Menu

Mode Gelap
Guci Tua Berisi 100 Lebih Perhiasan yang Terkubur 1.200 Tahun, Ditemukan di Jalur Haji Menuju Makkah Rp4,1 Triliun BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II Segera Cair, Ini Jadwal Pengajuannya Semarak HUT ke-81 RI, BP Batam Turut Meriahkan Pawai Pembangunan 1.225 Pelari Ramaikan Tepi Laut, Dekranasda Fun & Run Jadi Ajang Kebersamaan Warga Pawai Pembangunan dan Budaya Nusantara Meriahkan HUT Ke-81 RI di Batam BP Batam Optimalkan Pelayanan Air Bersih, Masyarakat Diimbau Gunakan Air Secara Bijak

Kepri

Hadiri UMRAH Nexus Expo 2026, Wagub Nyanang: “Geografis Kepri Menuntut Kompetensi di Atas Standar”

badge-check


 Wagub Nyanyang menyampaikan kata sambutan. Perbesar

Wagub Nyanyang menyampaikan kata sambutan.

Askaranews.com. Kepri – Geografis menuntut sumber daya manusia (SDM) Provinsi Kepulauan Riau harus memiliki kompetensi di atas standar.

“Kita dituntut tidak hanya memiliki kompetensi standar, tetapi juga mampu bersaing secara global agar tidak menjadi penonton di negeri sendiri,” tegas Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura pada kegiatan UMRAH Nexus Expo 2026 yang digelar di Hall Galeri Tamadun Maritim, Gedung Satu Gurindam Ismeth Abdullah, Kampus UMRAH Dompak, Tanjungpinang, Senin (4/5/2026).

Posisi strategis di gerbang utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan Singapura, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja, serta berada di jalur perdagangan internasional Selat Malaka, disebut Nyanyang menjadi peluang sekaligus tantangan besar, khususnya dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia.

Lebih lanjut, Nyanyang menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus berupaya meningkatkan kualitas SDM melalui berbagai program, mulai dari pemberian beasiswa, pelatihan vokasi, hingga penguatan literasi digital.

Berbagai upaya oleh Pemerintah Provinsi Kepri telah menunjukkan hasil positif, tercermin dari meningkatnya Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepulauan Riau yang tertinggi di Sumatera serta pertumbuhan ekonomi yang terus stabil.

“Capaian ini merupakan bukti bahwa sinergi antara kebijakan yang tepat dan SDM yang unggul mampu memperkuat ketahanan dan daya saing daerah di tengah dinamika global,” pungkas Nyanyang.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai sendiri oleh pemerintah, melainkan membutuhkan kolaborasi erat dengan dunia pendidikan.

“UMRAH memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam merumuskan kebijakan berbasis riset yang sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan,” tambahnya .

Nyanyang mengapresiasi pelaksanaan UMRAH Nexus Expo 2026 sebagai manifestasi nyata kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dan mitra strategis. Ia menilai peluncuran lima pusat studi serta Maritime Industry and Technology Center (MITC) menjadi tonggak penting transformasi UMRAH sebagai pusat inovasi yang inklusif.

“Ini adalah ruang bertemunya ide, riset, dan kebijakan untuk kepentingan masyarakat luas,” ungkapnya .

Ia berharap kegiatan ini mampu menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa dan peneliti untuk terus berkarya serta menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret bagi pembangunan daerah. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjadikan Kepulauan Riau sebagai laboratorium inovasi maritim terbaik di Indonesia, dengan semangat sinergi dan kolaborasi demi masa depan daerah yang lebih gemilang.

“Ini menjadi langkah konkret dalam mendorong riset aplikatif dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah” ujarnya.

Peluncuran Lima Pusat Studi

UMRAH Nexus Expo 2026 disejalankan dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Polda Kepri dan UMRAH dalam bidang penyelenggaraan pendidikan, pusat studi kepolisian, pengkajian, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan kelembagaan.

Momentum ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional sekaligus peluncuran lima pusat studi strategis di lingkungan UMRAH.

Rektor UMRAH, Agung Damar Syakti menyampaikan bahwa pelaksanaan UMRAH Nexus Expo 2026 merupakan bagian dari program strategis kampus dalam mendukung visi “Satu Gurindam”.

Peluncuran lima pusat studi, yakni Pusat Studi Laut Natuna, Pusat Studi Mitigasi Bencana, SDGs Center, Pusat Studi Kepolisian, serta Pusat Kajian Perencanaan, Infrastruktur dan Kewilayahan, bersama Maritime Industry and Technology Center (MITC).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, akademisi, serta para mitra UMRAH dan tamu undangan lainnya.

Perwarta: JKH
Sumber : Diskominfo Kepri
Redaksi : AKM

Baca Lainnya

Hadiri Agenda Gereja Toraja, Wagub Nyanyang Ajak Masyarakat Rawat Kerukunan dan Toleransi di Kepri

8 Agustus 2026 - 17:11 WIB

Pemprov Kepri dan KomDigi Pacu Penetrasi Broadband Lewat Teknologi Satelit dan Frekuensi 700MHz, Upaya Memutus Kesenjangan Digital di Kawasan Perbatasan

6 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Amirul Khalish Manik Resmi Ditunjuk sebagai Ketua Umum BPD KAPMI Provinsi Kepulauan Riau 2026-2031

6 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Dewi Ansar Ajak Generasi Z Jadi Pelopor Deteksi Dini dan Pencegahan Kanker

6 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Diskominfo Kepri Gelar Forum Konsultasi Publik, Perkuat Layanan Informasi yang Transparan dan Partisipatif

6 Agustus 2026 - 13:38 WIB

Trending di Kepri