Menu ✖

Mode Gelap
Mendagri Tito Karnavian Resmikan Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat PSMTI Banten Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Universitas Terbuka Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24 APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming

Batam

Pembangunan Rally Padel di Sei Panas Diduga Tutup Saluran Drainase, Warga Khawatir Ancaman Banjir di Bengkong Meningkat

badge-check


 Pembangunan Rally Padel di Sei Panas Diduga Tutup Saluran Drainase, Warga Khawatir Ancaman Banjir di Bengkong Meningkat Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Proyek yang berada tepat di seberang SPBU Sei Panas ini disinyalir melakukan penimbunan yang menutup saluran drainase (parit) induk di pinggir jalan utama.

Berdasarkan pantauan di lokasi, terlihat sejumlah alat berat excavator sedang beroperasi meratakan tanah merah di lahan tersebut. Pagar seng pembatas proyek sebagian telah terbuka, memperlihatkan tumpukan material tanah dan puing yang menjorok hingga ke bibir jalan, menimbun area yang seharusnya menjadi jalur aliran air.

Kondisi ini memicu kekhawatiran warga akan dampak lingkungan yang serius, terutama potensi banjir yang lebih parah di kawasan hilir.

Hadi, salah seorang warga yang ditemui di sekitar lokasi, mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelaksana proyek yang dinilai abai terhadap dampak lingkungan. Menurutnya, penutupan atau penyempitan parit di lokasi tersebut akan berakibat fatal bagi wilayah di sekitarnya.

“Ini paritnya malah ditutup tanah timbunan, padahal drainase ini jalur air vital,” ujar Hadi dengan nada kesal, Senin (16/2/2026).

Hadi menjelaskan bahwa aliran air dari Jalan Laksamana Bintan ini mengarah langsung ke kawasan Bengkong, khususnya area sekitar SMP Negeri 6 Batam. Wilayah tersebut selama ini sudah dikenal sebagai titik rawan banjir setiap kali hujan deras mengguyur Batam.

“Daerah Bengkong, apalagi dekat SMPN 6 itu sudah sering sekali banjir kalau hujan. Itu air kiriman dari atas (Sei Panas). Kalau di sini paritnya ditutup atau tersumbat karena proyek Rally Padel ini, otomatis air akan meluap liar. Bukannya berkurang, banjir di sana pasti makin parah nanti,” tambah Hadi dengan raut wajah khawatir.

Warga berharap pemerintah kota segera turun tangan mengecek perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Peil Banjir dari proyek tersebut sebelum dampak buruk benar-benar terjadi.

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Batam telah dihubungi untuk dimintai konfirmasi terkait pengawasan proyek tersebut dan dampaknya terhadap sistem drainase kota. Namun, yang bersangkutan belum memberikan jawaban atau respon resmi terkait masalah ini.

Baca Lainnya

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 06:52 WIB

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan keterangan kepada wartawan belum lama ini.

25 September 2026 - 06:04 WIB

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

25 September 2026 - 03:02 WIB

LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun

24 September 2026 - 12:42 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

24 September 2026 - 09:06 WIB

Trending di Batam