Generasi Merdeka Hadir di Tengah Warga Cilegon,Erupsi Anak Gunung Krakatau Bagikan Masker dan Nasi Kotak, Hadir Jumat Berkah Musancab PKB Brebes: Meneguhkan Kemenangan Politik Tahun 2029 HIMASAL Brebes dalam Tarikan Nafas Khidmat Masyayekh Lirboyo Mengenal Prof Dr Suwendi Sang Pejuang Pendidikan Keagamaan di Nusantara. Buka Mubes PK NTT Batam, Amsakar Tekankan Keberagaman Harus Jadi Kekuatan Komisaris PT Pertamina Arun Gas (PAG) Dukung PKRM PRIMA DMI Langsa 2026. Wanda Assyura: remaja masjid harus diberi ruang untuk berkreasi.

Pendidikan

Pihak SMAN 5 Batam Berencana Rekrut Kembali Honorer Pecatan, Diduga Upaya Menghilangkan Saksi

badge-check


 Pihak SMAN 5 Batam Berencana Rekrut Kembali Honorer Pecatan, Diduga Upaya Menghilangkan Saksi Perbesar

Aslaranews.com. Batam-Pemberhentian 12 guru honorer dan kasus perekrutan 3 orang pegawai PPPK diduga bermasalah di SMA Negeri 5 Batam, baru akan memasuki tahap pelaporan di Polda Kepri.

Rencana pelaporan perekrutan 3 orang pegawai PPPK yang diduga tidak memenuhi syarat di SMA Negeri 5 Batam tersebut, datang dari salah satu Ormas yang berkedudukan di Provinsi Kepri.

Pelaporan rencananya akan dilakukan ke Mapolda Kepri pada hari Senin (4/5/26).

Informasi rencana pelaporan ini sepertinya menimbulkan kepanikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dugaan pemalsuan data 3 orang pegawai PPPK di SMA Negeri 5 Batam.

Pasalnya, pasca beredarnya informasi rencana pelaporan yang akan dilakukan ke Mapolda Kepri, beredar pula informasi upaya perekrutan kembali 12 orang pegawai honorer yang diberhentikan (dipecat) dari SMA Negeri 5 Batam.

“Besok honorer dipanggil ke SMA Negeri 5 Batam pertemuan Komite. Tapi pak Adi tidak di WA bang. Yang di WA ibu Isti. Sementara mereka dipecat Kepsek disaat upacara bendera Senin pagi 5 Januari 2026,” terang salah satu sumber media ini.

Katanya lagi, “Pak Adi gak mau kalau dipanggil Komite bang dan tidak mau digaji dari iuran anak murid. Karena mereka gaji gubernur selama 2023.

Lebih jauh sumber media ini menjelaskan, bahwa hari ini Sabtu (2/5/26) beberapa orang dari pihak sekolah dikabarkan mendatangi kediaman Adi untuk membujuk mengajar kembali di SMA Negeri 5 Batam.

“Assalamu’alaikum, hari ini rumah Pak Adi didatangi Pak kepsek SMA Negeri 5 Batam Jamal, Friska, Muhammad dan David. Karena Pak Adi tidak mau dipanggil Komite. Membujuk Pak Adi untuk masuk lagi ke SMA Negeri 5 Batam. Pak Adi belum ada kata jawaban karena sudah merasa sedih dan kecewa,” jelas sumber.

Kata sumber lagi, “Senin disuruh masuk. Mereka uda ketar ketir. Mereka maksa Pak Adi harus masuk Senin,” pungkasnya.

Terkait informasi ini tim wartawan sudah mencoba menghubungi Jamal Dinata, S.Pd, MM, Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Batam. Sampai berita ini dimuat belum ada jawaban atas konfirmasi wartawan.

 

Baca Lainnya

Gubernur Ansar Dorong Percepatan Program Cek Kesehatan Gratis

11 September 2026 - 17:08 WIB

Kemenkes Dorong Percepatan Penemuan Kasus TBC di Kepulauan Riau, 10 Unit X-Ray Disiapkan untuk Perkuat Deteksi Dini

11 September 2026 - 17:00 WIB

Wamenkes II RI Tinjau Posyandu di Tanjungpinang, Sosialisasikan Program CKG bagi Lansia

11 September 2026 - 16:50 WIB

Dialog di RRI Tanjungpinang, Hendri Kurniadi Tekankan Pentingnya Literasi Digital Bagi Masyarakat

11 September 2026 - 15:14 WIB

Dewi Ansar: Fokus Posyandu Bukan Cuma Kesehatan, Tapi Mencakup 6 Standar Pelayanan Minimal

11 September 2026 - 15:10 WIB

Trending di Kepri