Wonderfood Fest 2026 Dibuka, Dewi Ansar Dorong Kuliner Lokal Jadi Magnet Wisata Kepri Kapolri Tiba di Aceh, Langsung Menuju Ke Pidie Konferensi Pers Sabu 1,1 TON Suharyanto Gagas SIMAKDARA, Integrasikan Pengelolaan Keuangan dan Aset Kepri Diskominfo Kepri Dukung Integrasi TTE pada Aplikasi SMART DLHK DPPP Tanjungpinang Siapkan Pengembangan Cabai di Lahan 11 Hektare Wawako Raja Ariza: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

Tanjungpinang

Sehari 4 Kali Padam, Ribuan Masyarakat Tanjungpinang Rusak Kantor PLN

badge-check


 Sehari 4 Kali Padam, Ribuan Masyarakat Tanjungpinang Rusak Kantor PLN Perbesar

Askaranews.com. Tanjungpinang – Ribuan masyarakat Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri) berdemo dan merusak kantor PLN setempat. Tindakan ini dipicu masalah pemadaman listrik yang kian tak terkendali.
Masyarakat serta jajaran PNS se Tanjungpinang kompak. Mereka Selasa (19/5/2015) siang, mereka turun ke jalan. Mereka mengepung Kantor Cabang PLN Tanjungpinang.
Ini dilakukan karena bentuk kekecewaan bertahun lamanya kondisi krisis listrik yang tak pernah teratasi. Ribuan warga bersama PNS ini mendatangi kantor PLN di Jalan Batu Bakar, Tanjungpinang.
Massa yang datang, langsung tersulut emosi. Mereka melempari dengan batu kantor perusahaan pelat merah tersebut. Sejumlah kaca di kantor itu pecah kena lemparan batu. Para pegawai PLN menyelamatkan diri. Mereka meninggalkan perkantoran tersebut.
Tak cukup hanya melempari kantor. Mobil patroli milik PLN juga dibalikkan massa di tengah badan jalan. Situasi yang tak terkendali akhirnya pihak kepolisian setempat mengamankan amukan massa.
Kantor PLN Tanjungpinang, kini dijaga ketat pihak kepolisian. Satu sisi massa tetap berkumpul di sekitaran kantor PLN. Kini massa membakar ban-ban bekas di seputuran kantor.
Salah seorang warga, Adji Rianto menyatakan, massa pendemo marah, karena krisis listrik yang sudah lama dikeluhkan tak bisa diatasi perusahaan negara itu. Apa lagi tiga bulan terakhir, saban hari terjadi pemadaman 4 kali sehari.
“Untuk sekali padam minimal waktunya 4 jam. Itu artinya dalam sehari listrik hanya menyala 8 jam. Sisanya listrik padam total,” kata Adji.
Hingga saat ini, PLN Kepri belum berkomentar terkait aksi warga tersebut. Humas PLN Riau-Kepri Nasri tak mengangkat telepon saat dihubungi detikcom berkali-kali. (Red)

Baca Lainnya

DPPP Tanjungpinang Siapkan Pengembangan Cabai di Lahan 11 Hektare

23 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Wawako Raja Ariza: Santri Harus Siap Jadi Pemimpin Masa Depan

23 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Koleksi Perpustakaan Tanjungpinang Jadi Bahan Lomba Resensi Buku

23 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Agar Makanan Tak Terbuang, Wawako Raja Ariza Dukung Gerakan Tanjak Pangan

23 Oktober 2026 - 12:53 WIB

Warga Rasakan Manfaat Gerakan Pangan Murah, Belanja Rp200 Ribu Dapat Banyak Kebutuhan

23 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Trending di Tanjungpinang