Menu

Mode Gelap
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang menerima kunjungan koordinasi dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Karimun Seluruh OPD Pemprov Kepri Ditarget Raih Predikat Informatif pada 2026 Sensus Ekonomi 2026 di Kepri Dimulai, Gubernur Ansar Jadi Responden Perdana Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang melaksanakan kegiatan apel pagi Respons Aksi “Rayap Besi”, Wakil Kepala BP Batam Cek Langsung Terowongan Pelita POLSEK BELAKANG PADANG RESPON CEPAT VIDEO VIRAL DUGAAN PENGANIAYAAN ANAK DI MEDIA SOSIAL

Batam

Kapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar

badge-check


 Kapal Mutiara Galrib Samudera Muatan Limbah Hitam Kandas, Laut Sekupang Terancam Tercemar Perbesar

AskaraNews.com-Batam-Sebuah kapal jenis Landing Craft Tank (LCT) bernama Mutiara Galrib Samudera bermuatan limbah hitam dilaporkan kandas di perairan Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Kamis (29/1/2026) petang.

Informasi yang berhasil dihimpun, Kapal LCT Mutiara Galrib Samudera membawa sekitar 200 jumbo bag limbah hitam. Akibat insiden ini, sebagian muatan diduga tercecer dan terbawa arus laut hingga mencemari perairan sekitar Pantai Dangas sampai Pantai Tangga Seribu, kawasan Patam Lestari, Sekupang.

Sejumlah warga juga mengaku melihat langsung limbah berwarna hitam pekat telah mengotori garis pantai. Bau menyengat tercium di beberapa titik, memicu kekhawatiran dampak lingkungan dan kesehatan masyarakat pesisir.
“Kapal kandas di perairan Patam Lestari, Sekupang. Limbah hitamnya berceceran sampai ke Pantai Tangga Seribu dan Dangas,” ujar seorang warga sekitar.

Berdasarka informasi yang beredar, kapal tersebut sebelumnya mengangkut limbah dari perairan Batu Ampar. Limbah hitam itu diduga diambil dari kapal tanker, lalu dibongkar di Pelabuhan Bintang 99, sebelum dibawa menuju kawasan Kabil.

Menyikapi insiden ini, Kabid Gakkum KSOP Khusus Batam Kapten Yusirwan menjelaskan bahwa pihaknya masih fokus melakukan penanggulangan. Untuk penyebab masih dalam penyelidikan mendalam.
“Belum tau penyebabnya, saat ini kita fokus penanggulangan,” ujar singkat Kabid Gakkum KSOP Khusus Batam Kapten Yusirwan kepada Kabarbatam.com, Jum’at (30/1/2026).

Sejauh ini, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh pihak berwenang dalam insiden tersebut. Tentu, kasus ini menjadi sorotan serius bagi dunia Kemaritiman, mengingat perairan Batam kembali tercemar oleh aktivitas pengangkutan limbah yang diduga bermasalah.

Baca Lainnya

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang menerima kunjungan koordinasi dari Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tanjung Karimun

15 Juni 2026 - 05:58 WIB

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Belakang Padang melaksanakan kegiatan apel pagi

15 Juni 2026 - 02:12 WIB

Respons Aksi “Rayap Besi”, Wakil Kepala BP Batam Cek Langsung Terowongan Pelita

14 Juni 2026 - 14:48 WIB

POLSEK BELAKANG PADANG RESPON CEPAT VIDEO VIRAL DUGAAN PENGANIAYAAN ANAK DI MEDIA SOSIAL

14 Juni 2026 - 13:23 WIB

Ayo dukung *Vedra asal Batam Kepri, Top 8 The Icon Indonesia SCTV,

14 Juni 2026 - 12:36 WIB

Trending di Batam