Menu

Mode Gelap
Wisuda Tahfidz Qur’an SD dan SMP Islam Al-Faatih, Tamrin Dahlan: Wujudkan Generasi Qur’ani Berkarakter Validitas Data Kependudukan Jadi Fokus Pemko Batam untuk Pembangunan SDM Gubernur Ansar Sabet Dua Penghargaan Nasional Bergengsi, Kepri Ukir Standar Baru Pembangunan Kepulauan Gubernur Ansar Sabet Dua Penghargaan Nasional Bergengsi, Kepri Ukir Standar Baru Pembangunan Kepulauan Wagub Nyanyang Buka Karate Open 2026, Diikuti Karateka Indonesia, Malaysia dan Singapura Saat Dongeng dan Lagu Menyatukan Tawa, Kunjungan Erlita Amsakar Disambut Ceria Anak PAUD

Tanjungpinang

Berapa Target Perputaran Uang di KURMA 2026? Ini Hitungannya!

badge-check


					Berapa Target Perputaran Uang di KURMA 2026? Ini Hitungannya! Perbesar

AskaraNews.com,Tanjungpinang-Kepulauan Riau Ramadhan Fair (KURMA) 2026 diproyeksikan menjadi motor penggerak ekonomi umat selama bulan suci Ramadhan. Dengan melibatkan ratusan pelaku usaha, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menaruh harapan besar terhadap perputaran ekonomi yang tercipta dari event tahunan ini.

Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menegaskan bahwa KURMA bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan instrumen nyata untuk mendorong ekonomi rakyat berbasis syariah.

“KURMA harus menjadi penggerak ekonomi umat. Kita ingin 500 UMKM yang terlibat benar-benar merasakan dampak perputaran ekonomi selama Ramadhan. Di saat yang sama, masyarakat juga mendapatkan kemudahan mengakses layanan pemerintah dalam satu kawasan yang tertata dan nyaman,” ujar Ansar saat memimpin rapat persiapan.

Dorong Transaksi dari 500 UMKM
Salah satu indikator utama yang disasar adalah aktivitas ekonomi dari sekitar 500 pelaku UMKM yang ambil bagian. Skala keterlibatan ini menjadi fondasi kuat bagi terciptanya perputaran uang selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Meski pemerintah tidak menyebut angka nominal target transaksi, keterlibatan ratusan UMKM menunjukkan adanya dorongan serius agar terjadi peningkatan omzet pelaku usaha selama Ramadhan.

Efek Berganda dari Event Terpadu
Konsep KURMA 2026 yang memadukan bazar, layanan publik, edukasi ekonomi syariah, hingga kegiatan religi diyakini menciptakan efek berganda (multiplier effect) terhadap ekonomi lokal.

Selain transaksi langsung di bazar, potensi perputaran uang juga datang dari:
• kunjungan masyarakat
• layanan perbankan di lokasi
• pasar murah sembako
• promosi pariwisata dan budaya

Kombinasi ini membuat KURMA tidak hanya mengandalkan penjualan UMKM, tetapi juga aktivitas ekonomi pendukung lainnya.

Strategi Perluasan Dampak
Pembukaan resmi KURMA 2026 akan digelar pada 2 Maret 2026 di One Batam Mall, Kota Batam, sebagai langkah strategis memperluas jangkauan ekonomi ke pusat pertumbuhan utama di Kepulauan Riau.

Sementara penutupan dijadwalkan berlangsung pada 8 Maret 2026 di Kawasan Gurindam Dua Belas, Tanjungpinang, yang direncanakan dihadiri Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian.

Rangkaian kegiatan sendiri telah dimulai melalui Bazar Ramadhan sejak 20 Februari hingga 14 Maret 2026.

Optimisme Dampak Nyata
Pemprov Kepri menegaskan bahwa tujuan utama KURMA adalah menghadirkan Ramadhan yang berdampak secara spiritual sekaligus ekonomi bagi masyarakat.

Spesial “Melalui KURMA 2026, kita ingin menghadirkan Ramadhan yang tidak hanya khusyuk secara spiritual, tetapi juga berdampak secara ekonomi. Inilah bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam membangun ekonomi umat sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat,” tutup Ansar

Baca Lainnya

Wisuda Tahfidz Qur’an SD dan SMP Islam Al-Faatih, Tamrin Dahlan: Wujudkan Generasi Qur’ani Berkarakter

25 April 2026 - 04:44 WIB

Bersama BPS, Pemko Tanjungpinang Perkuat Komitmen Satu Data Indonesia

24 April 2026 - 08:19 WIB

Hadiri Senam Bersama, Wawako Raja Ariza: Pentingnya Hidup Sehat dan Semangat Kerja

24 April 2026 - 08:19 WIB

Digelar 27 April, Wawako Raja Ariza Ajak Warga Ramaikan MTQH di Melayu Square

24 April 2026 - 08:18 WIB

SOTK Pemko Tanjungpinang Disahkan, OPD Dirampingkan Jadi 26

22 April 2026 - 12:26 WIB

Trending di Tanjungpinang