Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Tanjungpinang

Pemko Tanjungpinang Dorong Pengembangan TOGA, Dari Kesehatan Keluarga hingga Peluang Ekonomi Masyarakat

badge-check


 Pemko Tanjungpinang Dorong Pengembangan TOGA, Dari Kesehatan Keluarga hingga Peluang Ekonomi Masyarakat Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber manfaat bagi keluarga melalui Pelatihan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang digelar Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kota Tanjungpinang di Hotel Bintan Plaza, Rabu (1/7/2026).

Pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman masyarakat dalam membudidayakan dan memanfaatkan tanaman herbal sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan keluarga, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha berbasis tanaman lokal.

Kepala DP3 Kota Tanjungpinang, Robert Lukman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Tanjungpinang atas perhatian dan dukungannya terhadap program pemberdayaan masyarakat, termasuk pengembangan tanaman obat keluarga.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata penjabaran visi misi Bima Sakti, khususnya dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. Melalui pelatihan ini, kita ingin menciptakan pemanfaatan herbal yang lebih optimal serta membuka peluang usaha dari tanaman lokal yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi,” ujar Robert.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah berharap pelatihan TOGA tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat berlanjut hingga tahap penerapan di tengah masyarakat. Menurutnya, pengembangan TOGA memiliki manfaat yang luas, tidak hanya dalam mendukung akses kesehatan keluarga, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya peningkatan ekonomi masyarakat.

“Harapan kita kegiatan ini benar-benar berkesinambungan sampai pada implementasinya. Peserta bukan hanya hadir mengikuti pelatihan, tetapi harus benar-benar memahami tanaman obat ini sebagai bentuk akses kesehatan keluarga. Setelah mengikuti pelatihan, harus ada hasil nyata, seperti terbentuknya komunitas, pengembangan tanaman obat, hingga pemanfaatan yang memberikan nilai tambah,” ujar Lis.

Lis juga menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan masyarakat melalui berbagai program yang dapat meningkatkan kualitas hidup dan pertumbuhan ekonomi.

Melalui kegiatan ini, Pemko Tanjungpinang berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menanam dan memanfaatkan tanaman obat keluarga, sehingga tercipta lingkungan yang lebih sehat, mandiri, dan berdaya guna.

Sumber: MC TPI
Redaksi: Jabat KH

Baca Lainnya

Mulai 7 September 2026, Bank Pekreditan Rakyat Bestari Bertransformasi Menjadi PT. BPR Bestari (Perseroda)

11 September 2026 - 17:47 WIB

Kualitas Udara Tanjungpinang Masih Kategori Sedang, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

11 September 2026 - 07:45 WIB

Wamenkes II Tinjau CKG Terintegrasi Skrining TBC di Tanjungpinang

11 September 2026 - 07:41 WIB

81 Tahun Mengudara, Pemko Tanjungpinang Apresiasi RRI Hadir Menjadi Ruang Informasi Dan Dekat Dengan Masyarakat

11 September 2026 - 07:35 WIB

Wali Kota Lis Darmansyah Kukuhkan Direksi dan Komisaris Periode 2026–2031, BPR Bestari Luncurkan Logo Baru

10 September 2026 - 14:20 WIB

Trending di Tanjungpinang