Askaranews.com. Batam, 1 Juli 2026 – Delapan dekade. Bukan angka biasa. Delapan dekade Polri menempa jati dirinya dalam api pengabdian, diuji badai zaman, namun tak pernah goyah dari sumpah setianya kepada rakyat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Laskar Melayu Bersatu Kepulauan Riau Kota Batam, sebagai anak jati Melayu di tanah Segantang Lada, berdiri dengan dada tegak hari ini. Kami menatap lurus sejarah panjang Bhayangkara. Kami lihat pengorbanan, keringat, dan pengabdian tanpa batas yang kalian curahkan. Terlebih di Kota Batam – pintu gerbang NKRI, wilayah perbatasan dengan denyut ekonomi dan tantangan keamanan berlapis – hadirnya Polri presisi menjadi harga mati.
Polri bukan hanya penjaga hukum. Polri adalah sahabat masyarakat, pelindung yang tak kenal lelah, pengayom yang hadir saat gelap mencekam. Di usia ke-80 ini, LMB Kepri Kota Batam melihat Bhayangkara semakin humanis, semakin dicintai, dan semakin disegani wibawanya.
“Untuk Bhayangkara ke-80, kami ucapkan dengan hati: Dirgahayu! Teruslah presisi dalam bertindak, teruslah berhati nurani dalam mengayomi. Selama tongkat komando masih di tangan Bhayangkara yang berintegritas, maka LMB Kepri Kota Batam berikrar: Kami di sampingmu. Menjaga marwah Melayu, menjaga marwah NKRI, bahu membahu sampai titik darah penghabisan. Karena Batam aman, Kepri berdaulat, Indonesia kuat!” ujar perwakilan LMB Kepri Kota Batam.
Sinergi adalah napas kami. Sinergi antara Polri, pemerintah, ormas, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci Batam tetap aman, kondusif, beradat, dan melaju menuju masa depan gemilang.
Sebagai penutup, izinkan kami sampaikan pantun Melayu untuk Bhayangkara:
Ke laut berlayar mencari mutiara
Menjemput fajar di ufuk timur
Delapan puluh tahun Bhayangkara
Setia jaga negeri, wibawa tak pernah luntur
Pulau Bintan nan indah permai
Batam berdenyut jadi gerbang bangsa
Polri untuk masyarakat, itulah hakikat
LMB KEPRI siap setia bersama
DIRGAHAYU BHAYANGKARA KE-80
POLRI UNTUK MASYARAKAT
LMB KEPRI KOTA BATAM – BERSINERGI TANPA BATAS, BERADAT TANPA LUNTUR
Marwah Melayu, Marwah NKRI, Harga Mati!























