Bupati Sumedang Buka Musdis XI AMS, Tekankan Lima Strategi Penguatan Organisasi Bersama Polresta Barelang dan PSSI, Amsakar Berbagi 1.000 Paket Beras Kapal Virgo Transport 8 Terbalik di Laut Jawa, Data Sementara 107 Orang Dievakuasi dan 6 Meninggal Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas 24 Masjid Tangsel Ikuti Bimtek Manajemen Masjid Modern di Masjid Raya Bintaro Jaya Kawal Pentas Remaja Masjid 2026, Farih Mumtaza Desak Elemen Negeri di Langsa Bersatu!

Regional

Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Aksi Massa, Dugaan Pengintaian Jadi Sorotan

badge-check


 Eks Ketua BEM UGM Temukan Alat Pelacak di Kendaraannya Usai Aksi Massa, Dugaan Pengintaian Jadi Sorotan Perbesar

Askaranews.com. Yogyakarta-Eks Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM), Tiyo Ardianto, mengaku menemukan sebuah alat pelacak (GPS tracker) yang terpasang pada kendaraan yang digunakannya usai mengikuti aksi massa di kawasan Gejayan, Yogyakarta.

Peristiwa tersebut bermula ketika ponsel milik Tiyo menerima notifikasi yang mengindikasikan adanya perangkat pelacak asing yang bergerak mengikuti lokasinya. Merasa ada hal yang tidak wajar, Tiyo kemudian melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang digunakannya.

Dari hasil pemeriksaan tersebut, ditemukan sebuah perangkat yang diduga berfungsi sebagai alat pelacak dan terpasang di bagian bawah kendaraan. Temuan itu kemudian menjadi perhatian publik karena memunculkan dugaan adanya upaya pengintaian terhadap aktivis mahasiswa.

Kekhawatiran semakin meningkat setelah beredar informasi bahwa sejumlah mahasiswa lainnya juga menerima pesan-pesan mengganggu dari nomor tidak dikenal dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan terkait keamanan aktivis, kebebasan berpendapat, serta perlindungan terhadap warga negara yang menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Meski demikian, hingga saat ini belum diketahui siapa pihak yang memasang alat tersebut maupun apa tujuan keberadaannya di kendaraan yang digunakan Tiyo. Belum ada keterangan resmi dari aparat penegak hukum ataupun instansi terkait mengenai temuan tersebut.

Sejumlah kalangan menilai bahwa apabila dugaan pengintaian itu terbukti, maka kasus ini dapat menjadi perhatian serius terkait perlindungan hak-hak sipil, kebebasan berekspresi, serta jaminan keamanan bagi masyarakat yang menyampaikan pendapat secara damai.

Publik berharap aparat berwenang dapat melakukan penyelidikan secara transparan dan profesional guna mengungkap fakta yang sebenarnya, termasuk asal-usul perangkat yang ditemukan dan pihak yang bertanggung jawab atas pemasangannya.

Hingga berita ini diturunkan, Tiyo Ardianto maupun pihak terkait masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut mengenai temuan alat pelacak tersebut. (Red)

Baca Lainnya

Bupati Sumedang Buka Musdis XI AMS, Tekankan Lima Strategi Penguatan Organisasi

13 September 2026 - 17:42 WIB

Dorong Generasi Antikorupsi, Penyuluh Antikorupsi Ajak Mahasiswa Hukum Perkuat Integritas

13 September 2026 - 10:55 WIB

24 Masjid Tangsel Ikuti Bimtek Manajemen Masjid Modern di Masjid Raya Bintaro Jaya

13 September 2026 - 10:50 WIB

Kawal Pentas Remaja Masjid 2026, Farih Mumtaza Desak Elemen Negeri di Langsa Bersatu!

13 September 2026 - 09:50 WIB

Bimba Happy Smart Cabang Karawang Resmi Dibuka, Dorong Pendidikan Anak yang Menyenangkan

13 September 2026 - 09:09 WIB

Trending di Jabar