Kapolri Larang Seluruh Polri dan Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Polri Gunakan Vape atau Rokok Elektrik BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam Raih Gelar Winner First Face Kids Junior Indonesia 2026, Queenera Harumkan Nama Tanjungpinang Dilepas Wali Kota Lis, Kota Rebah Jadi Titik Awal Kirab Obor Porprov Kepri VI 2026 Sambut Kontingen PORPROV VI Kepri, Lis Harap Perkuat Persaudaraan Antar Daerah Bela Raffi Ahmad, Ketua Bidang Kastrat DPP GEMURA Rafi Amar Ajak Publik Kedepankan Objektivitas dan Hentikan Politisasi

Kepulauan Riau

Wagub Nyanyang Tekankan Peningkatan Kinerja BUMD untuk Peningkatan PAD

badge-check


 Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura memimpin rapat dihadiri jajaran direksi dan komisaris BUMD provinsi dan kabupaten/kota di Kepri, Selasa (5/5/2025). Perbesar

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura memimpin rapat dihadiri jajaran direksi dan komisaris BUMD provinsi dan kabupaten/kota di Kepri, Selasa (5/5/2025).

Askaranews.com. Kepri-Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Rapat Koordinasi bertajuk “Standarisasi Pelaporan dan Kinerja BUMD Menuju Efisiensi, Transparansi, dan Peningkatan PAD” di Balairung Raja Ali Kelana, Kantor Gubernur Kepri, Selasa (5/5/2026).

Rapat koordinasi ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, serta dihadiri jajaran direksi dan komisaris BUMD provinsi maupun kabupaten/kota se-Kepri, serta perangkat daerah terkait.

Dalam sambutannya, Wagub Nyanyang menegaskan BUMD memiliki peran strategis sebagai motor penggerak ekonomi daerah sekaligus instrumen penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“BUMD dituntut untuk meningkatkan kinerja yang terukur, profesional, inklusif, dan akuntabel. Salah satu kunci utama adalah standarisasi pelaporan keuangan dan kinerja serta ketepatan waktu dalam penyampaiannya,” ujar Nyanyang.

Ia menekankan bahwa tanpa data yang valid dan tepat waktu, pemerintah daerah akan kesulitan melakukan evaluasi maupun merumuskan kebijakan strategis yang tepat.

Lebih lanjut, Nyanyang menjelaskan bahwa kinerja BUMD juga berkaitan langsung dengan indikator utama dalam RPJMD Provinsi Kepulauan Riau 2025–2029, khususnya return on asset (ROA) sebagai tolok ukur kinerja perusahaan daerah.

“Jika target return on asset tidak tercapai, maka kinerja pemerintah daerah juga akan terdampak. Ini menjadi tanggung jawab bersama, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota,” tegasnya.

Wagub menyebutkan bahwa kinerja sejumlah BUMD di Kepri masih menghadapi berbagai tantangan didasarkan hasil evaluasi sementara. Termasuk belum tercapainya target ROA yang telah ditetapkan.

“Artinya, masih ada pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Kita perlu rapat teknis lanjutan untuk merumuskan langkah konkret dalam meningkatkan kinerja BUMD,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Wagub Nyanyang mendorong BUMD untuk melakukan pembenahan menyeluruh.

Mendorong BUMD Lakukan Pembenahan

Nyanyang juga mendorong seluruh BUMD untuk melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari tata kelola perusahaan, efisiensi operasional, hingga penguatan sumber daya manusia.

Ia menegaskan pentingnya penerapan prinsip good corporate governance dalam pengelolaan BUMD guna memastikan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas penggunaan sumber daya.

“BUMD bukan sekadar entitas usaha, tetapi penggerak utama ekonomi daerah. Karena itu, harus dikelola secara profesional agar mampu memberikan kontribusi nyata terhadap PAD,” ujarnya.

Selain itu, Wagub juga menyoroti pentingnya optimalisasi kontribusi BUMD terhadap pendapatan daerah, mengingat kondisi fiskal yang semakin menantang.

“Saat ini kapasitas fiskal daerah menghadapi tekanan, sementara target pembangunan terus meningkat. Maka salah satu solusi utama adalah menyehatkan BUMD agar mampu menjadi tulang punggung pendapatan daerah,” jelasnya.

Menutup sambutannya, Wagub Nyanyang menegaskan bahwa hasil rapat koordinasi ini akan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan ke depan, termasuk kemungkinan langkah strategis seperti restrukturisasi BUMD apabila diperlukan.

“Pemerintah daerah tidak akan ragu mengambil langkah-langkah strategis demi menyehatkan BUMD. Ini adalah bagian dari komitmen kita untuk meningkatkan kinerja ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat Kepri,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri

31 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global

31 Oktober 2026 - 16:40 WIB

3.100 Pelari Ikuti BTN KEPRI MoonRun 2026, Lari Malam Menjelajah Warisan Budaya Tanjungpinang

30 Oktober 2026 - 07:29 WIB

BKOW Kepri Dorong Perempuan Mandiri Ekonomi Melalui Pelatihan Membuat Kue

29 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Gubernur Ansar Buka Bimtek Keluarga Berintegritas, KPK Dorong Pencegahan Korupsi Dimulai dari Keluarga

29 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Trending di Kepulauan Riau