Menu

Mode Gelap
Amsakar-Li Claudia Apresiasi Sinergi PLN Batam dan Altiva, Perkuat Ekosistem Data Center di Batam Tingkatkan Layanan Publik, Amsakar Resmikan Gedung Arsip dan Musala PN Batam Firmansyah: Budaya Baca Jadi Fondasi Membangun SDM Unggul dan Batam Madani Batam Jajaki Kerja Sama Pendidikan dengan Korea Selatan, Siapkan SDM Berdaya Saing Global Amsakar-Li Claudia Gesa OPD Percepat Realisasi 15 Program Prioritas Pemko Batam Perkuat Perencanaan Penanggulangan Bencana

Pendidikan

Pihak SMAN 5 Batam Berencana Rekrut Kembali Honorer Pecatan, Diduga Upaya Menghilangkan Saksi

badge-check


 Pihak SMAN 5 Batam Berencana Rekrut Kembali Honorer Pecatan, Diduga Upaya Menghilangkan Saksi Perbesar

Aslaranews.com. Batam-Pemberhentian 12 guru honorer dan kasus perekrutan 3 orang pegawai PPPK diduga bermasalah di SMA Negeri 5 Batam, baru akan memasuki tahap pelaporan di Polda Kepri.

Rencana pelaporan perekrutan 3 orang pegawai PPPK yang diduga tidak memenuhi syarat di SMA Negeri 5 Batam tersebut, datang dari salah satu Ormas yang berkedudukan di Provinsi Kepri.

Pelaporan rencananya akan dilakukan ke Mapolda Kepri pada hari Senin (4/5/26).

Informasi rencana pelaporan ini sepertinya menimbulkan kepanikan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dugaan pemalsuan data 3 orang pegawai PPPK di SMA Negeri 5 Batam.

Pasalnya, pasca beredarnya informasi rencana pelaporan yang akan dilakukan ke Mapolda Kepri, beredar pula informasi upaya perekrutan kembali 12 orang pegawai honorer yang diberhentikan (dipecat) dari SMA Negeri 5 Batam.

“Besok honorer dipanggil ke SMA Negeri 5 Batam pertemuan Komite. Tapi pak Adi tidak di WA bang. Yang di WA ibu Isti. Sementara mereka dipecat Kepsek disaat upacara bendera Senin pagi 5 Januari 2026,” terang salah satu sumber media ini.

Katanya lagi, “Pak Adi gak mau kalau dipanggil Komite bang dan tidak mau digaji dari iuran anak murid. Karena mereka gaji gubernur selama 2023.

Lebih jauh sumber media ini menjelaskan, bahwa hari ini Sabtu (2/5/26) beberapa orang dari pihak sekolah dikabarkan mendatangi kediaman Adi untuk membujuk mengajar kembali di SMA Negeri 5 Batam.

“Assalamu’alaikum, hari ini rumah Pak Adi didatangi Pak kepsek SMA Negeri 5 Batam Jamal, Friska, Muhammad dan David. Karena Pak Adi tidak mau dipanggil Komite. Membujuk Pak Adi untuk masuk lagi ke SMA Negeri 5 Batam. Pak Adi belum ada kata jawaban karena sudah merasa sedih dan kecewa,” jelas sumber.

Kata sumber lagi, “Senin disuruh masuk. Mereka uda ketar ketir. Mereka maksa Pak Adi harus masuk Senin,” pungkasnya.

Terkait informasi ini tim wartawan sudah mencoba menghubungi Jamal Dinata, S.Pd, MM, Kepala Sekolah SMA Negeri 5 Batam. Sampai berita ini dimuat belum ada jawaban atas konfirmasi wartawan.

 

Baca Lainnya

Pemprov Kepri Bangun 2 SMK Baru di Kota Batam, Gubernur Ansar Lakukan Peletakan Batu Pertama

13 Juli 2026 - 09:24 WIB

Perwakilan Putra-Putri Terbaik Kepri Siap Harumkan Daerah di Paskibraka Nasional 2026

13 Juli 2026 - 07:19 WIB

Pemprov Kepri Gelar Nobar Bola Gembira Piala Dunia 2026 Bersama Masyarakat, Perkuat Kebersamaan dan Gerakkan Ekonomi Lokal

12 Juli 2026 - 13:01 WIB

Gubernur Ansar Usulkan Penambahan 18 Titik Koperasi Nelayan Prioritas ke KKP

11 Juli 2026 - 14:17 WIB

Gubernur Ansar Temui Menteri KKP, Perjuangkan Penguatan Sektor Kelautan dan Perikanan Kepri

11 Juli 2026 - 14:11 WIB

Trending di Kepri