Selat Lampa Resmi Dapat Kode Pelabuhan Internasional, Bupati Cen Rangkul Pengusaha Ekspor Impor Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca EN-LMND: Wempi Habari Ketua Bidang Hukum dan HAM “Hentikan Ekspansi Bataliyon Teritorial, Jangan Militerisasi Pembangunan dan Rampas Ruang Hidup Rakyat Ketimpangan UMP dan Kebutuhan Hidup Layak, M. Rizky Pratama Korsu Ketenagakerjaan BEM SI Kerakyatan, Desak Kemnaker Evaluasi Kebijakan Pengupahan Nasional LPTQ Batam Bidik Prestasi Nasional, Firmansyah Tekankan Pembinaan Kafilah RESMI LUNCURKAN IFTC TRAINING CENTER IKA FEBM UMRAH, DALAM SEMPENA PELANTIKAN DAN RAKER IKA FEBM UMRAH PERIODE 2026–2030

Batam

Akibat Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Batam-Jakarta, 2.000 Penumpang Terdampak

badge-check


 Akibat Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Batam-Jakarta, 2.000 Penumpang Terdampak Perbesar

Askaranews.com. Batam-Ribuan calon penumpang di Bandara Internasional Hang Nadim Batam harus menunda perjalanan ke Jakarta, Minggu (6/9/2026). Sekitar 2.000 penumpang terdampak setelah sejumlah penerbangan rute Batam-Jakarta dibatalkan akibat terganggunya operasional Bandara Soekarno-Hatta.

Hingga Minggu siang, sekitar 10 penerbangan menuju Jakarta dari Hang Nadim tercatat batal. Gangguan tersebut terjadi setelah aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau memengaruhi operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta.

Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam (BIB) Annang Setia Budhi mengatakan jumlah penerbangan yang terdampak secara keseluruhan mencapai sekitar 17 penerbangan, baik kedatangan maupun keberangkatan.

“Sekitar 2.000 orang tidak jadi berangkat. Total kita itu sekitar 15 penerbangan ke Jakarta, tadi yang sudah cancel sekitar 10 penerbangan,” kata Annang, Minggu (6/9).

Sejumlah maskapai ikut terdampak, di antaranya Garuda Indonesia, Citilink, Batik Air, dan Lion Air. Penerbangan yang terganggu kemudian disesuaikan oleh masing-masing maskapai, baik melalui pembatalan maupun penjadwalan ulang.

Menurut Annang, kondisi tersebut berkaitan dengan penghentian sementara operasional di Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat dari Jakarta yang seharusnya menuju Batam tidak dapat beroperasi normal sehingga penerbangan dari Batam ke Jakarta ikut terdampak.

Penutupan sementara Bandara Soekarno-Hatta diperkirakan berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Namun, dampaknya terhadap penerbangan di Hang Nadim masih dapat berlanjut hingga malam.

“Bukan tidak mungkin akan ada penambahan pembatalan penerbangan. Penerbangan hingga malam hari bisa saja terdampak,” ujarnya.

PT BIB sejak pagi telah meminta calon penumpang berkoordinasi dengan maskapai sebelum datang ke bandara. Hal itu karena perubahan jadwal masih mungkin terjadi mengikuti perkembangan operasional di Bandara Soekarno-Hatta.

“Kami sudah mengimbau sejak pagi. Karena ada erupsi Gunung Anak Krakatau, kami langsung mengimbau masyarakat untuk berkoordinasi dengan airline,” kata Annang.

Meski rute Jakarta terganggu, Annang memastikan penerbangan dengan tujuan lain masih berjalan. Sejumlah rute domestik dan internasional dari Hang Nadim disebut tetap beroperasi normal.

“Kalau untuk selain Jakarta, seperti domestik dan internasional, itu masih lancar dan berjalan,” ujarnya.

Ia kembali mengingatkan penumpang untuk tidak hanya mengacu pada jadwal penerbangan awal. Status penerbangan perlu dikonfirmasi langsung kepada maskapai masing-masing sebelum berangkat menuju Hang Nadim.

“Mohon kepada penumpang selalu berkoordinasi dengan maskapai untuk memastikan,” pungkasnya. (Red)

Baca Lainnya

Jaga Ketersediaan Air Baku Batam, BP Batam Siapkan Operasi Modifikasi Cuaca

24 Oktober 2026 - 16:56 WIB

LPTQ Batam Bidik Prestasi Nasional, Firmansyah Tekankan Pembinaan Kafilah

24 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Amsakar Raih Penghargaan Wali Kota Pendukung Zakat Terbaik 2026

24 Oktober 2026 - 08:58 WIB

Hari Santri Nasional 2026, Tekankan Peran Santri Menuju Indonesia Emas

23 Oktober 2026 - 10:39 WIB

Iman Sutiawan: Kritik Blackout Boleh, Jangan Sampai Jadi Bumerang bagi Batam

21 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Trending di Batam