Persiapan Penilaian Adipura 2026, Pemko Banda Aceh Gelar Rapat Koordinasi Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026 Wagub Nyanyang Harapkan IKAL Lemhannas Jadi Mitra Strategis Perkuat Ketahanan Kepri Wagub Nyanyang Ajak Akuntan Perkuat Kesiapan Hadapi Era Pelaporan Keberlanjutan Global Melampaui Status Emerging Market : Daya Tarik Investasi Menuju Kedaulatan Ekonomi MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Abah Elang Desak DPR Sikapi Posisi Wapres

Nasional

Ada Tarik-Menarik Solo dan Hambalang? Rocky Gerung Baca Arah Politik Prabowo-Jokowi-Gibran

badge-check


 Ada Tarik-Menarik Solo dan Hambalang? Rocky Gerung Baca Arah Politik Prabowo-Jokowi-Gibran Perbesar

Askaranews.com. Jakarta-Hubungan Presiden Prabowo Subianto dengan Joko Widodo kembali menjadi perhatian. Kali ini, posisi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ikut berada di tengah pembacaan politik yang mengarah pada persiapan menuju Pemilu 2029.

Pengamat politik Rocky Gerung menilai hubungan Prabowo, Jokowi, dan Gibran tidak cukup dilihat sebagai relasi antara presiden, wakil presiden, dan mantan presiden. Ada kalkulasi politik jangka panjang yang dinilai ikut memengaruhi sikap masing-masing tokoh.

Dalam diskusi yang disiarkan Total Politik, Rocky menyinggung aktivitas Jokowi setelah meninggalkan Istana. Menurut dia, safari politik dan kunjungan Jokowi ke berbagai daerah dapat dibaca sebagai upaya mempertahankan pengaruh sekaligus menjaga ruang politik bagi Gibran.

Rocky bahkan mengaitkan masa depan politik Gibran dengan posisi Jokowi setelah tidak lagi menjadi presiden. Ia menilai keberhasilan Gibran melanjutkan karier politik hingga posisi tertinggi dapat menjadi faktor penting bagi keamanan politik keluarga Jokowi.

“Jokowi berkepentingan Gibran punya masa depan politik yang kuat,” kata Rocky, dikutip Minggu, 6 September 2026.

Pembacaan tersebut kemudian berkembang menjadi spekulasi mengenai hubungan politik antara kubu yang diasosiasikan dengan Solo dan lingkaran Hambalang. Setiap pertemuan, gestur, hingga posisi dalam agenda kenegaraan pun ikut diamati publik.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah perubahan tata letak tempat duduk dalam sejumlah kegiatan resmi. Meski pengaturan protokoler memiliki alasan tersendiri, detail tersebut tetap memunculkan spekulasi mengenai kedekatan maupun dinamika hubungan Prabowo dan Gibran.

Bagi Rocky, persoalannya bukan sekadar posisi duduk. Gestur politik dapat menjadi pesan yang dibaca publik, terutama ketika tiga tokoh tersebut memiliki kepentingan politik yang saling berkaitan.

Prabowo sendiri menghadapi situasi yang tidak sederhana. Pemerintahannya harus menjaga stabilitas politik saat kalkulasi menuju 2029 mulai muncul.

Hubungan dengan Jokowi dan Gibran pun tidak hanya menyangkut persoalan personal, tetapi berpotensi memengaruhi persepsi publik terhadap pemerintahan.

Rocky menilai setiap kubu memiliki perhitungan masing-masing. Prabowo disebut harus mempertimbangkan konsekuensi politik apabila terus dikaitkan dengan warisan kekuasaan sebelumnya.

“Semua pihak tentu menghitung dampak politik dan elektoralnya,” ujar Rocky.

Dinamika Prabowo, Jokowi, dan Gibran akhirnya menjadi salah satu gambaran bahwa pertarungan politik 2029 sudah mulai terbentuk sejak jauh hari.

Namun, apakah hubungan ketiganya benar-benar sedang mengalami tarik-menarik kepentingan atau hanya menjadi tafsir publik, masih membutuhkan perkembangan politik berikutnya.

Untuk saat ini, satu hal terlihat jelas: setiap langkah Jokowi, Prabowo, maupun Gibran semakin mudah menjadi bahan pembacaan politik. (Red)

Baca Lainnya

MA Batalkan Suket Ijazah Gibran, Abah Elang Desak DPR Sikapi Posisi Wapres

31 Oktober 2026 - 15:10 WIB

PB PII Tekankan Perlindungan Anak dan Profesionalitas Aparat dalam Kasus Sukoharjo

30 Oktober 2026 - 15:57 WIB

MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah

30 Oktober 2026 - 14:16 WIB

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital

30 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Logo HUT IPA ke-73 Resmi Diluncurkan, Usung Tema “Meneguhkan Cita Mulia Pelajar Al Washliyah untuk Kemajuan Bangsa”

30 Oktober 2026 - 05:49 WIB

Trending di Nasional