuat kualitas pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurut Bima, lingkungan pergaulan memiliki peran penting dalam membentuk karakter sekaligus menentukan arah kepemimpinan seseorang. Karena itu, ia mengingatkan para kader muda agar menjaga lingkaran pertemanan dan memastikan orang-orang terdekat mereka memiliki nilai serta kredibilitas yang baik.

Selain penguatan karakter, Bima menyoroti tantangan Indonesia untuk bertransformasi menjadi negara berpendapatan tinggi. Ia mengungkapkan, berdasarkan data Bank Dunia, hanya 34 dari 142 negara berpendapatan menengah yang berhasil bertransformasi menjadi negara berpendapatan tinggi sejak 1990-an. Sementara itu, data SUPAS 2025 menunjukkan bahwa generasi Z dan milenial secara gabungan mencakup hampir 50 persen dari total populasi Indonesia.

Menurutnya, besarnya populasi generasi muda tersebut merupakan peluang sekaligus tantangan yang harus dikelola secara tepat. Terlebih, periode bonus demografi tidak berlangsung selamanya dan waktunya dapat berbeda di setiap daerah. Karena itu, generasi muda perlu memanfaatkan momentum tersebut dengan terus meningkatkan kapasitas sekaligus membangun jejaring dengan lingkungan yang dapat mendukung kepemimpinan mereka di masa depan.

“Stay in orbit. Bercita-cita menjadi pemimpin besar, tetap stay di orbit para pemimpin, jangan keluar dari orbit ini karena di situlah Anda akan dibesarkan oleh sesama pemimpin,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum PP PERSIS Jeje Zaenudin, Ketua Dewan Hisbah PP PERSIS Zae Nandang, serta Ketua Umum PP Pemuda PERSIS Hilman Rasyid (Red)

Baca Lainnya

PW PII Kalbar Bersama PD PII Pontianak Audiensi dengan Disporapar, Dorong Pengembangan Potensi dan Kepemimpinan Pemuda Pelajar

21 Oktober 2026 - 07:05 WIB

Bukan Sekadar Persoalan Satu Pasien, Kasus Infus Balita di Karawang Jadi Momentum Pembenahan Pelayanan Kesehatan

2 Oktober 2026 - 08:47 WIB

Dinkes Karawang Diminta Beri sangsi terhadap R.S Permata Keluarga Kasus Dugaan Kelalaian Pelayanan Anak

2 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Perlindungan Pasien Anak Jadi Sorotan, Keluarga Pertanyakan Prosedur Pemasangan Infus di RS Permata Keluarga

2 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Dugaan Kelalaian Pelayanan Medis, Advokat Romadhoni Kaji Laporan Pidana dan Gugatan Perdata terhadap Rumah Sakit

2 Oktober 2026 - 08:31 WIB

Trending di Jawa Barat