Menu

Mode Gelap
Pemprov Kepri Bangun Kanal Banjir di Kampung Purwodadi Bintan Timur Kepala Kantor Imigrasi Belakang Padang Hadiri Serah Terima Jabatan dan Pisah Sambut Kepala Rumah Detensi Imigrasi Pusat Tanjung Pinang Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global

Natuna

KPK Gelar Rakor Pemberantasan Korupsi di Natuna. Alasannya Mantap.

badge-check


 Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK dan Bipati Cen menggelar Diskusi Pemberantasan Korupsi dengan pejabat Natuna. Perbesar

Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK dan Bipati Cen menggelar Diskusi Pemberantasan Korupsi dengan pejabat Natuna.

AskaraNews.com,Natuna-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi bersama Pemerintah Kabupaten Natuna di Kantor Bupati Natuna, Rabu (8/4/2026).

Rombongan KPK dipimpin oleh Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK, Brigjen Pol Agung Yudha Wibowo dan diikuti oleh Kasatgas Korsugah, Uding Juharudin dan Kasatgas Korsupdak, Salemuddin Thalib serta sejumlah pegawai KPK lainnya.

Sedangkan dari Pemkab Natuna hadir Bupati Natuna, Cen Sui Lan, Sekda Natuna, DPRD Natuna, unsur Forkopimda dan pejabat-pejabat Pemkab Natuna.

Pada kesempatan itu Direktur Koordinasi dan Supervisi KPK, Brigjen Pol Agung Yudha Wibowo menyatakan maksud dan tujuannya memilih Natuna sebagai lokasi Rakor.

Ia menjelaskan, terdapat tiga alasan KPK menggelar Rakor Pemberantasan Korupsi di Natuna. Yang pertama karena KPK ingin mewujudkan Natuna sebagai gerbang Utara Nusantara yang maju, sejahtera dan anti korupsi.

Alasan kedua, karena masih ada persoalan tata kelola pemerintah yang perlu diperbaiki di Natuna. Dan alasan yang ketiga adalah karena di Natuna terdapat banyak sekali program strategis pemerintah nasional. Sehingga Pemkab Natuna ditegaskan tidak boleh apatis dengan program pembangunan tersebut.

“Jadi kami rapat di sini karena semata-mata alasan di atas. Karena kasian Natuna ini, sudah lah daeahnya jauh, harga tiketnya mahal, maka jangan sampai anggarannya dikorupsi. Kami benar-benar ingin Natuna ini maju tanpa korupsi,” tegasnya.

Kemudian Brigjen Yudha juga meminta agar kedatangannya dan rombongan di Natuna tidak disalahpahami oleh semua pihak, terutama sekali awak media.

“Jadi tujuan ini perlu saya sampaikan diawal agar tidak disalahartikan, terutama sekali oleh kawan-kawan media. Kami ke Natuna tujuannya seperti itu. Kawan-kawan wartawan bisa memahami ini kan. Aman ya,” ujarnya melanjutkan diskusi.

Baca Lainnya

Danlanud RSA Sambut Kedatangan Wakajati Kepri di Natuna

23 Juni 2026 - 18:34 WIB

Pemkab Natuna Matangkan Langkah Perbaikan Tata Kelola Hibah dan Bansos Daerah

10 Juni 2026 - 19:58 WIB

Pemkab Natuna Buka 7 Kuota Beasiswa Dokter Spesialis, Penerima Terikat Pengabdian 20 Tahun

9 Juni 2026 - 22:00 WIB

Rotasi Besar Pejabat Natuna Mulai Bergerak, Enam Kepala OPD Jalani Job Fit

4 Juni 2026 - 15:14 WIB

Nelayan Natuna Di Usir Kapal Trawl Asing, Bupati Natuna Minta Pangkoarmada RI dan KKP Perkuat Pengamanan Perairan Natuna Utara

2 Juni 2026 - 22:25 WIB

Trending di Natuna