PB PII Tekankan Perlindungan Anak dan Profesionalitas Aparat dalam Kasus Sukoharjo MA Kabulkan Kasasi, Suket Penyetaraan SMA Gibran Dinyatakan Tidak Sah Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026 Wawako Raja Ariza Ajak Warga Kampung Bugis Cegah Narkoba Harga Pangan Berbeda Antarkios, Ini Penyebabnya Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

Pemko Batam

Sekda Firmansyah: Pelayanan Publik dan Transformasi Pajak Jadi Kunci Kemandirian Fiskal Batam

badge-check


 Sekda Batam, Firmansyah, memberi keterangan pers usai membuka Bimtek Pelayanan Publik di Harris Hotel Batam Center, Sabtu (23/5/2026). Perbesar

Sekda Batam, Firmansyah, memberi keterangan pers usai membuka Bimtek Pelayanan Publik di Harris Hotel Batam Center, Sabtu (23/5/2026).

Askaranews.com. Batam–Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelayanan Publik bertema “Sinergi Pemungutan Opsen Pajak dan Penerimaan Pajak Daerah” di Harris Hotel Batam Center, Sabtu (23/5/2026).

Pada kesempatan tersebut, Firmansyah hadir mewakili Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Ia sekaligus menyampaikan pesan tertulis Plh Wali Kota yang menekankan pentingnya penguatan sinergi antarlembaga guna mendukung optimalisasi pendapatan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kegiatan yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Batam itu menjadi ruang konsolidasi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemerintah Kota Batam melalui Samsat Batam serta Bapenda Kota Batam dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah, khususnya melalui implementasi opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).

Dalam sambutannya, Firmansyah menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan publik harus berjalan beriringan dengan transformasi tata kelola pendapatan daerah yang modern, transparan, dan berbasis digital.

“Sinergi antarlembaga menjadi kunci dalam membangun sistem perpajakan daerah yang efektif dan berkelanjutan. Pajak bukan hanya soal penerimaan daerah, tetapi juga bentuk gotong royong masyarakat dalam mendukung pembangunan Kota Batam,” ujar Firmansyah.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Batam berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang cepat, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Menurutnya, pelayanan yang baik akan berdampak langsung terhadap meningkatnya kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Ketika masyarakat merasakan langsung manfaat pembangunan dan pelayanan yang baik, maka kesadaran untuk membayar pajak juga akan tumbuh dengan sendirinya. Karena itu, pelayanan publik harus terus diperkuat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemaparan mengenai sejumlah strategi dan transformasi kebijakan terkait mekanisme opsen pajak yang kini menerapkan sistem split payment atau pemisahan pembayaran otomatis antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota. Mekanisme ini dinilai mampu mempercepat aliran kas daerah sekaligus meningkatkan kepastian penerimaan secara real time.

Selain itu, pembahasan turut menyoroti pentingnya digitalisasi layanan melalui pengembangan kanal pembayaran multiplatform, seperti dompet digital (e-wallet) dan mobile banking, guna memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan. Transparansi informasi melalui dashboard pemantauan pendapatan secara real time juga menjadi salah satu fokus penguatan tata kelola.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda Kota Batam, Ulik Mulyawan, mengatakan bahwa bimtek menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman bersama terkait implementasi opsen pajak daerah sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan seluruh pemangku kepentingan agar pengelolaan pajak daerah semakin optimal, transparan, serta memberikan dampak nyata terhadap pembangunan Kota Batam,” ujarnya.

Ia menambahkan, Bapenda Kota Batam terus mendorong inovasi pelayanan berbasis digital agar masyarakat dapat mengakses layanan perpajakan secara lebih mudah, cepat, dan efisien.

Bimtek juga membahas sejumlah tantangan dalam implementasi opsen pajak, mulai dari sinkronisasi sistem teknologi informasi, penguatan koordinasi antarinstansi, hingga strategi pengawasan dan peningkatan kepatuhan wajib pajak. Pemerintah daerah didorong terus membangun kolaborasi yang solid guna memperkuat kemandirian fiskal daerah.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan menghadirkan narasumber Tenaga Ahli SmartID, Damas Dwi Anggoro, S.AB., M.A., dan diikuti 120 peserta yang berasal dari unsur pemerintah daerah, pemangku kepentingan pelayanan publik, serta instansi terkait di Kota Batam.

Sumber: MC Batam
Redaksi: JKH
Editor : Amka

Baca Lainnya

Kecamatan Sagulung Ukir Prestasi, Raih IPP 4,20 Kategori A dan Puncaki Penilaian Pelayanan Publik Se-Kota Batam 2026

30 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Karang Taruna Kota Batam: Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Ketua Karang Taruna Kota Batam Ajak Pemuda Bersatu, Berkarya dan Berjaya Untuk Kemajuan Batam

30 Oktober 2026 - 10:38 WIB

Kinerja Pelabuhan Batam Tumbuh Solid hingga Triwulan III-2026: General Cargo Tembus 9,5 Juta Ton, Mobilitas Penumpang Capai 7,5 Juta Orang

30 Oktober 2026 - 08:57 WIB

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

30 Oktober 2026 - 07:06 WIB

RSBP Batam Raih Penghargaan Indonesia Excellent Hospital

30 Oktober 2026 - 06:51 WIB

Trending di Batam