Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca EN-LMND: Wempi Habari Ketua Bidang Hukum dan HAM “Hentikan Ekspansi Bataliyon Teritorial, Jangan Militerisasi Pembangunan dan Rampas Ruang Hidup Rakyat Ketimpangan UMP dan Kebutuhan Hidup Layak, M. Rizky Pratama Korsu Ketenagakerjaan BEM SI Kerakyatan, Desak Kemnaker Evaluasi Kebijakan Pengupahan Nasional LPTQ Batam Bidik Prestasi Nasional, Firmansyah Tekankan Pembinaan Kafilah RESMI LUNCURKAN IFTC TRAINING CENTER IKA FEBM UMRAH, DALAM SEMPENA PELANTIKAN DAN RAKER IKA FEBM UMRAH PERIODE 2026–2030 Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Kepulauan Riau

Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

badge-check


 Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026). Perbesar

Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026).

Askaranews.com. Dompak- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mendorong Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mempercepat penemuan kasus tuberkulosis (TBC) sekaligus memperkuat upaya pencegahan penularan penyakit tersebut.

Langkah ini dinilai penting karena tantangan utama penanganan TBC di Indonesia saat ini bukan lagi pada keberhasilan pengobatan, melainkan masih banyaknya kasus yang belum ditemukan dan belum mendapatkan penanganan.

Hal tersebut disampaikan Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus saat menjadi keynote speaker sekaligus memberikan pengarahan dalam kegiatan Sinergi Arah Kebijakan Kementerian Kesehatan dengan Pembangunan Kesehatan dan Upaya Percepatan Pelaksanaan Program Prioritas, Cek Kesehatan Gratis di Provinsi Kepulauan Riau, di Balairung Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Jumat (11/9/2026).

Benjamin mengatakan, pemberantasan TBC merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Tingginya kasus TBC di Indonesia masih menjadi tantangan karena terdapat masyarakat yang telah terinfeksi, namun belum teridentifikasi dan belum memperoleh pengobatan.

“Persoalan kita bukan lagi bagaimana mengobati pasien TBC, karena tingkat keberhasilan pengobatannya sudah sangat baik. Tantangan kita adalah menemukan kasus dan mencegah orang yang kontak erat agar tidak ikut sakit,” ujarnya.

Wamenkes RI Benjamin Paulus Octavianus berbincang dengan Gubernur Kepri Ansar Ahmad.

Menurut Benjamin, penemuan kasus harus dilakukan secara aktif dengan melibatkan berbagai unsur, mulai dari kader kesehatan, camat, lurah, pemerintah daerah hingga masyarakat. Kontak erat pasien TBC juga perlu diperiksa untuk memastikan kemungkinan terjadinya penularan.

Mereka yang memenuhi kriteria, lanjutnya, akan mendapatkan Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) untuk mencegah infeksi berkembang menjadi penyakit TBC.

Khusus di Kepri, tantangan penemuan kasus menjadi lebih kompleks karena karakteristik wilayah kepulauan. Dari perkiraan sekitar 13 ribu kasus TBC, baru sekitar 6.000 hingga 7.000 kasus yang berhasil ditemukan.

Namun, setelah pasien teridentifikasi, tingkat keberhasilan pengobatan TBC di Kepri tergolong tinggi, yakni mencapai sekitar 95 persen.

“Jadi kita relatif baik dalam mengobati, tetapi masih kurang dalam menemukan kasus dan melakukan pencegahan,” kata Benjamin.

Karena itu, strategi penanganan TBC di Kepri akan diarahkan pada peningkatan pemeriksaan kontak erat, pemberian TPT, penguatan peran kader kesehatan, serta pembentukan dan pengembangan Desa/Kelurahan Siaga TBC.

Kemenkes Siapkan 10 Unit X-Ray

Sebagai bagian dari penguatan penemuan kasus, Kemenkes RI berencana memberikan 10 unit alat X-ray kepada Provinsi Kepri. Peralatan tersebut ditargetkan dapat diserahkan pada bulan depan.

Selain dukungan peralatan, pemerintah juga menyiapkan pembiayaan untuk kegiatan pemeriksaan, termasuk dukungan bagi tenaga kesehatan, radiografer, dokter dan kader yang terlibat dalam program penanggulangan TBC.

Secara nasional, pemerintah juga menargetkan pemerataan fasilitas pemeriksaan melalui penyediaan alat X-ray di puskesmas, termasuk dukungan tenaga radiografer serta peremajaan fasilitas kesehatan yang sudah berusia tua.

Benjamin menegaskan, keberhasilan program penanggulangan TBC membutuhkan keterlibatan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat. Penanganan tidak cukup dilakukan ketika seseorang sudah sakit, tetapi harus diperkuat melalui deteksi dini dan pencegahan. (Red)

Baca Lainnya

RESMI LUNCURKAN IFTC TRAINING CENTER IKA FEBM UMRAH, DALAM SEMPENA PELANTIKAN DAN RAKER IKA FEBM UMRAH PERIODE 2026–2030

24 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gubernur Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

24 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Wonderfood Fest 2026 Dibuka, Dewi Ansar Dorong Kuliner Lokal Jadi Magnet Wisata Kepri

23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Menuju Ke Pidie Konferensi Pers Sabu 1,1 TON

23 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Suharyanto Gagas SIMAKDARA, Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri

23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Trending di Kepulauan Riau