BP Batam dan UIB Jalin Kerja Sama Penyelenggaraan Rumah Sakit Pendidikan Lepas Kontingen Karimun, Endipat Wijaya Siapkan Bonus untuk Atlet yang Berprestasi Reses di Karimun, Endipat Wijaya Perjuangkan Pendidikan hingga Ambulance Gratis Sekda Firmansyah: Mubaligh Berperan Penting Menjaga Persatuan dan Menangkal Hoaks Pemprov Kepri dan Lima Daerah Bersinergi, Siapkan 171 ASN Jadi Komponen Cadangan Pemprov Kepri Hibahkan Barang dan Kendaraan untuk Lembaga Nirlaba Sosial Kemasyarakatan, Gubernur: “Ini Wujud Komitmen Pemerintah”

Kepulauan Riau

Polda Kepri Pastikan Situasi Batam Tetap Aman Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa pada Juli

badge-check


 Polda Kepri Pastikan Situasi Batam Tetap Aman Jelang Rencana Aksi Unjuk Rasa pada Juli Perbesar

Askaranews.com. Batam-Polda Kepulauan Riau (Kepri) memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Batam maupun wilayah Kepri secara umum masih dalam kondisi aman dan kondusif di tengah berkembangnya isu terkait rencana aksi penyampaian pendapat yang disebut akan berlangsung pada Juli 2026.

Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin mengatakan, pihaknya bersama TNI, pemerintah daerah, dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus melakukan langkah antisipasi guna menjaga stabilitas keamanan, khususnya di kawasan industri, pusat perekonomian, dan objek vital nasional.

“Situasi kamtibmas di Batam saat ini aman dan kondusif. Masyarakat maupun investor tidak perlu khawatir dan dapat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa,” kata Asep dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, Kepulauan Riau merupakan salah satu daerah strategis yang menjadi pintu gerbang investasi dan perdagangan internasional. Karena itu, stabilitas keamanan menjadi faktor penting untuk menjaga kepercayaan investor serta keberlangsungan aktivitas ekonomi.

Polda Kepri, kata Asep, terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, TNI, pelaku usaha, organisasi buruh, mahasiswa, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat guna memastikan situasi tetap kondusif.

Ia menegaskan, penyampaian aspirasi merupakan hak setiap warga negara yang dijamin undang-undang. Namun, pelaksanaannya diharapkan berlangsung secara tertib, damai, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, masyarakat diminta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi maupun terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban demi menciptakan iklim investasi yang sehat serta menjaga pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Untuk menjaga situasi tetap aman, Polda Kepri akan terus meningkatkan patroli rutin, pengamanan objek vital, kegiatan cooling system, deteksi dini, serta koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.(Red)

 

Baca Lainnya

Pemprov Kepri dan Lima Daerah Bersinergi, Siapkan 171 ASN Jadi Komponen Cadangan

29 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Pemprov Kepri Hibahkan Barang dan Kendaraan untuk Lembaga Nirlaba Sosial Kemasyarakatan, Gubernur: “Ini Wujud Komitmen Pemerintah”

29 Oktober 2026 - 05:30 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Ansar Ajak Generasi Muda Patriotik, Gigih, dan Berempati.

28 Oktober 2026 - 08:51 WIB

Wagub Nyanyang Terima Kunjungan International Zheng He Society, Kepri Bidik Peluang Kerja Sama Maritim dan Investasi Global

28 Oktober 2026 - 08:43 WIB

Titik Wijanarti Pamit Dari Kantor Bahasa Kepulauan Riau

28 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Trending di Kepulauan Riau