Menu ✖

Mode Gelap
Mendagri Tito Karnavian Resmikan Groundbreaking Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat PSMTI Banten Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan dengan Universitas Terbuka Presidium Pelajar Nasional Gelar Diskusi Nasional, Dorong Suara Pelajar Masuk dalam Reformasi Kepemiluan Bupati Aneng Sebut Kepri Terang Sentuh 14.340 Rumah Tangga Dalam Hari Jadi Kepri ke-24 APBD Perubahan Kabupaten Anambas Tahun Anggaran 2026 Disetujui Sebesar Rp729 Miliar MK Jadwalkan Sidang Sengketa Ijazah SMA Gibran Rakabuming

Batam

BP Batam Pacu Percepatan Pengelolaan Sampah, Siapkan Skema Kemitraan hingga WTE

badge-check


 BP Batam Pacu Percepatan Pengelolaan Sampah, Siapkan Skema Kemitraan hingga WTE Perbesar

AskaraNews.com,Batam-Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Pemerintah Kota (Pemko) Batam memacu percepatan pengelolaan sampah melalui skema kemitraan dengan pihak ketiga serta penerapan teknologi pengolahan modern. Langkah ini dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Kamis (6/2).

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan percepatan menjadi kunci agar program pengelolaan sampah yang telah dialokasikan dalam Anggaran 2026 tidak terlambat dieksekusi.

“Kalau penganggarannya sudah kita plotting di tahun 2026, mestinya semua tahapan sudah dipersiapkan sejak awal. Jangan sampai program baru berjalan di bulan ke-5 atau ke-6,” ujar Amsakar, Minggu (8/2).

Selain persoalan waktu, rapat juga menyoroti pentingnya pemetaan timbulan sampah secara akurat. Data tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan pola kerja sama dengan pihak swasta agar pengelolaan sampah berjalan efektif dan berkelanjutan.

Saat ini, timbulan sampah di Batam berada pada kisaran 7,5 hingga 8 juta ton, sehingga diperlukan terobosan pengolahan yang lebih modern. Salah satu opsi yang dikaji adalah penerapan teknologi Waste to Energy (WTE), yang memungkinkan sampah diolah menjadi sumber energi.
“Dengan volume sampah yang besar, diperlukan sistem yang bisa langsung mengolah, termasuk pemanfaatan teknologi WTE,” katanya.

Amsakar menjelaskan, pembahasan juga mencakup aspek pengadaan barang dan jasa. Sejumlah skema kerja sama tengah dikaji, mulai dari Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) hingga pelelangan parsial yang dapat difokuskan pada sektor hulu maupun hilir.

Opsi lain yang turut dipertimbangkan meliputi penyediaan sumber daya manusia saja atau paket lengkap termasuk armada operasional. Ia meminta tim teknis menyusun perencanaan terintegrasi agar seluruh tahapan berjalan selaras dan tidak terpisah-pisah.

“Perencanaan harus satu kesatuan. Apalagi dengan adanya pejabat baru di lingkungan terkait, perlu adaptasi yang cepat agar program tidak tersendat,” tegasnya.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya sinkronisasi antara BP Batam dan Pemko Batam dalam merespons persoalan sampah yang terus meningkat seiring pertumbuhan kota dan aktivitas ekonomi.

Baca Lainnya

BP Batam Catat 1.182 Permohonan Perizinan OSS sejak September 2025 hingga September 2026

25 September 2026 - 06:52 WIB

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan keterangan kepada wartawan belum lama ini.

25 September 2026 - 06:04 WIB

BP Batam Dorong Data Center Bangun Infrastruktur SWRO, Pasokan Air Masyarakat Terjaga Melalui Waduk

25 September 2026 - 03:02 WIB

LMB Kepri Kota Batam Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Provinsi Kepulauan Riau Ke-24 Tahun

24 September 2026 - 12:42 WIB

Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang Mulai Dibangun, Ditargetkan Rampung Akhir Tahun 2028

24 September 2026 - 09:06 WIB

Trending di Batam