Hadiri Pisah Sambut Dandim 0315/Tanjungpinang, Wako Lis Harapkan Sinergi dengan Pemko Terus Berlanjut H-1 Porprov VI Kepri, Tanjungpinang Matangkan Persiapan Rangkaian Kegiatan Tingkatkan Kualitas Pembina, Kwarcab Pramuka Tanjungpinang Gelar Kursus Pengelola Dewan Kerja PB PII Tekankan Perlindungan Anak dan Profesionalitas Aparat dalam Kasus Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

Pemko Batam

Amsakar–Li Claudia Komit Benahi 3 Masalah Utama Batam: Air, Sampah, dan Banjir

badge-check


 Amsakar–Li Claudia Komit Benahi 3 Masalah Utama Batam: Air, Sampah, dan Banjir Perbesar

AskaraNews.Com. Batam-Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan komitmennya bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, dalam menangani tiga persoalan utama kota, yakni pelayanan air bersih, pengelolaan sampah, dan banjir.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama masyarakat Kecamatan Batam Kota yang digelar di Aku Tahu Centre, Kelurahan Sungai Panas, Minggu (5/4/2026) malam.

Dalam suasana penuh kebersamaan, Amsakar menyampaikan bahwa ketiga persoalan tersebut hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat dan terus menjadi perhatian serius pemerintah.

“Air bersih, sampah, dan banjir adalah persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat. Ini menjadi fokus utama kami, dan terus kami tangani secara bertahap,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Batam tidak tinggal diam. Berbagai langkah percepatan terus dilakukan, mulai dari peningkatan kapasitas dan distribusi layanan air bersih, pembenahan sistem pengelolaan sampah, hingga penanganan titik-titik rawan banjir di sejumlah wilayah.

“Kami memahami ini adalah kebutuhan mendasar. Karena itu, penanganannya terus kami dorong agar hasilnya bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Namun demikian, Amsakar mengingatkan bahwa penyelesaian persoalan tersebut tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pemerintah. Diperlukan peran aktif masyarakat, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Perlu kesadaran bersama, mulai dari hal sederhana seperti tidak membuang sampah sembarangan,” katanya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah dinamika kehidupan sosial masyarakat. Menurutnya, perbedaan tidak seharusnya menjadi penghalang dalam membangun daerah.

“Perbedaan bukan sekat, melainkan kekuatan. Dengan kebersamaan, kita bisa menghadapi berbagai persoalan dan membangun Batam menjadi lebih baik,” ujarnya.

Amsakar turut mengajak masyarakat untuk menjaga nilai-nilai positif pasca-Ramadan, termasuk memperkuat kepedulian sosial dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan halalbihalal tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah dan warga semakin kuat dalam mendukung percepatan pembangunan serta penyelesaian berbagai persoalan di Kota Batam.

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

30 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

30 Oktober 2026 - 07:06 WIB

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital

30 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Trending di Batam