Menu

Mode Gelap
22 Siswa SMA di Meranti Ikuti Festival Senandung Melayu LAMR 2026 Festival Senandung Melayu Pelajar Meranti, MAN 1 dan SMAN 1 Barat Juara Rumah Cahaya Hadir di TPA/TPQ Mushalla Muhajirin RT 05 RW 02 Kampung Baru Gunung Sarik MTQ Nasional XXXI Semarang Resmi Ditutup, Sekda Sumbar Minta Pembinaan Kafilah Diperkuat Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati Amsakar Achmad Kembali Pimpin KAHMI Batam 2026-2031

Batam

Lagu ” Lemak Manis ” Roslan Madun Malaysia semarakkan Kenduri Seni Melayu 2026

badge-check


 Lagu ” Lemak Manis ” Roslan Madun Malaysia semarakkan Kenduri Seni Melayu 2026 Perbesar

Askaranews.com. Batam-Puncak Kenduri Seni Melayu (KSM) 2026 siap digelar pada 2–5 Juli 2026 di Dataran Engku Putri, Batam Centre dengan mengusung tema “Menyemai Benih Budaya, Memetik Ranggi Peradaban”, event budaya unggulan Kota Batam ini akan menghadirkan berbagai pertunjukan seni, permainan rakyat, kuliner Melayu, serta kolaborasi seniman dari dalam dan luar negeri.

Setelah sukses menggelar rangkaian Jelang Kenduri Seni Melayu di Sagulung, Tanjung Uma, dan Sungai Beduk, seluruh penampil terbaik akan kembali dipertemukan pada panggung utama Kenduri Seni Melayu 2026.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata, mengatakan Kenduri Seni Melayu bukan sekadar agenda hiburan, tetapi menjadi wadah pelestarian dan pemajuan budaya Melayu yang telah konsisten diselenggarakan selama lebih dari dua dekade.

“Kenduri Seni Melayu merupakan ruang temu bagi para seniman, budayawan, komunitas, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga warisan budaya Melayu agar tetap hidup, berkembang, dan relevan bagi generasi masa kini. Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa budaya bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk dirayakan dan diwariskan,” ujarnya.

Menurut Ardiwinata, penyelenggaraan KSM tahun ini menjadi semakin istimewa karena menghadirkan kolaborasi lintas daerah dan lintas negara yang memperkuat posisi Batam sebagai pusat kebudayaan Melayu di kawasan regional.

“Kami ingin menjadikan Batam sebagai etalase budaya Melayu yang terbuka bagi dunia. Karena itu, selain menampilkan kekayaan budaya lokal, KSM juga menjadi ruang pertemuan budaya serumpun yang memperkuat persaudaraan dan identitas bersama,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudpar Kota Batam sekaligus Produser Pelaksana KSM 2026, Samson Rambah Pasir, menjelaskan bahwa berbagai rangkaian pertunjukan telah disiapkan untuk memberikan pengalaman budaya yang lengkap kepada masyarakat dan wisatawan.

“KSM tahun ini tidak hanya menampilkan seni pertunjukan, tetapi juga menghadirkan permainan rakyat, bazar ekonomi kreatif, kuliner Melayu, pembacaan puisi penyair serumpun, hingga kolaborasi seni lintas generasi. Seluruh rangkaian acara dirancang sebagai perayaan budaya yang melibatkan masyarakat secara luas,” jelasnya.

Menurut Samson, kehadiran seniman dari berbagai daerah dan negara menjadi bukti bahwa Kenduri Seni Melayu telah berkembang menjadi event budaya yang memiliki daya tarik regional.

“Ini bukan hanya milik Batam, tetapi sudah menjadi panggung bersama bagi masyarakat Melayu dan para pencinta budaya. Kami berharap KSM terus tumbuh sebagai ikon budaya yang mampu memperkuat identitas daerah sekaligus mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Pada penyelenggaraan tahun ini, masyarakat akan disuguhkan penampilan spesial dari seniman Malaysia Roslan Madun dengan lagu Hitz nya ” Lemak Manis”, maestro seni pertunjukan Indonesia Didik Nini Thowok, serta Yayasan Pelatihan Tari Laksamana Pekanbaru. Juga Kris Karmila dari Brunai Darusalam, dan dari seniman dari Negara Thailand

Selain itu, sejumlah sanggar seni, komunitas budaya, penyair, dan musisi lokal juga akan turut memeriahkan panggung Kenduri Seni Melayu.

Beragam kegiatan pendukung seperti bazar UMKM, pameran ekonomi kreatif, permainan tradisional, dan sajian kuliner khas Melayu juga akan hadir selama empat hari pelaksanaan.

Sebagai salah satu event budaya terbesar di Kota Batam, Kenduri Seni Melayu telah menjadi agenda tahunan yang konsisten digelar sejak tahun 1999 tampa jeda dan kini memasuki penyelenggaraan ke-27.

Event ini juga telah dikurasi merupakan satu dari 110 event unggulan nasional ” Karisma Even Nusantara (KEN) dari Kementrian Pariwisata RI dan menjadi kebanggaan.  masyarakat Kepulauan Riau.

Melalui semangat kolaborasi, pelestarian, dan pemajuan budaya, Kenduri Seni Melayu 2026 diharapkan kembali menjadi ruang silaturahmi budaya yang mempererat persaudaraan serumpun sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Melayu kepada masyarakat luas dan wisatawan mancanegara. (Red)

Baca Lainnya

Amsakar Achmad Kembali Pimpin KAHMI Batam 2026-2031

20 September 2026 - 09:44 WIB

BP Batam Imbau Masyarakat Berhati-hati dalam Memilih Hunian Kavling, 8 Rumah Ditertibkan Timdu

19 September 2026 - 07:52 WIB

BP Batam dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Layanan Energi Penerbangan Bandara Internasional Hang Nadim

19 September 2026 - 07:49 WIB

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

18 September 2026 - 14:37 WIB

Aktivis Mahasiswa Kota Batam Apresiasi Capaian Polda Kepri Atas Raihan Runner Up Kompolnas Awards 2026

18 September 2026 - 12:13 WIB

Trending di Batam