BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan Lepas Kontingen Karimun, Endipat Wijaya Siapkan Bonus untuk Atlet yang Berprestasi Reses di Karimun, Endipat Wijaya Perjuangkan Pendidikan hingga Ambulance Gratis Sekda Firmansyah: Mubaligh Berperan Penting Menjaga Persatuan dan Menangkal Hoaks Pemprov Kepri dan Lima Daerah Bersinergi, Siapkan 171 ASN Jadi Komponen Cadangan Pemprov Kepri Hibahkan Barang dan Kendaraan untuk Lembaga Nirlaba Sosial Kemasyarakatan, Gubernur: “Ini Wujud Komitmen Pemerintah”

Kepulauan Riau

UAS Hadiri Kenduri Kebangsaan Polda Kepri, Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melayu

badge-check


 UAS Hadiri Kenduri Kebangsaan Polda Kepri, Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Melayu Perbesar

Batam-Ustadz Abdul Somad (UAS) menghadiri Kenduri Kebangsaan dan Tausiah Kebangsaan yang digelar Polda Kepulauan Riau dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang dikemas dengan nuansa adat Melayu tersebut menjadi momentum mempererat persatuan sekaligus melestarikan budaya daerah.

Acara dihadiri Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Ketua DPRD Provinsi Kepri, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan TNI, BIN, BNNP Kepri, tokoh lintas agama, tokoh adat, serta berbagai paguyuban masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin menerima penghargaan Sekalung Budi dari Dewan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Riau. Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasinya dalam mendukung pembuatan rekaman audiovisual Gurindam 12 karya Raja Ali Haji sebagai salah satu warisan budaya Melayu.

Dalam sambutannya, Kapolda Kepri mengatakan bahwa Kenduri Kebangsaan yang dikemas melalui tradisi duduk bersila dan makan berhidang bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Melalui tradisi duduk bersila dan makan berhidang, kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat silaturahmi, menghilangkan sekat-sekat perbedaan, dan memperkuat persatuan,” ujar Irjen Pol. Asep Safrudin.

Ia juga menegaskan bahwa Kepulauan Riau sebagai wilayah perbatasan memiliki posisi strategis sehingga stabilitas keamanan, persatuan, dan kondusivitas daerah harus terus dijaga demi mendukung pembangunan.

Sementara itu, dalam tausiah kebangsaannya, Ustadz Abdul Somad mengapresiasi Polda Kepri yang mengangkat nilai-nilai adat dan budaya Melayu dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Menurutnya, budaya merupakan identitas bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi penerus.

“Adat dan budaya adalah identitas kita. Ia harus terus dijaga, dilestarikan, dan diwariskan kepada generasi muda,” tegas UAS.

Ia menambahkan bahwa budaya, sejarah, dan nilai-nilai kebersamaan merupakan fondasi penting dalam memperkuat persaudaraan serta menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Melalui Kenduri Kebangsaan ini, Polda Kepri berharap sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa di Provinsi Kepulauan Riau. (Red)

Baca Lainnya

Pemprov Kepri dan Lima Daerah Bersinergi, Siapkan 171 ASN Jadi Komponen Cadangan

29 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Pemprov Kepri Hibahkan Barang dan Kendaraan untuk Lembaga Nirlaba Sosial Kemasyarakatan, Gubernur: “Ini Wujud Komitmen Pemerintah”

29 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Operasi Patuh 2026, Polri Ajak Masyarakat Jadikan Keselamatan sebagai Kebiasaan

28 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ansar Ajak Generasi Muda Patriotik, Gigih, dan Berempati.

28 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Wagub Nyanyang Terima Kunjungan International Zheng He Society, Kepri Bidik Peluang Kerja Sama Maritim dan Investasi Global

28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Trending di Kepulauan Riau