Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca EN-LMND: Wempi Habari Ketua Bidang Hukum dan HAM “Hentikan Ekspansi Bataliyon Teritorial, Jangan Militerisasi Pembangunan dan Rampas Ruang Hidup Rakyat Ketimpangan UMP dan Kebutuhan Hidup Layak, M. Rizky Pratama Korsu Ketenagakerjaan BEM SI Kerakyatan, Desak Kemnaker Evaluasi Kebijakan Pengupahan Nasional LPTQ Batam Bidik Prestasi Nasional, Firmansyah Tekankan Pembinaan Kafilah RESMI LUNCURKAN IFTC TRAINING CENTER IKA FEBM UMRAH, DALAM SEMPENA PELANTIKAN DAN RAKER IKA FEBM UMRAH PERIODE 2026–2030 Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

Kepulauan Riau

Labkesmas Kepri, Infrastruktur Kesehatan untuk Memperkuat Kewaspadaan Penyakit di Daerah Kepulauan

badge-check


 Sekdaprov Kepri, Misni, dalam kegiatan diversifikasi Kemdagri dalam verifikasi faktual UPTD Labkesmas Kepri, Selasa (8/9/2026) pagi. Perbesar

Sekdaprov Kepri, Misni, dalam kegiatan diversifikasi Kemdagri dalam verifikasi faktual UPTD Labkesmas Kepri, Selasa (8/9/2026) pagi.

Askaranews.com. Dompak-Bagi Provinsi Kepulauan Riau, pelayanan kesehatan tidak hanya berbicara mengenai ketersediaan fasilitas dan tenaga medis, namun juga menuntut kemampuan pemerintah dalam mendeteksi berbagai potensi gangguan kesehatan sejak dini.

Dalam konteks tersebut, keberadaan UPTD Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Provinsi Kepulauan Riau memiliki peran strategis, terlebih Kepri yang terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan.

Fasilitas yang berada di Dompak, Kecamatan Bukit Bestari, Tanjungpinang, tersebut diarahkan untuk memperkuat sistem surveilans kesehatan masyarakat di daerah.

Penguatan fungsi tersebut menjadi salah satu bagian yang diverifikasi Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dalam Verifikasi Faktual UPTD Labkesmas Kepri, Selasa (8/9/2026) pagi.

Proses verifikasi dilakukan secara daring melalui Zoom dan dipandu oleh Eko Wulandaru dari Direktorat Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah, Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, selaku Kepala Subdirektorat Wilayah II.

Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau Misni hadir dalam kegiatan tersebut didampingi Plt Asisten Administrasi Umum Kepri Venni Meitaria Detiawati, Kepala Biro Organisasi Syakyakirti, Kepala BKD Yeni Trisia Isabella dan Sekretaris Dinas Kesehatan Yosi Susanti.

Labkesmas tersebut dibangun pada 2025 dengan pagu anggaran Rp18 miliar yang bersumber dari APBN Kementerian Kesehatan RI. Kehadirannya memberikan tambahan kapasitas bagi daerah dalam melakukan pemeriksaan yang berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat.

Fungsinya tidak hanya untuk melakukan pemeriksaan sampel kesehatan. Labkesmas juga disiapkan sebagai pusat rujukan regional untuk pemeriksaan kesehatan lingkungan di pulau-pulau, mendukung kewaspadaan dini terhadap Kejadian Luar Biasa (KLB), serta memantau parameter kesehatan daerah secara berkala.

Fasilitas pemeriksaan air, keamanan pangan dan deteksi dini penyakit menular menjadi bagian penting dari fungsi tersebut. Dengan demikian, informasi yang dihasilkan laboratorium dapat menjadi salah satu dasar dalam melihat kondisi kesehatan masyarakat dan lingkungan secara lebih menyeluruh.

Misni mengatakan keberadaan Labkesmas akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan laboratorium kesehatan.

“Kehadiran labkesmas ini akan memudahkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pelayanan laboratorium kesehatan yang bermutu dan terjangkau,” jelasnya.

Menurut Misni, pemeriksaan laboratorium juga memiliki kaitan erat dengan upaya pencegahan penyakit. Kondisi lingkungan dan keamanan pangan, misalnya, dapat menjadi faktor yang memengaruhi kesehatan masyarakat.

Karena itu, pemeriksaan kualitas air bersih, limbah, tanah, udara hingga kandungan produk makanan menjadi bagian dari fungsi yang dapat dilakukan Labkesmas.

“Karena tujuan utama laboratorium ini ialah untuk menunjang upaya pencegahan penyakit dan peningkatan kesehatan di lingkungan masyarakat,” paparnya.

Verifikasi faktual yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri ini menjadi bagian dari proses untuk memastikan kesiapan kelembagaan dan operasional fasilitas tersebut dalam menjalankan fungsi pelayanan kesehatan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau. (Red)

Baca Lainnya

RESMI LUNCURKAN IFTC TRAINING CENTER IKA FEBM UMRAH, DALAM SEMPENA PELANTIKAN DAN RAKER IKA FEBM UMRAH PERIODE 2026–2030

24 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Gubernur Ansar Ahmad Terima Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

24 Oktober 2026 - 07:24 WIB

Wonderfood Fest 2026 Dibuka, Dewi Ansar Dorong Kuliner Lokal Jadi Magnet Wisata Kepri

23 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Menuju Ke Pidie Konferensi Pers Sabu 1,1 TON

23 Oktober 2026 - 18:30 WIB

Suharyanto Gagas SIMAKDARA, Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri

23 Oktober 2026 - 17:50 WIB

Trending di Kepulauan Riau