Menu

Mode Gelap
Pemprov Kepri Telusuri Status Lahan Pulau Katang yang Dijual Rp65 Miliar di Media Sosial Rotasi Besar Pejabat Natuna Mulai Bergerak, Enam Kepala OPD Jalani Job Fit Kepri Jadi Tuan Rumah Peringatan Hari Anak Nasional 2026, Usung Konsep Main Raya Anak Nusantara Kantor Imigrasi Belakang Padang Ikuti Arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Secara Virtual Wali Kota Lis: Sertifikasi Halal Jadi Standar Daya Saing Produk Daerah Pemko Tanjungpinang Gelar Sosialisasi SPMB Online Tahun 2026, Wujudkan Layanan Pendidikan Berkualitas

Tanjungpinang

Museum Dharma Matra Kogabwilhan I Jadi Ruang Edukasi Sejarah bagi Pelajar dan Masyarakat

badge-check


					Museum Dharma Matra Kogabwilhan I Jadi Ruang Edukasi Sejarah bagi Pelajar dan Masyarakat Perbesar

Askaranews.com. Kota Tanjungpinang – Masyarakat dan pelajar di Tanjungpinang kini memiliki ruang baru untuk mengenal sejarah dan wawasan kebangsaan melalui Museum Dharma Matra yang dihadirkan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I.

Museum tersebut menghadirkan berbagai informasi dan dokumentasi sejarah pertahanan yang dapat diakses oleh masyarakat maupun pelajar.

Pangkogabwilhan I, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo, menyampaikan Museum Dharma Matra didedikasikan untuk mendokumentasikan perjalanan sejarah organisasi, mulai dari Kowilhan hingga menjadi Kogabwilhan saat ini.

Menurutnya, museum tersebut juga diharapkan menjadi sarana komunikasi dan edukasi bagi personel maupun masyarakat.

“Kita membangun wahana media komunikasi dengan lingkungan sekitar, sekaligus menyimpan arsip dan sejarah yang kita miliki,” ujar Kunto, Rabu (3/6/2026).

Ia menambahkan, Museum Dharma Matra juga akan dilengkapi dengan informasi yang berkaitan dengan sejarah Tanjungpinang guna memperkaya materi edukasi yang tersedia bagi pengunjung.

“Kita didukung Pak Wali Kota untuk melengkapi wahana ini sebagai bentuk edukasi dan bisa berinteraksi dengan anak-anak sekolah serta masyarakat umum,” ucap Letjen TNI Kunto.

Museum Dharma Matra menampilkan berbagai koleksi, mulai dari miniatur alat utama sistem persenjataan (alutsista), sejarah perjalanan Kogabwilhan, hingga dokumentasi pejabat Kogabwilhan dari masa ke masa.

Selain museum, Kogabwilhan I juga menghadirkan sejumlah fasilitas umum lainnya, seperti sarana olahraga, taman bermain anak, dan ruang rekreasi.

Kunto mengatakan seluruh fasilitas tersebut terbuka untuk masyarakat tanpa pembatasan waktu tertentu.

“Siapa pun yang ingin datang dipersilakan. Mudah-mudahan tempat ini bisa menjadi sarana belajar dan menambah wawasan masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, mengapresiasi kehadiran Museum Dharma Matra. Menurutnya, museum tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga dan memperkenalkan sejarah kepada generasi muda.

Pemko Tanjungpinang, lanjut Lis, juga akan berkoordinasi dengan Kogabwilhan I untuk menambah koleksi yang berkaitan dengan sejarah berdirinya Tanjungpinang.

“Insya Allah akan kami koordinasikan agar ada tambahan koleksi yang berkaitan dengan sejarah Tanjungpinang sehingga dapat melengkapi museum ini,” ucapnya.

 

Baca Lainnya

Wali Kota Lis: Sertifikasi Halal Jadi Standar Daya Saing Produk Daerah

4 Juni 2026 - 08:44 WIB

Pemko Tanjungpinang Gelar Sosialisasi SPMB Online Tahun 2026, Wujudkan Layanan Pendidikan Berkualitas

4 Juni 2026 - 08:38 WIB

RT dan RW Ditata Ulang, Teguh: Layanan Publik Tetap Berbasis NIK

4 Juni 2026 - 07:50 WIB

Volume Peti Kemas Direct Call Tembus 58 Ribu TEUs, TPK Batu Ampar Kian Kokoh sebagai Gerbang Logistik Internasional

3 Juni 2026 - 17:15 WIB

Terima Kunjungan Kepala BKKBN Kepri, Wali Kota Lis Tegaskan Komitmen Wujudkan Generasi Sehat

3 Juni 2026 - 12:15 WIB

Trending di Tanjungpinang