Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Abah Elang Desak DPR Sikapi Posisi Wapres

Nasional

Perusahaan China Tanam Rp 4 T, Bangun Industri Pendukung Otomotif

badge-check


 Perusahaan China Tanam Rp 4 T, Bangun Industri Pendukung Otomotif Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-Perusahaan asal China, PT Yosun Tire and Rubber Indonesia menyatakan akan investasi senilai Rp4 triliun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis, Batang Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Komitmen tersebut dinyatakan untuk mengembangkan industri yang mendukung ekosistem otomotif di kawasan. Kerja sama ini nantinya akan mencakup rencana pengembangan industri di atas lahan sekitar 40 hektare, dengan potensi penyerapan sekitar 4.000 tenaga kerja.

Investasi Yosun juga berorientasi pada pasar ekspor dan fasilitas yang dikembangkan di KEK Industropolis Batang direncanakan menjadi headquarters perusahaan di Indonesia.

Potensi Industri
General Manager PT Yosun Tire and Rubber Indonesia, Weng Jisheng, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis dalam pengembangan bisnis perusahaan.

“Indonesia memiliki potensi yang besar dan posisi yang penting dalam pengembangan bisnis kami. Kami melihat KEK Industropolis Batang memiliki lokasi yang strategis serta ekosistem industri yang terus berkembang. Kami percaya Batang dapat menjadi basis yang tepat untuk mendukung pengembangan bisnis kami, termasuk untuk pasar ekspor,” ujar Mr. Weng dilansir cnbcindonesia.com Senin, 31 Agustus 2026.

Rencana pengembangan Yosun perusahaan kakap China ini juga memperlihatkan orientasi jangka panjang perusahaan dalam membangun basis bisnis di Indonesia. Kehadiran investasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat rantai pasok otomotif, tetapi juga menciptakan efek berganda melalui penyerapan tenaga kerja dan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

Permudah Izin
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan pemerintah daerah terus mendorong terciptanya iklim investasi yang memberikan kemudahan dan kepastian bagi dunia usaha.

“Tugas kami adalah mempermudah izin, menyiapkan lahan, menjaga keamanan, serta menjamin kepastian agar pertumbuhan ekonomi dan bisnis berkembang di Jawa Tengah,” ujarnya.

Menurut Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, investasi yang masuk diharapkan memberikan manfaat yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja, penguatan rantai pasok, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga terbukanya peluang kemitraan bagi pelaku usaha lokal. (*)

Baca Lainnya

MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Abah Elang Desak DPR Sikapi Posisi Wapres

31 Oktober 2026 - 15:10 WIB

PB PII Tekankan Perlindungan Anak dan Profesionalitas Aparat dalam Kasus Sukoharjo

30 Oktober 2026 - 15:57 WIB

MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

30 Oktober 2026 - 14:16 WIB

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital

30 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Logo HUT IPA ke-73 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Meneguhkan Cita Mulia Pelajar Al Washliyah untuk Kemajuan Bangsa”

30 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Trending di Nasional