Menu

Mode Gelap
640 Jemaah Haji Batam Berangkat, Wali Kota Amsakar Titip Doa untuk Daerah Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026 Berikan Pelayanan Prima dan Responsif, Laskar Prabowo 08 Sumut Apresiasi Satlantas Polrestabes Medan Pemko Tanjungpinang Jajaki Potensi PLTS Bersama PT Hijau Makmur Energi dan ODC Energy Tanjungpinang Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Kepri Ke-VI 2026, Logo dan Maskot Resmi Diluncurkan Hadir Sebagai Narasumber, Sekda Zulhidayat Bahas PPPK dan Pemberlakuan WFH Bagi ASN

Advetorial

Wawako Raja Ariza: Inflasi Terkendali, Tanjungpinang Catat Deflasi Maret 2026

badge-check


					Wawako Raja Ariza: Inflasi Terkendali, Tanjungpinang Catat Deflasi Maret 2026 Perbesar

AskaraNews.Com. Kota Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang memastikan kondisi inflasi dan harga kebutuhan pokok tetap terkendali selama Ramadan hingga Idulfitri 2026.

Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Raja Ariza, dalam Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama TP2DD di Kantor Wali Kota, Senin (13/4).

“Selama Ramadan hingga Lebaran, tidak ada keluhan signifikan dari masyarakat. Kenaikan harga masih dalam batas wajar karena pasokan barang tetap terjaga,” ujarnya.

Wawako Raja Ariza juga menyampaikan apresiasi kepada Bea Cukai, Kejaksaan, Polresta, perbankan, serta seluruh pemangku kepentingan atas sinergi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

Ia kemudian meminta Disdagin dan DPPP untuk terus memperkuat kerja sama dengan Forkopimda, Bulog, dan Bank Indonesia melalui pelaksanaan pasar murah dan operasi pasar di lapangan.

“Kita bersyukur, berkat sinergi dan pengawasan bersama, tidak terjadi penimbunan barang sehingga stabilitas harga di pasar tetap terjaga,” tambahnya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kota Tanjungpinang, pada Maret 2026 terjadi deflasi sebesar 0,37 persen secara bulanan (month-to-month).

Kepala BPS Kota Tanjungpinang, Yulia Tri Mardani, menyampaikan deflasi ini terjadi di tengah inflasi nasional sebesar 0,41 persen dan inflasi Provinsi Kepulauan Riau sebesar 0,08 persen.

Secara kumulatif, inflasi Tanjungpinang tetap berada dalam kondisi terkendali dengan inflasi tahun kalender sebesar 0,54 persen dan inflasi tahunan mencapai 3,98 persen.

Penurunan harga pada Maret dipengaruhi oleh sejumlah komoditas, seperti cabai merah, angkutan udara, ikan segar, dan bawang merah. Selain itu, kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta sektor transportasi turut memberikan andil terhadap deflasi.

Di sisi lain, beberapa komoditas seperti beras, telur ayam ras, bensin, dan daging sapi masih memberikan tekanan terhadap inflasi.

Secara tahunan, inflasi Tanjungpinang sebesar 3,98 persen masih berada dalam rentang terkendali. Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama, diikuti sektor perumahan dan energi.

Dari sisi regional, inflasi Tanjungpinang berada pada peringkat ke-16 dari 41 kabupaten/kota di Sumatera, serta peringkat ke-43 dari 150 kota Indeks Harga Konsumen (IHK) secara nasional.

“Ke depan, kami terus memantau perkembangan harga, khususnya komoditas pangan dan energi, agar stabilitas inflasi tetap terjaga,” ujarnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

640 Jemaah Haji Batam Berangkat, Wali Kota Amsakar Titip Doa untuk Daerah

16 April 2026 - 06:57 WIB

Kepala BP Batam Jadi Narasumber Kuliah Kerja Pasis Seskoau Tahun 2026

16 April 2026 - 06:49 WIB

Berikan Pelayanan Prima dan Responsif, Laskar Prabowo 08 Sumut Apresiasi Satlantas Polrestabes Medan

16 April 2026 - 05:40 WIB

Pemko Tanjungpinang Jajaki Potensi PLTS Bersama PT Hijau Makmur Energi dan ODC Energy

16 April 2026 - 04:20 WIB

Tanjungpinang Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Kepri Ke-VI 2026, Logo dan Maskot Resmi Diluncurkan

16 April 2026 - 04:19 WIB

Trending di Advetorial