Askaranews.com. Jakarta-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI Jakarta mendukung langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka rute TransJakarta menuju wilayah Kepulauan Seribu.
Dukungan tersebut disampaikan Ketua DPD I KNPI DKI Jakarta, Ferawati, S.T., S.H., pada Minggu (9/8). Menurutnya, perluasan akses transportasi publik merupakan langkah penting untuk meningkatkan konektivitas masyarakat Kepulauan Seribu dengan wilayah Jakarta lainnya.
“Kami mendukung langkah Pemprov DKI Jakarta membuka akses transportasi publik menuju Kepulauan Seribu. Ini merupakan langkah positif untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan pelayanan transportasi bagi masyarakat,” kata Ferawati.
Menurut Ferawati, masyarakat Kepulauan Seribu memiliki hak yang sama dalam memperoleh akses terhadap pelayanan publik, termasuk transportasi yang aman, nyaman, terjangkau, dan mudah diakses.
Ia menilai kehadiran layanan transportasi yang terintegrasi juga dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha, sektor pariwisata, serta mobilitas warga Kepulauan Seribu.
“Jangan sampai masyarakat di wilayah kepulauan merasa menjadi bagian yang terpisah dari Jakarta. Konektivitas transportasi harus menjadi jembatan untuk menghadirkan pemerataan pembangunan dan pelayanan publik,” ujarnya.
Ferawati berharap rencana tersebut tidak hanya berorientasi pada pembukaan rute, tetapi juga memperhatikan integrasi dengan moda transportasi laut yang selama ini menjadi sarana utama masyarakat menuju Kepulauan Seribu.
“Yang terpenting adalah bagaimana layanan ini nantinya benar-benar terintegrasi dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Aspek keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan, serta kebutuhan warga harus menjadi perhatian,” katanya.
KNPI DKI Jakarta, lanjut Ferawati, siap mendukung kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan memperkuat konektivitas antarkawasan.
“Kami berharap langkah ini menjadi bagian dari komitmen menjadikan Jakarta sebagai kota yang inklusif, di mana seluruh masyarakat, termasuk warga Kepulauan Seribu, mendapatkan akses pelayanan publik yang setara,” pungkasnya. (Red)























