Menu

Mode Gelap
Beri Pembekalan, Wali Kota Lis Titip Empat Pesan untuk 56 Capaska Tanjungpinang Erlita Amsakar Pimpin LASQI-NJ Batam Periode 2026-2031 Ekonomi Tanjungpinang Tumbuh 5,23 Persen pada Triwulan I 2026 305 ASN Pemko Terima Satyalancana, Wako Lis: Ukuran Pengabdian Bukan Masa Kerja, tapi Kebaikan yang Ditinggalkan Mahasiswa KKN UIN Raden Fatah Palembang Kunjungi Pos UKK Serat Nanas Pangkul, Pelajari Inovasi Pengolahan Serat Daun Nanas Kepri Raih Predikat Kinerja Penuh, Perkuat Peran Mentor Pengadaan di Wilayah Perbatasan

Tanjungpinang

Beri Pembekalan, Wali Kota Lis Titip Empat Pesan untuk 56 Capaska Tanjungpinang

badge-check


 Beri Pembekalan, Wali Kota Lis Titip Empat Pesan untuk 56 Capaska Tanjungpinang Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengingatkan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) 2026 bahwa tugas mereka tidak berakhir setelah mengibarkan Merah Putih. Status sebagai Paskibraka membawa tanggung jawab dan nama baik yang tetap melekat setelah mereka purna.

Pesan itu disampaikan Lis saat memberikan pembekalan bertema “Pancasila Ideologi Bangsa Indonesia” kepada 56 calon Paskibraka Kota Tanjungpinang di Hotel Alltrue Tanjungpinang, Selasa (11/8/2026) malam.

Lis mengatakan para peserta tidak dipilih hanya karena mampu berjalan tegap, memberi hormat atau menjalankan tugas upacara. Mereka dipilih karena memiliki kemampuan, disiplin, tanggung jawab, ketahanan mental dan semangat kebangsaan.

“Kalian bukan hanya sekadar pengibar Merah Putih. Kalian anak-anak bangsa pilihan karena memiliki kemampuan, disiplin, tanggung jawab, ketahanan mental dan semangat kebangsaan,” ujarnya.

Menurut Lis, saat berdiri di hadapan Merah Putih, para Paskibraka tidak hanya membawa nama sendiri. Ada nama orang tua, keluarga, sekolah, Kota Tanjungpinang hingga Provinsi Kepulauan Riau yang ikut mereka bawa.

Karena itu, status sebagai Paskibraka tidak berhenti setelah tugas pengibaran selesai. Sikap dan perilaku setelah purna tetap menjadi bagian dari tanggung jawab karena apa yang dilakukan dapat ikut membawa nama orang-orang dan lingkungan yang pernah membina mereka.

“Jangan menganggap tugas ini sebagai seremoni atau tugas tahunan. Ini adalah kehormatan, tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan kepada kalian,” tuturnya.

Lis menitipkan empat pesan kepada calon Paskibraka, yakni menjaga persatuan, menjadi teladan, menjaga disiplin dan nama baik.

“Paskib adalah karakter seumur hidup. Setelah purna, kalian harus membawa karakter yang sudah ditanamkan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan, bentuk perjuangan generasi muda saat ini berbeda dengan perjuangan para pahlawan. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan senjata dan pengorbanan jiwa, kini tantangannya hadir dalam berbagai persoalan, seperti kemiskinan, ketertinggalan, narkoba, intoleransi, radikalisme, korupsi, hoaks, disinformasi, pengangguran hingga kerusakan lingkungan.

Persoalan tersebut, menurut Lis, harus dihadapi dengan ilmu, disiplin, karakter, kreativitas, teknologi dan prestasi.

“Jangan pernah merasa perjuangan telah selesai. Kemerdekaan memang telah diraih, tetapi Indonesia masih harus terus diperjuangkan,” tambahnya.

Pembekalan tersebut membahas Pancasila sebagai ideologi dan falsafah bangsa, perjalanan Pancasila dalam sejarah Indonesia, nilai dan fungsi Pancasila serta makna Merah Putih bagi Paskibraka.

“Merah putih di dada, bakti sepanjang hidup. Itu falsafah yang harus tertanam di dalam seorang anggota Paskibraka,” ujar Lis.

Pengalaman menjadi Paskibraka merupakan bagian dari sejarah yang akan dibawa peserta dalam kehidupan setelah purna. Nilai-nilai yang ditanamkan selama pembinaan diharapkan tetap menjadi bagian dari karakter mereka.

“Kalian mengukir sejarah. Paling tidak, bakti kalian kepada bangsa saat mengibarkan Sang Merah Putih tetap hidup. Kalian adalah bagian dari sejarah Kota Tanjungpinang,” tutup Lis

Sumber: MC TPI
Editor   : Redaksi

Baca Lainnya

Ekonomi Tanjungpinang Tumbuh 5,23 Persen pada Triwulan I 2026

11 Agustus 2026 - 19:13 WIB

305 ASN Pemko Terima Satyalancana, Wako Lis: Ukuran Pengabdian Bukan Masa Kerja, tapi Kebaikan yang Ditinggalkan

11 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Pemko Tanjungpinang dan UTM Perkuat Kerja Sama, Buka Ruang Kolaborasi dan Inovasi

10 Agustus 2026 - 14:35 WIB

Pastikan Takaran Tepat dan Adil, Disdagin Tanjungpinang Tera Ulang Timbangan Pedagang di Bintan Center

10 Agustus 2026 - 14:31 WIB

56 Capaska Tanjungpinang Jalani Diklat, Wali Kota Lis: Jaga Disiplin dan Solidaritas

10 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Trending di Tanjungpinang